~ Penyediaan Energi Listrik di Indonesia

Peran Photovoltaic Dalam Penyediaan Energi Listrik di Indonesia

Direktorat Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral menyelanggarakan Workshop “Peran Photovoltaic (PV) dalam Penyediaan Energi Listrik di Indonesia”, Selasa (15/7) di Jakarta. Workshop bertujuan merumuskan strategi yang lebih tepat dalam meningkatkan peran solar cell atau PV dalam penyediaan listrik tidak hanya di perdesaan dan perkotaan.

Teknologi solar cell atau PV telah dikembangkan di Indonesia sejak tahun 70-an terutama sejak terjadinya oil shock yang pertama. Solar cell atau PV ini dikembangkan khususnya di daerah perdesaan atau daerah terpencil yang tidak terjangkau oleh jaringan PT PLN (Persero) dengan tujuan utama untuk memenuhi kebutuhan dasar listrik masyarakat perdesaan.

Sedang pemanfaatan teknologi solar cell atau PV untuk perkotaan telah diperkenalkan melalui Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Untuk Daerah Perkotaan. Program ini telah diluncurkan pada tanggal 28 Agustus tahun 2003 oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup serta Menteri Riset dan Teknologi/Ketua BPPT.

Masalah utama yang dihadapi dalam peningkatan pemanfaatan solar cell atau PV adalah harga modul surya yang masih mahal. Ini mengakibatkan harga energi yang dihasilkan oleh solar cell atau PV juga relatif lebih mahal sehingga tidak mampu bersaing dengan energi konvensional seperti yang dihasilkan oleh BBM yang di Indonesia harga jualnya masih di subsidi.

Harga minyak mentah yang terus menguat menjadi peluang bagi pengembangan solar cell atau PV. Sumber energi yang mengolah sinar matahari ini diharapkan menjadi sumber energi baru dan terbarukan di Indonesia. Pemanfaatan solar cell atau PV di perkotaan dengan sistem interkoneksi juga diharapkan akan meningkat.

Solar PV 10 kWp Sistem Interkoneksi merupakan proyek kerjasama antara Direktorat Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi Departemen ESDM dengan Kaneka Co, Mitsui Co, Ltd dan PT. Amonra Daya Semesta. Output listrik rata-rata per tahun sebesar 11.906 kWh atau output rata-rata harian sebesar 32,62 kWh/hari.

DEPARTEMEN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL
REPUBLIK INDONESIA

SIARAN PERS
Workshop “Peran Photovoltaic Dalam Penyediaan Energi Listrik di Indonesia”


Baca Juga:
Artikel sebelumnya:

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum