Alpen Steel | Renewable Energy

Rubrik ini adalah kumpulan artikel tentang energi yang di-upload oleh para member kami. Semoga bermanfaat bagi pengunjung yang ingin: mencari kumpulan referensi tentang energi, mengetahui seluk beluk tentang energi terbarukan secara khusus, mengaplikasikan energi terbarukan dilingkungannya. 

Teknologi energi adalah teknologi yang terkait dengan bidang-bidang mulai dari sumber, pembangkitan, penyimpanan, konversi -energi dan pemanfaatannya untuk kebutuhan manusia. Sektor kebutuhan utama yang paling besar dalam jumlah untuk massa mendatang adalah sektor kelistrikan dan sektor transportasi. Sumber energi dapat digolongkan menjadi dua bagian yaitu energi terbarukan dan energi tak terbarukan. Dalam pembangkitan energi beberapa sistem pembangkitan yang telah digunakan untk memenuhi kebutuhan energi didunia, seperti: pembangkit listrik tenaga air /PLTA, pembangkit listrik tenaga surya/PLTS, pembangkit listrik tenaga uap dan gas/PLTU,PLTG, pembangkit listrik panas bumi/PLTP, pembangkit listrik tenaga angin/bayu/PLTB, pembangkit listrik tenaga gelombang laut/PLTGL, dan pembangkit listrik tenaga nuklir/PLTN. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.



~ Energi Alternatif Dari Toak

Toak, Bisa Disulap Jadi Energi Alternatif

Toak, selama ini dikenal sebagai minuman khas dari Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Selain dikenal sebagai minuman yang bisa memabukkan peminumnya, kini toak bisa di manfaatkan sebagai bahan bakar alternatif. Hasil percobaan Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Tuban, meski belum mencapai hasil memuaskan, namun temuan itu cukup bermanfaat sebagai bahan bakar pengganti minyak tanah.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Tuban, Muji Slametmenyatakan saat ini, timnya sedang melakukan penelitian akhir tentang bahan bakar alternatif berbahan baku toak. Hasil fermentasi sari bunga pohon siwalan ini, ternyata mampu m enghasilkan bahan ethanol bermutu tinggi.

Agar menghasilkan cairan ethanol yang bermutu tinggi harus menggunakan toak basi atau toak yang difermentasi mengunakan ragi. Lalu, toak yang telah disimpan di tempat tertutup selama tujuh hari disuling melalui pemanasan. Pemanasan toak ini di lakukan h ingga mendidih, kata Muji.

Hasil penguapan toak basi ini disalurkan melalui pipa yang di rendam ke dalam air dingin. Pendinginan disebut sebagai proses penyulingan menghasilkan ethanol yang dipakai sebagai bahan bakar alternatif pengganti minyak tanah.

Kandungan ethanol dalam olahan toak ini cukup tinggi hingga mencapai 90 persen. Ethanol ini kemudian diuji kualitasnya dengan cara membakarnya. Hasilnya cukup luar biasa, ethanol yang di bakar mampu menghasilkan api dengan menyala biru dengan jangka wakt u yang lama, katanya.

Penelitian dan percobaan bahan bakar dari toak ini dilakukan sebanyak lima kali dalam kurun waktu selama satu bulan terakhir. Namun hasilnya masih perlu diuji untuk mencapai biaya produksi yang efisien untuk diproduksi oleh masyarakat. Meski telah berhasi l masih terus dilakukan pengembangan atas penemuan itu. Rencananya akan dilakukan penelitian dan percobaan penggunaan tenaga surya atau tenaga angin sebagai bahan pemanas tungku dalam proses penyulingan toak menjadi ethanol, kata Muji.

Menurut dia rutinitas memanjat pohon siwalan merupakan aktifitas yang tak asing lagi bagi masyarakat Kabupaten Tuban. Dari pohon siwalan ini tidak hanya bisa dimanfaatkan buahnya, sebagai bahan dawet atau dibuat legen siwalan. Sari bunga dari pohon ini ya ng biasa di sebut toak juga dapat dikonsumsi sebagai minuman layaknya minuman keras karena bisa memabukkan. Kini ditemukan toak bisa jadi bahan bakar cukup membanggakan, katanya.

Kompas, Tuban

 

 

~ Tiga Lokasi Proyek Percontohan PJU Solar Cell

Diusulkan Tiga Lokasi Proyek Percontohan PJU Solar Cell

Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Lamongan 2009, telah diusulkan tiga lokasi pilot project pemasangan penerangan jalan umum atau PJU dengan teknologi solar cell. Proyek percontohan PJU dengan sollar cell dipasang di Desa Soko Kecamatan Glagah, Desa Sukobendu Kecamatan Gondang dan Desa Donoyo Kecamatan Deket.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Lamongan, Aries Wibawa mengatakan di Desa Soko akan dipasang 11 unit lampu PJU solar cell dan dua unit lampu PJU shodium di pintu masuk gapuro dengan usulan anggaran Rp 220 juta. Usulan anggaran 17 unit lampu PJU solar cell di Sukobendu sebesar Rp 140 juta sedang anggaran pemasangan lima unit lampu PJU solar cell dan dua unit lampu PJU shodium diusulkan Rp 120 juta.

Penggunaan lampu PJU dengan solar cell (tenaga matahari) bertujuan untuk penghematan energi. Pilot project lampu PJU solar cell tersebut merupakan bagian dari upaya pemkab Lamongan mendukung program pemerintah pusat mengatasi krisis enegeri dengan penghem atan energi dan penggunaan energi alternatif.  

Jika program ini bisa terwujud, dan semua PJU di Lamongan telah berganti dengan PJU tenaga matahari, maka tidak perlu lagi memikirkan biaya PJU biasa. Sampai saat ini energi matahari masih gratis. "Anggaran tersebut bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya yang berkenaan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Aries.

 

Lamongan

 

 

Pemadaman Listrik Tak Cukup Atasi Krisis Energi

Pemadaman listrik yang dilakukan PLN selama ini tidak akan cukup untuk mengatasi krisis energi, karena pemborosan bahan bakar minyak (BBM) di negeri ini terus terjadi di sektor transportasi.

"Karena itu sektor transportasi di Indonesia harus menjadi target utama pemerintah dalam pembenahan subsidi BBM, sebab hampir 60 persen BBM dihabiskan untuk sektor ini (transportasi)," kata pengamat transportasi, Djoko Setyowarno di Semarang, Sabtu (26/7).

Dari 60 persen BBM yang digunakan bagi sektor transportasi itu rinciannya 45 persen dikuras untuk kendaraan pribadi dan 15 persen untuk transportasi darat, laut, udara, dan ASDP. Secara nasional kendaraan pribadi yang menghabiskan BBM sekitar 45 persen, merupakan jumlah terbesar di dunia dalam hal penggunaan BBM untuk kendaraan pribadi.

Menurut dosen Fakultas Teknik Unika Soegijapranata, untuk mengatasi penggunaan BBM, yang sangat boros dan membebani APBN setiap tahunnya, yang perlu dilakukan pemerintah adalah melaksanakan pembenahan di sektor transportasi.

Pembenahan bisa dilaksanakan dengan cara mempercepat program angkutan umum massal antarkota dan dalam kota. "Jika angkutan umum massal digalakkan, otomatis masyarakat akan lebih banyak menggunakan angkutan ini ketimbang menggunakan kendaraan pribadi. Pembenahan terhadap angkutan massal ini harus memperhitungkan aspek kenyamanan dan keamanan serta ketepatan waktu. Bila semuanya terpenuhi, penggunaan BBM bagi sektor transportasi dapat dikurangi cukup signifikan," katanya.

Menurut Djoko, pemerintah harus berani membuat terobosan di sektor transportasi ini. Sebab, kalau sampai krisis BBM terus berlanjut tanpa ada solusinya, akibatnya bagi sektor transportasi bisa fatal. "Karena sektor transportasi nantinya berdampak pada kehidupan perekonomian di negeri ini," demikian Djoko Setyowarno. (ANT)

 

~ Pemerintah Anggarkan APBN 2010

Anggaran Pendidikan APBN 2010 Rp195,6 Triliun

Pemerintah merencanakan anggaran pendidikan dalam APBN 2010 mencapai Rp195,6 triliun.  Pagu indikatif anggaran 2010 tersebut terdiri atas komponen anggaran pendidikan melalui pemerintah pusat Rp82,5 triliun dan transfer ke daerah sebanyak Rp113,1 triliun, kata Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo, di Jakarta, Rabu (24/6).

Menurut Mendiknas, dari rencana anggaran pendidikan tersebut sekitar 54 persen lebih atau sekitar Rp113,109 triliun diperuntukkan pendukung program wajib belajar sembilan tahun secara gratis. "Rencana anggaran pendidikan 2010 itu mengalami penyusutan dibanding 2009 sebanyak Rp207,4 triliun," katanya.

Dana anggaran melalui transfer daerah, antara lain terbesar dana alokasi umum (DAU) pendidikan untuk membayar gaji guru mencapai Rp93,31 triliun, dana alokasi khusus Rp9,33 triliun, dan dana bagi hasil (DBH) mencapai Rp423,2 miliar.

Anggaran tambahan DAU dan dana otonomi khusus pendidikan masing-masing sebesar Rp7,94 triliun dan Rp2,1 triliun. Dana untuk Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) mencapai 57,5 triliun dan Departemen Agama Rp22 triliun. (Ant/OL-04)

 

~ Petenis Jerman Tampil di Bali

Petkovica Tampil di Bali

Petenis  Jerman, Andrea Petkovic akan tampil di Commonwealth Bank Tournament of Champions, November mendatang. 

Ia bermain cemerlang di turnamen tenis Nurnberger Gastein Ladies, Bad Gastein, Austria, Minggu (26/7), dengan mengemas kemenangan 6-2 6-3 atas Ioana Raluca Olaru.  Sebelum dirinya bermain di turnamen Nurnberger Gastein Ladies, dia harus bermain sedikitnya 11 turnamen sepanjang kariernya. Pertama kali turun di tenis profesional putri pada 2006, petenis kelahiran 8 September 1987 hanya mencatat tiga kali menang dalam turnamen-turnamen besar, yakni Grand Slam.

Minimnya prestasi Petkovic karena mengalami cedera lutut yang serius tahun lalu. Cedera tersebut didapat saat bertanding di Australia Open, dan membuat dirinya harus beristirahat selama delapan bulan. Namun demikian, petenis berusia 21 tahun ini tidak patah semangat dan terus berlatih untuk mencapai hasil yang maksimal. “Rehabilitasi yang lama membuat diriku menjadi lebih kuat. Kemenangan ini menunjukkan bahwa saya sudah membaik. Saya memang berharap bisa menuai debut juara di turnamen ini dan perlu kerja keras untuk itu. Dan ternyata, saya berhasil,” ujar Petkovic.

Petkovic bermain sangat konsisten dan fokus. Tidak ada sedikitpun kesalahan yang dilakukan. Bahkan ketika sempat unggul 5-0, Petkovic mencoba irama permainannya. Tetapi gagal, menyusul menurunnya mental bertanding di babak final. “Saya bermain sangat bagus di set pertama. Saya mendapat tekanan dan mampu meletakkan maupun pengembalian bola dengan baik. Saat memasuki set kedua, mulai muncul pikiran kalau saya tidak bisa memenangkan pertandingan ini. Tetapi, saya mencoba untuk membiasakan diri dan mengendurkan ketegangan yang ada. Dan ternyata saya bisa menang,” imbuhnya.

Sementara itu, Petkovic menuai gelar pertama sepanjang karier, petenis Rusia Dinara Safina justru mencatat gelar ketiga turnamen Internasional Series tahun 2009. Prestasi yang diraih petenis nomor satu dunia itu, terjadi di Portoroz, Slovenia, Minggu (26/7). Safina harus berjuang keras untuk merebut kemenangan di turnamen Banka Koper Slovenia Open, dengan menundukkan petenis Italia, Sara Erani dengan skor 6-7(5), 6-1, 7-5. Beberapa kali Erani berhasil mematahkan servis Safina.

Petkovic dan Safina menjadi petenis-petenis yang layak untuk tampil di turnamen Commonwealth Bank Tournament of Champions, yang akan digelar di Bali Convention Centre, The Westin, Nusa Dua. Turnamen ini akan berlangsung pada 4-8 November dan menampilkan para petenis tangguh masa depan. Sebanyak 12 petenis putri akan bertarung dalam format round robin, dan menyediakan hadiah total US$ 600.000. Selain itu, terdapat bonus sebesar US$ 1 juta apabila seorang peserta bisa menjuarai sedikitnya tiga dari 30 turnamen International Series dan menjuarai Tournament of Champions. (*)

NUSA DUA, Kompas.com

CAY

 
Halaman 840 dari 1038
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook