Alpen Steel | Renewable Energy

~ PT PLN Rencana Bangun PLTA Dan PLTU Di Jayapura, Papua

Papua Perkuat Kelistrikan Melalui PLTA

 

Jayapura, Kompas - PT Perusahaan Listrik Negara menjamin, tanggal 30 Juni mendatang tidak akan ada lagi pemadaman listrik, termasuk di wilayah timur Indonesia.

Di wilayah Jayapura, Papua, Perusahaan Listrik Negara (PLN) rencananya menambah mesin genset serta membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) untuk mengimbangi kebutuhan energi di daerah tersebut.

Sabtu (12/6) lalu dilakukan peletakan batu pertama pembangunan PLTA Genyem di Kabupaten Jayapura. Pembangkit dengan energi terbarukan ini akan menghasilkan sekitar 20 megawatt (MW). Menurut rencana, PLTA Genyem mulai beroperasi November 2011.

Direktur Operasi PLN Wilayah Indonesia Timur Vickner Sinaga mengatakan, PLTA Genyem dibangun melalui pinjaman Bank Pembangunan Asia (ADB) senilai Rp 350 miliar. Ia berharap, kehadiran PLTA Genyem dapat mengatasi krisis listrik di Jayapura yang defisit 3 MW dari kebutuhan 44,9 MW. Saat ini, listrik hanya diproduksi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Waena.

Pembangunan PLTA itu juga diharapkan dapat menurunkan beban biaya PLN dibandingkan dengan tenaga diesel. Menurut Vickner, dengan PLTD yang ada sekarang ini, PLN harus mengeluarkan biaya Rp 2.500 per kilowatt (kW).

”Sementara harga jual listrik hanya Rp 660 per kW dan tiap liter solar menghasilkan 3 kW listrik. Kami membeli solar Rp 6.000 per liter, tidak sama seperti kendaraan bermotor yang hanya Rp 4.300 per liter. Dijualnya pun murah karena disubsidi. Kami harapkan pembangunan pembangkit listrik dengan energi terbarukan ini dilakukan di mana- mana sehingga biaya subsidi bisa dialihkan untuk pembangunan lainnya,” ujar Vicker.

Selain mendirikan PLTA, PLN juga berupaya mengoperasikan PLTU Holtekamp di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, senilai Rp 182,15 miliar. PLTU yang dalam 30 persen proses pembangunan ini diharapkan bisa menghasilkan listrik sebesar 20 MW. Rencananya, uji cobanya dimulai April 2011.

Terkait krisis listrik di Jayapura sekarang, PLN mendatangkan mesin genset dengan kapasitas 6 MW. ”Sekarang sudah dikirim dari Surabaya (Jawa Timur) dan mungkin masih berada di Laut Sulawesi. Kami targetkan 30 Juni tidak ada lagi pemadaman listrik. Kalau masih terjadi pemadaman, kami orang PLN di Indonesia timur ini bunuh diri semua,” ujar Vickner, didampingi General Manager PLN Papua Ferdinand Siahaan.

Saat ini, lanjut Vicker, kelistrikan di wilayah Papua dan Papua Barat mulai teratasi. Timika surplus 2,3 MW, Wamena surplus 8 persen, Genyem 0,31 MW, Sorong surplus 3 MW atau 15 persen. ”Saat ini hanya Manokwari (Papua Barat) yang masih defisit 2 persen,” ujar Vicker.(ich)

 

Sumber : Kompas

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook