Alpen Steel | Renewable Energy

Rubrik ini adalah kumpulan artikel tentang energi yang di-upload oleh para member kami. Semoga bermanfaat bagi pengunjung yang ingin: mencari kumpulan referensi tentang energi, mengetahui seluk beluk tentang energi terbarukan secara khusus, mengaplikasikan energi terbarukan dilingkungannya. 

Teknologi energi adalah teknologi yang terkait dengan bidang-bidang mulai dari sumber, pembangkitan, penyimpanan, konversi -energi dan pemanfaatannya untuk kebutuhan manusia. Sektor kebutuhan utama yang paling besar dalam jumlah untuk massa mendatang adalah sektor kelistrikan dan sektor transportasi. Sumber energi dapat digolongkan menjadi dua bagian yaitu energi terbarukan dan energi tak terbarukan. Dalam pembangkitan energi beberapa sistem pembangkitan yang telah digunakan untk memenuhi kebutuhan energi didunia, seperti: pembangkit listrik tenaga air /PLTA, pembangkit listrik tenaga surya/PLTS, pembangkit listrik tenaga uap dan gas/PLTU,PLTG, pembangkit listrik panas bumi/PLTP, pembangkit listrik tenaga angin/bayu/PLTB, pembangkit listrik tenaga gelombang laut/PLTGL, dan pembangkit listrik tenaga nuklir/PLTN. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.



~Sumber Energi

 

Energi Matahari

Energi surya atau matahari telah dimanfaatkan di banyak belahan dunia dan jika dieksplotasi dengan tepat, energi ini berpotensi mampu menyediakan kebutuhan konsumsi energi dunia saat ini dalam waktu yang lebih lama. Matahari dapat digunakan secara langsung untuk memproduksi listrik atau untuk memanaskan bahkan untuk mendinginkan. Potensi masa depat energi surya hanya dibatasi oleh keinginan kita untuk menangkap kesempatan.Ada banyak cara untuk memanfaatkan energi dari matahari. Tumbuhan mengubah sinar matahari menjadi energi kimia dengan menggunakan fotosintesis. Kita memanfaatkan energi ini dengan memakan dan membakar kayu. Bagimanapun, istilah “tenaga surya” mempunyai arti mengubah sinar matahari secara langsung menjadi panas atau energi listrik untuk kegunaan kita. dua tipe dasar tenaga matahari adalah “sinar matahari” dan “photovoltaic” (photo- cahaya, voltaic=tegangan)Photovoltaic tenaga matahari: melibatkan pembangkit listrik dari cahaya. Rahasia dari proses ini adalah penggunaan bahan semi konduktor yang dapat disesuaikan untuk melepas elektron, pertikel bermuatan negative yang membentuk dasar listrik.

Bahan semi konduktor yang paling umum dipakai dalam sel photovoltaic adalah silikon, sebuah elemen yang umum ditemukan di pasir. Semua sel photovoltaic mempunyai paling tidak dua lapisan semi konduktor seperti itu, satu bermuatan positif dan satu bermuatan negatif. Ketika cahaya bersinar pada semi konduktor, lading listrik menyeberang sambungan diantara dua lapisan menyebabkan listrik mengalir, membangkitkan arus DC.  Makin kuat cahaya, makin kuat aliran listrik.

Sistem photovoltaic tidak membutuhkan cahaya matahari yang terang untuk beroperasi. Sistem ini juga membangkitkan listrik di saat hari mendung, dengan energi keluar yang sebanding ke berat jenis awan. Berdasarkan pantulan sinar matahari dari awan, hari-hari mendung dapat menghasilkan angka energi yang lebih tinggi dibandingkan saat langit biru sedang yang benar-benar cerah.

Saat ini, sudah menjadi hal umum piranti kecil, seperti kalkulator, menggunakan solar sel yang sangat kecil. Photovoltaic juga digunakan untuk menyediakan listrik di wilayah yang tidak terdapat jaringan pembangkit tenaga listrik. Kami telah mengembangkan lemari pendingin, yang bernama Solar Chill yang dapat berfungsi dengan energi matahari. Setelah dites, lemari pendingin ini akan digunakan oleh organisasi kemanusiaan untuk membantu menyediakan vaksin di daerah tanpa listrik, dan oleh setiap orang yang tidak ingin bergantung dengan tenaga listrik  untuk mendinginkan makanan mereka. Penggunaan sel photovoltaic sebagai desain utama oleh para arsitek semakin meningkat. Sebagai contoh, atap ubin atau slites solar dapat menggantikan bahan atap konvsional. Modul film yang fleksibel bahkan dapat diintegrasikan menjadi atap vaulted, ketika modul semi transparan menyediakan percampuran yang menarik antara bayangan dengan sinar matahari. Sel photovoltaic juga dapat digunakan untuk menyediakan tenaga maksimum ke gedung pada saat hari di musim panas ketika sistem AC membutuhkan energi yang besar, hal itu membantu mengurangi beban maskimum elektik.Baik dalam skala besar maupun skala kecil photovoltaic dapat mengantarkan tenaga ke jaringan listrik, atau dapat disimpan dalam selnya.


Pembangkit Listrik Tenaga Panas Matahari

Kaca-kaca besar mengkonsetrasikan cahaya matahari ke satu garis atau titik. Panas yang dihasilakan digunakan untuk menghasilkan uap panas. Panasnya, tekanan uap panas yang tinggi digunakan untuk menjalankan turbin yang menghasilkan listrik. Di wilayah yang disinari matahari, Pembangkit Listrik Tenaga matahari dapat menjamin pembagian besar produksi listrik

Berdasarkan proyeksi dari tingkat arus hanya 354MW, pada tahun 2015 kapasitas total pemasangan pembangkit tenaga panas matahari akan melampaui 5000 MW. Pada tahun 2020, tambahan kapasitas akan naik pada tingkat sampai 4500 MW setiap tahunnya dan total pemasangan kapasitas tenaga panas matahari di seluruh dunia dapat mencapai hampir 30.000 MW- cukup untuk memberikan daya untuk 30 juta rumah.

 

Pemanas dan Pendingin Tenaga Matahari

Panas tenaga matahari menggunakan panas matahari secara langsung. Pengumpul panas matahari  diatas atapmu dapat menyediakan air panas untuk rumahmu, dan membantu menghangatkan rumahmu. Sistem panas matahari berdasarkan prin
sip sederhana yang telah dikenal selama berabad-abad: matahari memanaskan air yang mengisi bejana gelap. Teknologi tenaga panas matahari yang ada di pasar saat ini sangat efisien dan bisa diandalkan. Saat ini pasar menyediakan tenaga matahari untuk aplikasi dengan cakupan luas, dari pemanas air domestik dan pemanas ruangan di perumahan dan gedung –gedung komersial, sampai pemanas kolam renang, tenaga matahari-pendingin, proses pemanasan industri  dan memproses air menjadi tawar.

Saat ini produksi pemanas air panas domestik merupakan aplikasi paling umum untuk tenaga panas matahari. Di beberapa negara hal ini telah menjadi sarana yang umum digunakan oleh gedung tempat tinggal. Tergantung pada kondisi dan konfigurasi sistem, kebutuhan air panas dapat disediakan oleh tenaga matahari hingga 100% . Sistem yang lebih besar dapat ditambahkan untuk menutupi bagian penting dari kebutuhan energi untuk pemanas ruangan. Ada dua tipe teknologi: Tabung vakum- penyedot di dalam tabung vakum menyedot radiasi dari matahari dan memanaskan cairan di dalam, seperti di panel tenaga matahari datar. Tambahan radiasi diambil dari reflektor di belakang tabung. Bentuk bundar tabung vakum membuat cahaya matahari dari berbagai sudut dapat mencapai penyerap secara langsung. Bahkan di saat mendung, ketika cahaya datang dari banyak sudut pada saat bersamaan, tabung vakum kolektor tetap dapat efektif. Kolektor solar panel datar- pada dasarnya merupakan kotak yang ditutupi kaca yang ditaruh di atap seperti cahaya langit. Di dalam kotak terdapat serangkaian tabung pemotong dengan sirip pemotong terpasang. Seluruh struktur dilapisi substansi hitam yang didesain untuk menangkap sinar matahari. Sinar ini memanaskan air dan campuran bahan anti beku, yang beredar dari kolektor turun ke pemanas air di bawah tanah.

Pendingin tenaga matahari: Pendingin tenaga matahari menggunakan sumber energi panas untuk menghasilkan dingin dan /atau mengurangi kelembaban udara dengan cara yang sama dengan lemari pendingin atau AC konvensional. Aplikasi ini cocok dengan energi panas matahari, sejalan dengan meningkatnya permintaan pendingin ketika panas matahari banyak. Pendingin tenaga matahari telah sukses didemonstrasikan. Penggunaan skala besar dapat diharapkan di masa depan, sejalan dengan berkurangnya biaya teknologi ini, terutama untuk sistem skala kecil.

 

 

Sumber : Greenpeace

 

 

~Pemerintah Arahkan Ekonomi Ramah Lingkungan

Pemerintah akan Lebih Aktif Arahkan Ekonomi Ramah Lingkungan

Menurut Menteri Negara Perencanaan dan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas, Armida Alisyahbana butuh kesadaran masyarakat untuk menghasilkan dan menggunakan produk dalam negeri ramah lingkungan.

Foto: Reuters
Energi tenaga surya, salah satu alternatif sektor energi ramah lingkungan yang bisa dikembangkan di Indonesia sebagai negara tropis (foto: ilustrasi).

Dalam pembukaan seminar tentang Green Economy di Jakarta, Selasa Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas, Armida Alisyahbana mengakui butuh waktu panjang untuk mewujudkan produk ramah lingkungan karena dibutuhkan pula kesadaran masyarakat dan pelaku usaha. Selain itu ditambahkan Menteri Armida, kebijakan pemerintah harus sinergi antar kementerian terkait agar upaya mewujudkan green economy dapat dicapai.

Armida Alisyahbana mengatakan, “Tentu ya pelaksanaan green economy secara efektif memerlukan perubahan paradigma dan perilaku, bagaimana merumuskan mulai dari konsep secara lebih terintegrasi, sistematis sampai nanti ke kebijakannya, ke programnya dan melibatkan seluruh stakeholder, pembangunan berkelanjutan itu sesungguhnya juga sudah diupayakan, dimainstream kan ke dalam kebijakan-kebijakan program, dalam hal apa? (Ada) tiga hal, yang pertama aspek ekonomi sosial lingkungan, yang kedua juga direpresentasikan di dalam penggunaan indikator indeks kualitas lingkungan hidup, yang ketiga, indikator membaiknya kualitas pembangunan dari segi keberlanjutan.”

 

Sumber : VOA 

 

~Mobil Tanpa Bensin

Tanpa Bensin, Kemudi seperti Pesawat

HONDA adalah produsen mobil terdepan yang mengusung teknologi dengan sumber energi nonfosil. Jika produsen lain baru sampai pada tahap penggambungan sumber energi bensin dengan listrik, tenaga matahari, atau baterai portabel, Honda sudah meluncurkan produk yang sama sekali membuang BBM sebagai penggerak mesin-mesinnya.

Mobil yang kini menjadi favorit pasar Eropa itu adalah FCX Clarity. Saat memberikan keterangan kepada wartawan, Creative Director Honda Motor Co Toshinobu Minami menjelaskan, Clarity merupakan mobil yang menggunakan mesin listrik dan hidogren terkompresi sehingga membawa energi dan hanya memencarkan uap air pada knalpotnya. "Efisiensi bahan bakarnya dua kali lebih irit daripada mobil bertenaga bensin," ujarnya. 

Lebih lanjut, menurut dia, FCX hanya tersedia dibeberapa negara yang memiliki infrastruktur untuk kendaraan bertenaga karbon. Misalnya, Amerika Serikat, setelah Jepang yang merupakan tempat mobil ini diproduksi. 

Saat diberi kesempatan menjajal mobil tersebut di Sirkuit Montegi, Jepang, sangat terasa keandalan tarikan FCX Clarity di berbagai medan jalan. Mobil dapat berkelak-kelok dengan lincah pada formasi zig-zag. Namun, saat jalanan lurus, kecepatan hingga 150 km per jam bisa ditembus dalam tempo tak sampai 5 detik. Pengemudi juga semakin nyaman dengan tampilan ruang kemudi yang menyerupai kokpit pesawat. "Semua informasi kami siapkan buat pengemudi. Sebab, dalam asumsi kami, kecelakaan akan bisa ditekan jika pengemudi mendapat informasi yang lengkap saat mengemudi," ujarnya.

Selain FCX Clarity, Honda memperkenalkan konsep mobil sport modern yang diberi nama EV-Steer. Mobil itu disiapkan sebagai kendaraan masa depan. Konsep mobil listrik sport kecil yang digerakkan motor listrik berkekuatan 58 kw (77,7 hp) itu mampu menjanjikan performa berkendara berkat bobotnya yang ringan dengan daya jelajah hingga 160 km. 

Urusan desain eksterior tidak perlu banyak komentar karena sangat oke. Sedangkan bagian interiornya lebih tampak seperti kokpit pesawat jet berkat joystick tuas kembar yang berfungsi sebagia alat kemudi. Panel instrumennya mengusung tidak hanya meter-meter ukuran, tetapi juga display yang memuat informasi dan status kendaraan, sistem audio, serta sistem navigasi juga untuk akses internet.
 
Sumber :  jpnn.com
 

~Penggunaan Energi Alternatif Dipacu

Penggunaan Energi Alternatif Dipacu  
 
JAKARTA– Pemerintah terus mengupayakan penggunaan energi alternatif seperti batu bara dalam memenuhi kebutuhan domestik dibanding energi nuklir. Di samping harganya lebih murah, risiko pemakaian batu bara dinilai lebih rendah. 

“Nuklir itu lebih mahal dari batu bara, panas bumi, dan dari gas. Yang ada dulu untuk dikembangkan. Siapa tahu energi matahari dan angin lebih murah dari batu bara, ngapain kita memikirkan nuklir lagi kalau kayak gitu,” kata Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo saat ditemui di kantornya di Jakarta, kemarin. 

Menurut profesor yang berambut gondrong ini, produksi batu bara untuk domestik baru 20%, sehingga pemerintah terus mengembangkan produksi ini. Selain itu, Kementerian ESDM juga akan mengembangkan gas. “Jika reserving terminal sudah jadi, akan ada pasokan dari Tangguh, ExxonMobil dan kita juga punya panas bumi dan hydropower, itu semua harus kita kembangkan,” katanya. 

Guru Besar Fakultas Teknik Institut Teknologi Bandung ini juga menjelaskan, jika Indonesia ingin membangun nuklir dirinya mengimbau agar bekerja sama dengan Singapura. Dia beralasan, Negeri Singapura merupakan negara yang dekat dengan Indonesia. Selain itu, pengawasan dan kontrolnya lebih ketat dibandingkan orang Indonesia. 
 

~Sinar Mas 1 Miliar Pohon

Sinar Mas dukung Gerakan 1 Miliar Pohon

 

Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto (kiri), Chairman Sinar Mas Agribusiness & Foods, Franky O. Widjaja (tengah) dan Chairman Sinar Mas Pulp & Paper Products, Teguh G. Wijaya (kanan) di sela kegiatan Hari Menanam Pohon Indonesia di Sentul, 

Jakarta (ANTARA News) - Sinar Mas Forestry mendukung Program Gerakan Menanam Satu Miliar pohon yang menjadi tema peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional tahun ini.

Corporate Affairs Director SMF Sandrawati Wibowo dalam siaran pers menyambut dimasukkannya hutan tanaman industri menjadi salah satu bagian dari Gerakan Menanam 1 Miliar Pohon.

"Sangatlah membanggakan karena menunjukkan penanaman serta pemeliharaan yang kami lakukan selama ini oleh pemerintah dinilai mampu membawa dampak positif dalam merehabilitasi lahan dan hutan sekaligus memerangi dampak perubahan iklim," katanya.

Sinar Mas Forestry merupakan pemasok bahan baku kertas APP. Hendra Gunawan, Managing Director APP mengemukakan "Melalui penanaman di hutan tanaman industri oleh sister company kami, Sinar Mas Forestry, kini banyak lahan yang terdegradasi kembali hijau."

Pihak SMF mengemukakan selalu berperan serta sejak gerakan penanaman nasional diinisiasi pada 2009.

SMF mengemukakan selama ini telah melangkah di industri hijau termasuk merehabilitasi lahan berikut mengurangi dampak perubahan iklim.

Mitra kerja SMF, PT Sebangun Bumi Andalas Wood, memperoleh penghargaan dari Kementerian Kehutanan atas peran dan komitmennya merehabilitasi lahan dengan mengembangkanhutan tanaman industri seluas lebih dari 200.000 hektar di Sumatera Selatan pada kawasan yang sebelumnya telah rusak dan tidak produktif akibat kebakaran lahan saat badai tropis El Nino.
Sumber : antaranews.com
 
Halaman 198 dari 1047
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook