Alpen Steel | Renewable Energy

~ Penggunaan Biofuel Berdampak Buruk Bagi Kesehatan?

Penggunaan biofuel disinyalir berakibat pada kesehatan manusia. Hal ini masih diperdebatkan sejumlah pihak. Stephen Polasky, peneliti energi, menyatakan kerugian dialami publik dari penggunaan bioeful. Kerugian itu berupa dampak bagi kesehatan seperti gangguan pernafasan, asma, bronkhitis, dan penyakit jantung. Keterangan ini diperoleh dari Guardian.

Dari analisa komputerisasi yang digunakan US Environmental Protection Agency menyebutkan biaya kesehatan akibat penggunaan biofuel dari jagung ketimbang solar (bensin) lebih tinggi. Hal ini terlihat dari biaya kesehatan biofuel sebesar 71 sen dan biaya solar sebesar 72 sen-US$1,45. Walaupun demikian David Tilman, ilmuwan Ekologi Universitas Minnesota membantah pemakaian biofuel berakibat buruk pada kesehatan. Alasan ini tidak disebutkan secara jelas.

Dia hanya mengemukakan pengaruh buruk biofuel belum pernah dibicarakan di dunia. Sementara itu harga jagung sebagai bahan baku biofuel terus meraih peningkatan. Dengan begitu bahan baku biofuel diharapkan menggunakan sampah organik. Artinya, jagung tidak digunakan sebagai bahan baku biofuel. Begitupula tanaman lain yang digunakan sebagai konsumsi manusia.

 

Mochamad Ade Maulidin.

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook