Alpen Steel | Renewable Energy

Rubrik ini adalah kumpulan artikel tentang energi yang di-upload oleh para member kami. Semoga bermanfaat bagi pengunjung yang ingin: mencari kumpulan referensi tentang energi, mengetahui seluk beluk tentang energi terbarukan secara khusus, mengaplikasikan energi terbarukan dilingkungannya. 

Teknologi energi adalah teknologi yang terkait dengan bidang-bidang mulai dari sumber, pembangkitan, penyimpanan, konversi -energi dan pemanfaatannya untuk kebutuhan manusia. Sektor kebutuhan utama yang paling besar dalam jumlah untuk massa mendatang adalah sektor kelistrikan dan sektor transportasi. Sumber energi dapat digolongkan menjadi dua bagian yaitu energi terbarukan dan energi tak terbarukan. Dalam pembangkitan energi beberapa sistem pembangkitan yang telah digunakan untk memenuhi kebutuhan energi didunia, seperti: pembangkit listrik tenaga air /PLTA, pembangkit listrik tenaga surya/PLTS, pembangkit listrik tenaga uap dan gas/PLTU,PLTG, pembangkit listrik panas bumi/PLTP, pembangkit listrik tenaga angin/bayu/PLTB, pembangkit listrik tenaga gelombang laut/PLTGL, dan pembangkit listrik tenaga nuklir/PLTN. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.



~Hadapi Perubahan Iklim

                                                                                                            
Hadapi Perubahan Iklim dengan Tanam Pohon
 
Perubahan iklim yang terjadi di dunia termasuk di Kabupaten Kayong Utara, sebetulnya sudah lama terjadi. Namun, perubahan itu selama ini belum begitu dirasakan. “Tetapi sekarang perubahan iklim tersebut sudah bisa kita rasakan termasuk di Kabupaten Kayong Utara ini. Contoh, kalau dulu air bersih melimpah dan kita tidak pernah mengeluh soal air bersih. Namun sekarang, baru beberapa bulan tidak hujan kita sudah kesulitan air bersih,” ungkap Bupati ketika menyukseskan program penanaman serentak 1 miliar pohon di Jalan Parit Makmur Desa Rantau Panjang, Simpang Hilir, belum lama ini.

Contoh lain dampak dari perubahan iklim, dibeberkan Bupati, setiap tahun dalam penyusunan APBD, begitu banyak desa di kabupaten ini mengusulkan pembangunan tanggul air asin. Ini, menurut dia, menunjukkan bahwa hutan di Kabupaten Kayong Utara sudah menipis yang mengakibatkan air laut dengan mudah masuk ke daratan. “Oleh karena itu, kita harus peduli dengan alam ini. Salah satunya, dengan menggalakkan menanam pohon,” pesannya.

Diakui Bupati, hutan di kabupaten ini yang dulunya rindang, sekarang sudah mulai kritis. Hal ini, menurut dia, disebabkan maraknnya pembalakan hutan secara liar yang sempat terjadi beberapa tahun silam. Makanya, menurut dia, sangat tepat dilaksanakan program menanam 1 miliar pohon, demi keberlangsungan hidup anak cucu. “Saya merasa terenyuh ketika ada beberapa masyarakat di daerah pesisir, di mana pada beberapa bulan lalu orangtua mereka bisa berangkat ke Tanah Suci (Makkah) menunaikan ibadah haji dari hasil kelapa, kopi, dan lainnya.  Namun sekarang, areal sawah ataupun kebun mereka tidak lagi produktif karena air laut masuk,” ungkap Bupati dengan raut wajah sedih.

Bupati mengingatkan agar masyarakat Kayong Utara, terutama yang dikelilingi hutan tidak menyerahkan diri dengan hutan yang ada. Akan tetapi, masyarakat harus berbuat untuk menjaga dan melestarikan hutan yang tersisa. “Setiap kita bertanggungjawab terhadap hutan ini, terlebih hutan kita ini sudah pernah dibabat,” tandasnya. Penanaman serentak 1 miliar pohon yang diprogramkan secara nasional oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, diharapkan Bupati mampu menjadi langkah awal bagi setiap insan, untuk terus menumbuhkan semangat menjaga dan merawat hutan demi masa mendatang.

Sementara Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutubun) Kabupaten Kayong Utara Bimbing Parjoko mengatakan bahwa pada kegiatan tahun ini, pihaknya menargetkan menanam dua juta pohon. Pohon yang ditanam di berbagai desa di Kabupaten Kayong Utara tersebut terdiri dari berbagai jenis.Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Rantau Panjang, Baharudin, menyambut positif kegiatan menanam 1 miliar pohon ini. Dia berharap agar kegiatan seperti ini tidak sebatas seremoni, namun hasil dari kegiatan menanam tersebut dapat dirasakan bagi kehidupan mendatang. “Kita harap, pohon yang ditanam dirawat, sehingga bisa tumbuh dan dapat memberikan manfaat bagi kehidupan,” harapnya. Di acara penanaman serentak tersebut selain Bupati, terlihat juga Sekda Kayong Utara, H Hendri Siswanto, S.Sos, sejumlah Kepala SKPD, Camat Simpang Hilir, TNI/Polri, dan aparat pemerintahan Desa Rantau Panjang.
 
Sumber : Pontianak Post 
 

~Kisah Unik Wallpaper Windows XP

Kisah Unik Wallpaper Windows XP

"Mungkin foto saya adalah salah satu foto paling dikenal di dunia."


Para pengguna komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows XP, pasti tak asing dengan Bliss, yang merupakan salah satu wallpaper bawaan sistem operasi ini. Ternyata foto hamparan kebun anggur yang hijau di California ini menyimpan cerita seru di baliknya.

Adalah Chuck O'Rear yang mengambil foto ini saat sedang dalam perjalanan dari Napa, California, ke San Fransisco untuk mengunjungi kekasihnya. Pria yang dulunya berprofesi sebagai fotografer untuk majalah National Geographic ini mengaku terkesima dengan keindahan kebun anggur yang dilewatinya sepanjang perjalanan.

"Saya melewati rute yang sama selama berminggu-minggu selama tahun 2002 atau 2003 ketika itu. Namun saya ingat, ketika itu bulan Januari, dan kebun itu hijaunya terlihat sangat bagus sehingga saya memutuskan untuk berhenti dan memotretnya sebelum melanjutkan perjalanan," tutur O'Rear, seperti dikutip dari harian Daily Mail.

Pria yang bekerja selama 25 tahun untuk National Geographic ini begitu terkesima dengan perpaduan hamparan kebun anggur hijau dan langit biru California dengan arak-arakan awan putih. Instingnya untuk mengabadikan momen itu muncul, sementara kebanyakan orang mungkin hanya akan melewati pemandangan itu saja.

Fotografer yang saat ini berusia 69 tahun ini sudah lupa tentang foto yang diambilnya, hingga suatu saat mendapat telepon dari agen foto Corbis yang mengabarkan bahwa Microsoft ingin menginginkan foto aslinya. Sadarlah O'Rear bahwa sesuatu yang luar biasa telah terjadi.

Foto yang diambilnya disebut-sebut menjadi foto kedua dengan lisensi termahal yang dibeli  Microsoft, walau ia menolak menyebutkan besaran nominal yang diperolehnya.

O'Rear mengaku sama sekali tak menduga foto karyanya akan dikenal di seluruh dunia. Apalagi dengan jadi wallpaper salah satu sistem operasi tersukses di dunia ini.

"Mungkin foto saya adalah salah satu foto paling dikenal di dunia. Kalau Anda pergi ke sebuah desa di Bangladesh atau bertanya pada seseorang di jalanan Cina, mereka pasti tahu itu foto apa," katanya.

O'Rear sendiri adalah pengguna Mac, komputer buatan Apple, pesaing abadi Microsoft. Jadi ia tidak setiap hari bisa melihat foto karyanya terpajang di komputernya.

• Sumber : VIVAnews                 
 

~ DPR Siap Dukung Revisi UU Panas Bumi

DPR Siap Dukung Revisi UU Panas Bumi

Shutterstock Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua Komisi VII DPR, Zainuddin Amali, mengatakan bahwa DPR siap mendukung perubahan Undang-Undang No 27 Tahun 2003 tentang Panas Bumi, jika memang diperlukan. UU yang tumpang tindih dengan UU No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati tersebut selama ini menjadi salah satu penghambat implementasi energi panas bumi.

"Kita mendesak pemerintah untuk mengetahui masalahnya. Kalau masalahnya adalah aturan, mari kita duduk bersama antara DPR dan pemerintah. Kalau memang ada yang perlu kita ubah, ya kita ubah. Kita siap, enggak masalah. Kalau perlu ada perubahan, kita siap," kata Zainuddin dalam diskusi publik "Kebangkitan Indonesia sebagai Superpower Geothermal".

UU No 27 Tahun 2003 menghambat karena menilai pemanfaatan panas bumi sebagai kegiatan penambangan. Ini menyulitkan karena banyak wilayah yang potensial untuk dikembangkan juga termasuk kawasan konservasi. Kegiatan pertambangan, seperti diatur oleh pemerintah, dilarang dilakukan di kawasan tersebut.

Namun, meski mengatakan bahwa DPR siap, Zainuddin dalam diskusi yang diadakan KAHMI, Jumat (2/12/2011), mengatakan, "Kita bukan eksekutor. Eksekutornya kan pemerintah. Kalau pemerintah siap, ya kita sambut." UU No 27 Tahun 2003 memang saat ini sedang direvisi, tetapi Zainuddin mengatakan bahwa saat ini DPR belum mendapat drafnya.

Zainuddin mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi panas bumi yang besar, tetapi baru 4 persen yang dimanfaatkan. Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap panas bumi belum maksimal. Pemerintah memberikan subsidi pada bahan bakar minyak yang tidak terbarukan, tetapi mengabaikan panas bumi yang terbarukan dan ramah lingkungan.

Kompas.com

 

~ Dunia Memiliki Dua Paru-paru ; Hutan Dan Laut.

Laut, Paru-paru Bumi yang Terlupakan

Laut, Paru-paru Bumi yang Terlupakan
 

Ahli Kelautan mengeluh jika laut kurang diperhatikan dalam hal perubahan iklim. Padahal, menurut CEO Sustainable Ocean Trust di Afrika Selatan, Dr Anthony Ribbink, dunia memiliki dua paru-paru; hutan dan laut.

Keluhan ini disampaikan pada Konferensi Para Pihak tentang Perubahan Iklim - COP 17 UNFCCC di Durban, Afrika Selatan. Dalam konferensi yang berlangsung sejak 28 November hingga 9 Desember 2011 ini, Ribbink mengeluh jika laut kalah bersaing dengan hutan. 

Dalam UNFCCC COP 16 tahun lalu di Cancun, Meksiko, hutan mendapat kucuran dana segar sebesar miliaran dollar. Untuk pemeliharaan, pengembangan, dan pemulihan kembali hutan yang rusak.

Laut juga memegang peran yang tidak kalah penting. Mengingat 2/3 permukaan bumi diisi luasnya lautan. Membuat bumi kaya dengan oksigen dan kaya akan sumber protein yang akhirnya berujung pada berkembangnya populasi dunia.

Namun, dengan peran sepenting ini, pemeliharaan laut sebagai dampak perubahan iklim tetap kurang diperhatikan."Yang terlupakan adalah laut merupakan komponen besar dari bumi yang memiliki sistem untuk menyokong seluruh kehidupan di planet ini. Laut kita adalah pemulih alami dari keseimbangan yang akhirnya menjamin kehidupan," ujar salah satu delegasi dalam konferensi dari Laboratorium Kelautan Plymouth, Dr Carol Turley, Jumat, (2/12).

COP 17 UNFCCC tahun ini diharapkan bisa mendapat ide baru dalam mengatasi dampak perubahan iklim pada bumi. Namun, konferensi ini juga dikritik lambat dalam menemukan solusi tersebut. Dilema ekonomi dan penolakan Amerika Serikat untuk ikut bergabung dalam pemulihan iklim menjadi faktor penghambat utama.

Sumber: National Geografhic.co.id

 

~Wamen ESDM: Banyak Orang Berpura-pura

Wamen ESDM: Banyak Orang Berpura-pura

"Saya ngomong apa adanya. Dengan ngomong apa adanya, negara dapat menjadi lebih baik."

Wakil Menteri Energi Widjajono Partowidagdo 

 Widjajono Partowidagdo sering mengungkapkan hal-hal "aneh" seputar energi nasional. Padahal, saat ini dia menjabat wakil menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Salah satu pernyataan yang membuat polemik adalah wacana menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi. 

Apakah dia tidak enggan dengan atasannya? "Saya tidak pernah enggan karena pada dasarnya saya akademisi," kata dia saat berkunjung ke kantor VIVAnews.com, di Menara Standard Chartered Bank, Lantai 31, Jakarta, Rabu 30 November 2011.

Kalau boleh memilih, apakah menjadi pejabat yang tidak boleh bicara atau akademisi yang bebas bicara, dia akan memilih akademisi. "Sayangomong apa adanya. Dengan ngomong apa adanya, negara dapat menjadi lebih baik," ujarnya.

Menurut dia, di Indonesia banyak orang yang berpura-pura, sehingga mau ketika dibungkam. Bagi Widjajono, menjadi pejabat bukan mencari uang. "Saya sudah kaya," katanya. 

Dalam kunjungan itu, dia juga mengatakan pentingnya menekan subsidi energi yang saat ini bisa mencapai Rp200 triliun per tahun. Menurut dia, subsidi ini tidak perlu dan lebih baik digunakan untuk memperbaiki proyek-proyek infrastruktur.

Widjajono yang merupakan dosen di Institut Tekonologi Bandung ini mengatakan, berlahan, sebaiknya subsidi dihilangkan. "Bila dana infrastruktur banyak, pembangunan transportasi massal juga cepat. Tak perlu macet lagi," katanya.

Dia mencontohkan, di sejumlah negara maju, perkembangan kendaraan justru sangat dibatasi, karena pajak tinggi dan harga bahan bakar juga mahal. "Akibatnya, orang memilih menggunakan transportasi umum," ujarnya.

Kenyataannya di Indonesia berbeda. Harga bahan bakar murah, sehingga orang masih senang menggunakan kendaraan pribadi, sehingga kemacetan terjadi di mana-mana.

Pengalaman dulu, saat harga bensin Rp6.000 per liter, banyak orang yang beralih ke kereta dan bus Transjakarta. "Artinya, kalau bensin mahal, masyarakat akan menggunakan kendaraan alternatif," katanya.

Mengenai rencana pemerintah menekan subsidi, Widjajono mengatakan, pemerintah memiliki tiga alternatif. Pertama menaikkan harga, kedua membatasi pemakaian dengan mewajibkan mobil pribadi menggunakan Pertamax, dan ketiga mengganti dengan bahan bakar lain yang lebih murah (konversi) ke bahan bakar gas. "Saat ini waktu yang tepatuntuk menaikkan harga BBM," katanya. 

 

•Sumber : VIVAnews
 
Halaman 199 dari 1047
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook