Alpen Steel | Renewable Energy

Rubrik ini adalah kumpulan artikel tentang energi yang di-upload oleh para member kami. Semoga bermanfaat bagi pengunjung yang ingin: mencari kumpulan referensi tentang energi, mengetahui seluk beluk tentang energi terbarukan secara khusus, mengaplikasikan energi terbarukan dilingkungannya. 

Teknologi energi adalah teknologi yang terkait dengan bidang-bidang mulai dari sumber, pembangkitan, penyimpanan, konversi -energi dan pemanfaatannya untuk kebutuhan manusia. Sektor kebutuhan utama yang paling besar dalam jumlah untuk massa mendatang adalah sektor kelistrikan dan sektor transportasi. Sumber energi dapat digolongkan menjadi dua bagian yaitu energi terbarukan dan energi tak terbarukan. Dalam pembangkitan energi beberapa sistem pembangkitan yang telah digunakan untk memenuhi kebutuhan energi didunia, seperti: pembangkit listrik tenaga air /PLTA, pembangkit listrik tenaga surya/PLTS, pembangkit listrik tenaga uap dan gas/PLTU,PLTG, pembangkit listrik panas bumi/PLTP, pembangkit listrik tenaga angin/bayu/PLTB, pembangkit listrik tenaga gelombang laut/PLTGL, dan pembangkit listrik tenaga nuklir/PLTN. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.



~ Moratorium Izin Penebangan Hutan Indonesia Dikaji di Konferensi Iklim UNFCC

Konferensi Iklim Dunia Kaji Moratorium Izin Penebangan Hutan Indonesia

BANDUNG, (PRLM).- Hasil negosiasi Konferensi Iklim UNFCC, dengan Greenpeace, World Resources Institute (WRI), dan Persatuan Ilmuwan Peduli (Union of Concerned Scientists – UCS) di Duban, Afrika Selatan mengeluarkan hasil penelitian yang memperlihatkan bahwa moratorium (penghentian sementara) izin penebangan hutan yang diterapkan Indonesia menghasilkan perlindungan terhadap lahan gambut, tetapi dalam bentuknya yang sekarang ini diperkirakan masih akan sulit membantu memenuhi target Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menurunkan emisi Indonesia.

“Hampir semua hutan primer yang masuk dalam perlindungan moratorium sebenarnya secara legal sudah terlindungi, sisanya sebagian besar tidak bisa diakses dan tidak dalam ancaman untuk segera dihancurkan. Sementara itu, kawasan hutan berkandungan karbon tinggi dalam jumlah besar tidak masuk dalam perlindungan moratorium, serta banyak hutan sekunder maupun primer dan lahan gambut sudah diberikan izin konsesinya kepada perusahaan,” kata Doug Boucher dari UCS dalam siaran persnya kepada PRLM, Jumat (2/12).

Untuk meningkatkan efektifitas moratorium, organisasi-organisasi ini menyarankan cakupan moratorium diperluas hingga ke hutan sekunder, serta melakukan pengkajian ulang terhadap ijin-ijin konsesi yang telah diberikan, dan dari hasil peninjauan itu mencabut atau memindahkan ijin-ijin konsesi yang berada di hutan dan lahan gambut. Wilayah-wilayah yang saat ini tidak terlindungi oleh moratorium di Indonesia jika dihancurkan akan mengemisikan lebih dari 150 miliar ton karbondioksida.

“Setiap ekspansi perkebunan dan konsesi kehutanan harus dialokasikan pada daerah yang sudah terdegradasi dan bukan lahan gambut, dan di wilayah yang rendah karbon dan rendah nilai keanekaragaman hayati. Itu juga harus diimplementasikan dengan adanya penghormatan penuh pada hak-hak masyarakat adat dan komunitas. Peningkatan produktivitas dan penggunaan lahan terdegradasi secara efisien bisa meminimalisasi konflik sosial dan mengurangi ekspansi agrikultur sebagai penyebab perusakan hutan, berkontribusi terhadap tujuan Indonesia mengurangi emisi sekaligus menumbuhkan ekonomi,” tutur Yuyun Indradi dari Greenpeace.

Kelompok ini juga menyerukan perbaikan dalam transparansi, monitoring dan penegakan hukum, reformasi pemerintah, serta pembangunan ramah iklim. “Riset terbaru menemukan masih adanya perusakan hutan primer dalam empat bulan diberlakukannya moratorium,” kata Fred Stolle dari WRI.

Sayangnya, Fred menambahkan, berdasarkan riset lapangan dan pengamatan jarak jauh, perusakan hutan juga terjadi di wilayah yang tercakup dalam moratorium.

Sumber : Pikiran-Rakyat.com

 

~ Nasi Goreng Jadi Obat Sakit Gigi

Mungkin sebagian pembaca tidak percaya, sebelum memasuki lebih dalam lagi, penulis ingin bertanya neh?. Apakah anda suka nasi goreng, apakah anda cinta mati dengan nasi goreng?. hehehe. Pasti hampir semua orang pernah makan dan membuatnya. Apa hubungannya dengan sakit gigi, sepertinya tidak ada hubungannya deh.

Benar kata orang, lebih baik sakit hati daripada sakit gigi. Sakit hati mungkin sebagian orang sulit untuk mengobatinya, namun percaya atau tidak bahwa sakit gigi-lah yang lebih sulit pengobatannya. Sakit gigi itu aneh sekali, digosok-gosok bolak-balik 1000 kali juga bakalan tetap sakit, mau marah percuma, disabari tambah cenat-cenut. Bingung deh di apakan enaknya gigi ini. Mau dicabut tak tega karena satu-satunya gigi yang masih berdiri (berarti giginya tinggal satu dong. hehehe).

Sakit gigi banyak penyebabnya, karena kuman atau karena kecelakaan kecil (seperti salah gigit). Banyak orang yang sudah berpengalaman sakit gigi menggunakan berbagai cara, diberi es, diobatin, eh muncul lagi. Apa sebaiknya gigi ini dihibahkan saja kepada orang yang tak punya gigi. hehehe.

Bagi penulis, sakit gigimerupakan problem yang sangat besar sekali, mau aktifitas apapun tidak bisa, pasti tetap terasa. Karena saraf-saraf gigi itu berhubungan dengan saraf yang lainnya, sehingga sulit sekali untuk men-cuek-kannya.

Penulis punya obat jitu yang murah, yang enak dan yang dapat menyembuhkan sakit gigi. Dan tentunya menguatkan gigi. Ini berdasarkan pengalaman dan penelitian sendiri. Apa itu obatnya?. Obatnya adalah nasi goreng. Mungkin para pecinta nasi goreng akan terus menikmati nasi gorengnya dan mungkin yang sering makan nasi goreng tidak mudah sakit gigi. Jadi tambah bingung .... Oke langsung penjelasannya ya ... :)

Nasi goreng yang penulis rekomendasikan bukanlah nasi goreng biasa, tetapi nasi goreng yang luar biasa. Nasi goreng yang luar biasa adalah nasi goreng yang bumbunya terbuat dari bahan alami, tidak ada campuran dari bahan-bahan yang lain. Ada 4 bahan penyembuh sakit gigi dyang ampuh dan jika disatukan akan lebih luar biasa manfaatnya. Dan didalam nasi gorenglah 4 bahan tersebut ada. Apa saja 4 bahan penyembuh sakit gigi didalam nasi Goreng? ...:

1. Garam

Garam dikenal sebagai bahan yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri, jika pertumbuhan bakteri terhambat, maka tentunya bakteri akan mati seketika. Garam ini lebih berfungsi untuk gusi, jadi garam akan membersihkan gusi-gusi gigi dari bakteri.

2. Bawang putih (Allium sativum)

Sudah kenal kan dengan yang namanya bawang putih, bawang putih ini banyak sekali kandungan didalamnya, diantaranya adalah bawang putih mengandung Minyak atsiri yang dapat membunuh bakteri pada gigi.

3. Bawang Merah (Allium cepa)

Bawang merah adalah saudaranya bawang putih, bawang merah mengandung banyak sekali zat, diantaranya adalah vitamin C, kalsium dan zat besi. Bawang merah sangat ampuh sekali untuk menguatkan gigi dan membunuh bakteri dalam gigi, sehingga bawang merah dikenal sebagai obat tradisional antiseptik.

4. Cabai

Ehm, ini kegemaran semua orang sepertinya, cabai walaupun kecil namun membuat mulut dapat terbakar. hehehe. Cabai atau lombok (bahasa jawa) adalah salah satu bahan yang dapat menyehatkan tubuh, asalkan dikonsumsi secukupnya. Cabai mengandung vitamin C yang dapat menyehatkan gusi. Selain itu, cabai adalah antioksidan lho.

Nah, selesai sudah ... 4 bahan tersebut jika diolah dan disatukan dengan nasi tambah mantap kan. Gigi yang sakit tidak akan terasa jika makan nasi goreng. hehehe. Dan saran penulis yang terakhir adalah selalu menggosok gigi dan menghindari makanan dan minuman yang sangat panas sekali, makanan dan minuman yang panas akan dapat merapuhkan tulang-tulang gigi. Minimal, makan dan minumlah yang hangat-hangat saja. Cintai diri anda, cintai kesehatan anda. :) Demikianlah pembahasan kali ini, sungguh sudah terbukti jika Sakit Gigi, Nasi Goreng Obatnya. (Sumber: Vivanews.com)

 

 

~ Kepiting Tembus Pandang Berhasil Di Ciptakan Peneliti Jepang

Peneliti Jepang Ciptakan Kepiting Tembus Pandang

detail berita
Kepiting tembus pandang (foto : Google)

KYOTO - Sekelompok peneliti dari Kyoto University, Jepang, berhasil mengubah seekor kepiting normal jadi kepiting tembus pandang. Pengubahan tersebut dilakukan melalui proses kimia, dengan memanfaatkan sifat khas chitin, yaitu salah satu bahan pembentuk cangkang kepiting.

Tujuan penelitian ini adalah menemukan bahan baru untuk membuat layar fleksibel, yang bisa digunakan pada perangkat elektronik atau solar cell. Setelah membuat cangkang kepiting tersebut tembus pandang, para peneliti menerapkan teknik serupa pada bahan yang terbuat dari hancuran chitin dan akrilik yagn digepengkan, untuk membuat sejenis kertas transparan.

Keunggulan chitin adalah bahan tersebut tidak mengembang saat dipanaskan. Sifat ini menjadikannya bahan yang sangat berguna ketika membuar layar jenis datar atau fleksibel, untuk digunakan televisi, komputer, atau pada solar cell yang dicetak sesuai permukaan tanah.

Dilansir melalui Physorg, Jumat (2/12/2011), bahan serupa kertas yang dibuat para peneliti tersebut memiliki ketahanan panas 10 kali lipat dari bahan fiber glass tradisional, yang juga memiliki kemampuan transmisi cahaya lebih tinggi.

Akan sangat menguntungkan jika penemuan bahan ini ternyata merupakan terobosan baru bagi sains elektronik, apalagi ketersediaan bahan ini di alam cukup melimpah. Bahan ini bukan hanya memonopoli kepiting, tapi ada pada hampir semua crustace, juga serangga dan arachnida pada umumnya. Bahan ini bahkan dapat ditemukan pada dinding sel jamur. 

Okezone

 

 

~ Dua Perusahaan Besar Milik Pemerintah Menuju Green Company.

Dua BUMN Besar Berhemat Listrik 20%

Kedua BUMN bekerja sama dalam pengadaan teknologi yang bisa menghemat listrik untuk AC.

Logo Telkom Indonesia (VIVAnews/Muhamad Solihin)

VIVAnews - Dua perusahaan besar milik pemerintah, PT Pertamina dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, bekerja sama untuk memanfaatkan produk ramah lingkungan dan hemat energi sebagai salah satu bentuk sinergi perusahaan menuju green company.

"Penggunaan MUSIcool di seluruh wilayah kerja Telkom akan mendukung Telkom menuju green company. MUSIcool merupakan refrigerant hidrokarbon yang tidak merusak ozon seperti refrigerant sintetik lainnya (freon), sehingga ramah lingkungan," kata Vice President Corporate Communications PT Pertamina, Muhammad Harun, usai penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU), di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Kamis, 24 November 2011.

Bentuk kerja sama yang dituangkan dalam MoU yang ditandatangani oleh Direktur Utama PT Pertamina, Karen Agustiawan dan Direktur Utama Telkom, Rinaldi Firmansyah itu akan ditindaklanjuti dalam bentuk pemanfaataan MUSIcool yaitu refrigerant hidrokarbon yang diproduksi oleh Pertamina.

Pada kerja sama ini, MUSIcool akan dimanfaatkan di seluruh wilayah kerja Telkom dan diyakini bisa menghemat biaya listrik perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telekomunikasi itu hingga 20 persen.

"MoU ini memungkinkan adanya kerja sama-kerja sama lain di bisnis berbeda di antara kedua perusahaan dengan saling memanfaatkan produk hasil kedua pihak, sehingga diharapkan akan meningkatkan keuntungan keduanya dan sinergi antar BUMN dapat terwujud," ungkapnya.

Head of Corporate Communication and Affair Telkom, Eddy Kurnia, menambahkan, pemanfaatan teknologi ini akan digunakan untuk mendinginkan gedung dan alat produksi yang dimiliki Telkom.

Menurut Eddy, perangkat dan infrastruktur telekomunikasi membutuhkan ruangan dengan suhu yang harus tetap dingin dengan skala 22-24 derajat celcius.

Berdasarkan hasil survei, komponen terbesar beban listrik untuk operator telekomunikasi adalah 73 persen sites (perangkat infrastruktur), yang 46 persen di antaranya adalah untuk pendingin ruangan (AC). Beban biaya listrik yang harus dibayar Telkom untuk menjalankan alat pendingin itu semakin meningkat seiring adanya kebijakan penaikan tarif tenaga listrik.

"Potensi penghematan listrik bila menggunakan refrigerant hidrokarbon cukup besar yaitu mencapai 15-20 persen," kata Eddy.

Telkom juga membuat roadmap konversi dan implementasi retrofit ke refrigerant hidrokarbon secara nasional yang mencakup Telkom dan anak-anak perusahaannya.

"Dalam rangka hemat energi dan penggunaan ramah lingkungan, sejak beberapa waktu lalu Telkom melalui Telkomsel telah mengoperasikan BTS energi alternatif di antaranya energi sinar matahari, mikrohidro, dan fuel cell," ungkapnya. (art)

• VIVAnews
 

~ Telkom Bangun 'Silicon Valley' di Bandung

Telkom Bangun 'Silicon Valley' di Bandung

Lokasi pusat inkubasi pengembang konten ini ditempatkan di Bandung


kantor Telkom Indonesia di Jakarta (VIVAnews/Muhamad Solihin)

VIVAnews - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) berencana membanguna sarana inkubasi yang akan memfasilitasi para pembuat program aplikasi.

"Nanti disediakan sama Telkom, kalau perlu pendanaan," kata Direktur Utama Telekomunikasi Indonesia, Rinaldi Firmansyah usai BUMN Award 2011 di Jakarta, Kamis, 1 Desember 2011.

Rinaldi mengungkapkan, perusahaan telah menunjuk Kota Bandung sebagai tempat berkumpul para pemprogram aplikasi ini. Untuk mewujudkan rencana tersebut, Telkom telah mengalokasikan dana hingga Rp50 miliar untuk 3-4 tahun. "Nanti ada 60 60 tempat disana," kata dia.

Dengan fasilitas tersebut, Telkom berharap para pembuat program nantinya bisa membuat aplikasi konten, mengetesnya di telepon genggam dan komputer personal, serta mengkaji kemungkinan kerjasama.

Rinaldi menegaskan, penyediaan fasilitas inkubasi ini merupakan salah satu perusahaan untuk mengembangkan industri krearif nasional.

Pada bagian lain, Telkom mengaku pihaknya hingga saat ini belum memutuskan belanja modal (capital expenditure/Capex)perusahaan pada tahun 2012. Namun dari perkiraan awal, anggaran Capex perusahaan disediakan sebesar Rp15 triliun, atau hampir sama dengan anggaran tahun lalu.

"Capexnya hampir sama, kira-kira ada 15 T, kan belum disetujui komisaris," kata dia.

Sumber pendanaan untuk Capex tersebut diharapkan berasal dari internal perusahaan sebesar 70 persen, refinancing 20 persen, dan sisanya berasal dari pinjaman perbankan. Saat ini Telkom telah mengantongi komitmen fasilitas pinjaman dari bank nasional.

Rencananya Capex perusahaan akan digunakan sebesar 60 persen untuk seluler dan 30 persen pengembangan broadband.

• VIVAnews
 
Halaman 200 dari 1047
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook