~ Pengembangan Turbin Angin Mini

Mini Wind Turbine

Pengembangan energi terbarukan tidak hanya terpaku pada kapasitas yang dihasilkan (skala besar), melainkan juga dapat dikembangkan dalam skala terkecil. Dengan kata lain, pengembangan sumber energi terbarukan saat ini sudah mencapai dalam skala rumah tangga. Sesuatu yang mungkin dahulu dianggap mustahil, tetapi sekarang semuanya bisa terwujud.

Belum lama ini telah diluncurkan sebuah wind turbine dalam skala kecil, dan hanya ditempatkan di atap rumah saja. Cukup simpel dan efisien bukan? Mini wind turbine tersebut diberi nama Swift Wind Turbine.  Swift Wind Turbine adalah sebuah produk green, mengerakan generator kecil dan dipasangkan diatap rumah. Swift Wind Turbine cukup menjanjikan, dengan bentuk tidak terlalu besar serta hanya menghasilkan suara bising sampai 15dB pada jarak 1 meter diklaim mampu menghasilkan listrik sebesar 2 ribu kWh dalam 1 tahun.

                

Swift Wind Turbine memiliki beberapa kelebihan, antara lain:

Instalasi Swift Wind Turbine juga mudah, dapat dipasangkan diatas atap rumah atau gedung dengan mudah. Asalkan ada jarak sekitar 2 feet (sekitar 70 cm) dari atap gedung. Selain suara bising dari turbin yang rendah, Swift Wind Turbine  juga dapat meredam getaran ketika bekerja.

                                

Akan tetapi, mini turbin tersebut masih cukup mahal jika diaplikasikan di Indonesia, dengan harga sekitar $10.000 sampai $12.000 setiap unit (berapa rupiah kira-kira?). Swift Wind Turbine  dikembangkan oleh Swift Wind Turbine dan  baru dipasarkan bulan Juli 2008.

Bagaimana dengan kita, mampukah negara kita (Pemerintah) mengembangkan energi terbarukan (Renewable Energy-RE) sebagai sumber energi alternatif? Indonesia adalah sebuah negara dengan garis pantai yang cukup panjang dengan kapasitas angin rata-rata tahunan yang intermediet (sekitar 9 m/s) dan tingkat pancaran matahari yang cukup tinggi (karena terletak di sekitar khatulistiwa). Sudah banyak peneliti di Indonesia yang melakukan riset dan kajian mengenai RE yang murah dan sesuai dengan kondisi ekonomi dan alam Indonesia. Sekarang, mampukah Pemerintah kita membuat sebuah kebijakan dan bantuan dana (hibah aplikasi) atas energi terbarukan dan alternatif? Ataukah kita masih ingin selalu dipusingkan dengan setiap terjadinya gejolak kenaikan harga BBM? Atau masih belum sadarkah kita semua jika minyak bumi semakin menipis?

Sumber : http://www.obengware.com/news/index.php?id=2351
              http://www.swiftwindturbine.com

Baca Juga:

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum