Alpen Steel | Renewable Energy

Rubrik ini adalah kumpulan artikel tentang energi yang di-upload oleh para member kami. Semoga bermanfaat bagi pengunjung yang ingin: mencari kumpulan referensi tentang energi, mengetahui seluk beluk tentang energi terbarukan secara khusus, mengaplikasikan energi terbarukan dilingkungannya. 

Teknologi energi adalah teknologi yang terkait dengan bidang-bidang mulai dari sumber, pembangkitan, penyimpanan, konversi -energi dan pemanfaatannya untuk kebutuhan manusia. Sektor kebutuhan utama yang paling besar dalam jumlah untuk massa mendatang adalah sektor kelistrikan dan sektor transportasi. Sumber energi dapat digolongkan menjadi dua bagian yaitu energi terbarukan dan energi tak terbarukan. Dalam pembangkitan energi beberapa sistem pembangkitan yang telah digunakan untk memenuhi kebutuhan energi didunia, seperti: pembangkit listrik tenaga air /PLTA, pembangkit listrik tenaga surya/PLTS, pembangkit listrik tenaga uap dan gas/PLTU,PLTG, pembangkit listrik panas bumi/PLTP, pembangkit listrik tenaga angin/bayu/PLTB, pembangkit listrik tenaga gelombang laut/PLTGL, dan pembangkit listrik tenaga nuklir/PLTN. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.



~ Toyota Motor Kembangkan Mobil Dengan Solar Energy

Toyota Kembangkan Mobil Bertenaga Panas Matahari

Anjloknya penjualan mobil di seluruh dunia bahkan sampai mengalami kerugian operasi tahunan sejak 70 tahun silam, tidak membuat Toyota Motor Corp. (TMC) menyetop proyek kendaraan ramah lingkungan. Untuk membalikkan bisnis otomotifnya, Toyota diam-diam kini sedang mengembangkan mobil yang digerakkan oleh tenaga panas matahari (“solar energy”).

Rahasia ini dibocorkan oleh harian bisnis terkemuka di Jepang, Kamis (1/31). Karena markas TMC libur, maka tak ada tanggapan dari pabrikan mobil terbesar di negeri Matahari Terbit itu.

Di soal teknologi “hijau”, TMC saat ini paling unggul dibanding kompetitor di negerinya. Setelah sukses dengan hybrid (Prius) yang dijual lebih satu juta unit setahun, kini Toyota juga bersama Subaru sedang mengembangkan mobil listrik. Sejalan dengan itu, TMC juga lagi mengembangkan mobil solar energy.

Untuk proyek kendaraan solar energy, Toyota tetap mengandalkan mobil listrik yang tenaganya disuplai dari power cells yang dipasang pada mobil. Mengenai pengisian ulang bisa dilakukan dengan listrik dari solar panels yang ada di rumah.

Toyota berharap, pengembangan model dari mobil bertenaga panas matahari ini bisa dilakukan secara total. Kini, TMC mencoba percontohannya pada sedan mewah Lexus dan Camry yang sudah mulai dipasang solar panels di pabriknya di Tsutsumi.

Keseriusan TMC dengan proyek ini, sebelum mobil solar energy diuji, pihaknya sudah memasang solar panels yang besarnya sama dengan selebar 60 lapangan tenis di Tsutsumi. Jumlah itu cukup untuk menyuplai listrik ke 500 rumah.

Selain kepentingan membangkitkan bisnis yang lagi anjlok, proyek ini mengarah ke emisi karbon dioksida. Untuk mengurangi karbon dioksida sebanyak 740 ton setahun yang sama dengan menggunakan oli sebanyak 238.500 liter setahun.

Sumber : Kompas

 

~ Keunggulan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro

PLTMH - Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro

Potensi tenaga air tersebar hampir di seluruh Indonesia dan diperkirakan mencapai 75.000 MW, sementara pemanfaatanya baru sekitar 2,5 persen dari potensi yang ada. Turbin air sebagai alat pengubah energi potensial air menjadi energi torsi / putar yang dapat dimanfaatkan sebagai penggerak generator, pompa dan peralatan lain. Untuk daerah / lokasi yang mempunyai sumber energi air sangatlah menguntungkan apabila memanfaatkan teknologi turbin air.

Keunggulan :
Beberapa kelebihan dari PLTMH antara lain :

  1. Potensi energi air yang melimpah;
  2. Teknologi yang handal dan kokoh sehingga mampu beroperasi lebih dari 15 tahun;
  3. Teknologi PLTMH merupakan teknologi ramah lingkungan dan terbarukan;
  4. Effisiensi tinggi (70-85 persen).

Spesifikasi teknis :
Dengan memakai rumus di bawah ini, bisa dihitung kapasitas PLTMH sesuai dengan spesifikasinya :

P = r x g x Q x H x eff (Watt)

Sebagai contoh disini diberikan data spesifikasi teknis untuk tipe DASTEL 400CF.

DASTEL 400CF

Net Head Hnet meter 10 15 20 30 40

Debit Q m3/s 0,61 0,75 0,86 1,10 1,22

Diameter Runner Do meter 0,40 0,40 0,40 0,40 0,40

Putaran turbin N Rpm 315 386 446 546 630

Power Ps kW 42 78 119 229 338

Efisiensi h ,71 0,71 0,71 0,71 0,71

Lebar runner Bo meter 0,60 0,61 0,60 0,63 0,60

Diameter pipa Dia in 35 38 41 47 49

Selain tipe ini, telah dikembangkan pula tipe DASTEL 100,150 dan 200CF.

Aplikasi :
Sejauh ini, PLTMH ini telah diaplikasikan di antara lain Kampung Cibunar, Desa Pager Ageung, Tasikmalaya.

Sumber : PLTMH - Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro


 

~ Pembangkit Listrik Mikro Hidro Teknologi Berbiaya Murah

Mikrohidro Mengubah Air Menjadi Listrik
Mikrohidro Mengubah Air Menjadi Listrik

 Warga tiga desa di Kemukiman Lhoong, Aceh kini tidak takut lagi terkena pemadaman bergilir dari PLN. Air yang mengalir dari pegunungan diubah menjadi listrik melalui teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Teknologi Mikro Hidro adalah teknologi pembangkit listrik yang memanfaatkan derasnya air mengalir kemudian diarahkan untuk memutar turbin. Dari turbin, listrik yang dihasilkan didistribusikan melalui kabel ke rumah-rumah penduduk sekitar. Benar-benar teknologi yang sederhana dan berbiaya murah.

Tarmizi, ST, seorang ahli listrik Mikro Hidro, Selasa (27/5) menerangkan bahwa PLTMH adalah teknologi yang berbiaya murah. "Karena biaya investasi untuk membangun PLTMH hanya Rp.25 juta-35 juta per KWh. Tetapi ini tergantung juga dengan kondisi lokasi" katanya menjelaskan. Listrik yang dihasilkan bisa menerangi desa selama 24 jam dalam keadaan normal.

Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) ini terletak di Desa Kr Kala yang didiami 107 KK. PLTMH Lhoong merupakan bantuan dari PT Coca Cola Indonesia tahun 2005, pasca tsunami. Kapasitas yang terpasang pada mesin adalah 40 KW, sedangkan daya yang dihasilkan adalah 23 KW, dapat mengaliri 3 desa sekitar. Masyarakat tidak perlu takut dikenakan biaya listrik yang selangit karena tarif yang diberlakukan adalah tarif flat atau sesuai Amper yang mereka gunakan. Bagi yang menggunakan listrik 2 amper dikenakan biaya Rp.60 ribu/bulan, untuk yang memakai 1 amper membayar Rp.30 ribu/bulan, sedangkan bagi yang cuma menggunakan ½ amper cuma dikenakan biaya Rp.15 ribu/bulan. Cukup murah bukan!

Dari iuran yang dikumpulkan, tiap bulan diperoleh duit Rp.5,5 juta/bulan. Sebanyak Rp. 4 juta/bulan digunakan untuk biaya operasi (perawatan mesin, gaji operator) sedangkan sisany sebesar Rp.1,5 juta dijadikan uang kas. Jika terjadi kerusakan besar sewaktu-waktu maka uang kas digunakan untuk membayarnya. Selama 3 tahun berdiri tidak ada kerusakan berarti, hanya kerusakan tali kipas dan Circuit Breaker (CB).

Pengelolaan PLTMH Lhoong cukup sederhana. Tiga orang masyarakat setempat dipercayakan untuk mengatur pembangkit ini. Seorang ketua, Pak Armansyah, Sekretaris Zaifullah dan dibantu oleh seorang operator Saifulah. Ketiganya bahu membahu demi terangnya Kemukiman Lhoong.

Kondisi alam atau hutan sekitar sangat berpengaruh bagi kelangsungan pembangkit PLTMH. Masyarakat sekitar sangat sadar pentingnya menjaga kelestarian hutan sebagai sumber air. Dengan sendirinya mereka menerapkan aturan yang ketat untuk menebang kayu di hutan. Saat ini selama 30 hari antara Agustus-September pembangkit tidak beroperasi karena debit air tidak mencukupi.

Masyarakat Lhoong telah menikmati energi hijau. Sebuah energi alternatif yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui. Selayaknya seluruh desa di Aceh yang memiliki potensi listrik mikro hidro membangun PLTMH. Biaya murah, teknologinya pun sederhana. Tidak perlu menjadi Insinyur, desa kr. Kala sudah membuktikannya

oleh: Muhammad Nizar

 
 
 

~ Penyediaan Energi Mikro Hidro Masih Kurang

 Energi-terbarukan-masih-minim-mikrohidro
 

Dalam rangka menjalin komunikasi antar pemangku kepentingan (stakeholders) Direktorat Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi Departemen ESDM selaku National Project Director IMIDAP (Integrited Microhydro Development and Aplication Program) Deputy 2, mengundang para Fabrikan Mikrohydro dan beberapa Penemu (Inventor) Energi Terbarukan di Indonesia, diantaranya Djajusman Hadi, S.Sos., M.AB dan Budiharto, S.Pd dari Universitas Negeri Malang (UM) selaku Penemu Kincir Air Kaki Angsa untuk turut berpartisipasi dalam pameran produk dan sekaligus narasumber .

Kegiatan Temu Nasional ke-2 antar anggota Jejaring Mikrohidro Indonesia (JMI) ini difasilitasi oleh IMIDAP berlangsung pada 12 – 14 Juni 2009 di Jakarta, Sumedang, dan hunting lapangan di Tasikmalaya. Sedangkan kegiatan pertemuan ke-1 telah dilaksanakan pada tahun 2008 di Yogyakarta.  Temu Darat anggota JMI ke-2 tersebut mendiskusikan hal-hal yang berkaitan dengan pengembangan mikrohidro, rencana pembentukan pengurus JMI dan kegiatan pameran. Pada kegiatan pameran tersebut, para pabrikan dan bengkel PLTMH memamerkan produk dan pengalaman masing-masing dalam mengembangkan PLTMH.
Dengan perkembangan harga BBM yang semakin meningkat, renewable energy menjadi primadona dalam penyediaan energy salah satunya dengan Mikrohydro system. Mikrohydro system merupakan technology pembangkit listrik tenaga air yang berskala kecil karena pembangkit tenaga listrik ini memanfaatkan aliran sungai atau aliran irigasi sebagai sumber tenaga untuk menggerakan turbin dan memutar generator. Jadi pada prinsipnya dimana ada air mengalir dengan ketinggian minimal 2,5 meter dengan debit 250 liter/detik, maka disitu ada energi listrik. Selain daripada itu mikrohydro tidak perlu membuat waduk yang besar seperti PLTA. Menurut Ketua Magister Sistem Teknik Konsentrasi Mikrohidro Universitas Gadjah Mada Dr. Ing Ir. Agus Maryono mengatakan “PLTMH adalah salah satu Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) low head dengan kapasitas kurang dari 500 Kilo Watt (KW)”. (http://www.pln-jatim.co.id). Selain itu Maria Hartiningsih (Energi Tri Mumpuni) mengatakan “Mikrohidro memanfaatkan debit dan ketinggian jatuhnya air pada sungai kecil di desa-desa untuk menghasilkan energi listrik di bawah 100 kilowatt” (http://www.kompas.com).

Keuntungan Mikrohidro:
• Bebas Emisi.
• Energy yang dihasilkan dapat diperhitungkan.
• Tidak memerlukan DAM.
• Tidak perlu membuat Waduk.
• Minimal akibat langsung.
• Pembangkit berumur panjang ( sampai dengan 30 tahun atau lebih)

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) adalah suatu pembangkit listrik skala kecil yang mengubah energi potensial air menjadi kerja mekanis, memutar turbin dan generator untuk menghasilkan daya listrik skala kecil, yaitu sekitar 0-100 kW. Turbin merupakan salah satu mesin fluida yang mengubah energi mekanis fluida menjadi kerja poros. Terdapat dua jenis utama turbin, yaitu turbin aksi/impuls dan turbin reaksi. Pada turbin impuls, pancaran (jet) air bebas mendorong bagian turbin yang berputar yang ditempatkan pada tekanan atmosfir. Sebagai contoh turbin ini adalah turbin pelton, turgo, dan crossflow. Sedangkan pada turbin reaksi, aliran air terjadi pada tekanan tertutup. Sebagai contoh turbin ini adalah turbin kaplan, propeller dan turbin francis. Kedua jenis turbin tersebut tergantung pada perubahan momentum dari air, sehingga gaya dinamiklah yang mengenai bagian yang berputar (Runner) dari turbin tersebut.
Pada dasarnya pemilihan tipe turbin untuk PLTMH sama seperti pemilihan tipe turbin pada PLTA konvensional yang pernah ada. Dasar pemilihan tipe turbin sebagai penggerak generator pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) terlebih dahulu harus diketahui besaran Head (meter), debit air (m3/detik) , dan besarannya kecepatan putar turbin (n). Kecepatan putaran turbin diperoleh dengan mengetahui kecepatan air yang akan masuk sudut-sudut turbin, dengan merubah kecepatan linear menjadi kecepatan keliling (sentrifugal) pada poros turbin tersebut yang disebut dengan kecepatan keliling (U1 = D x phi x n).
Dimana: U1 = Kecepatan Keliling D= Diameter Roda Turbin n = Putaran Turbin
Dalam pemilihan kecepatan putaran sedapatnya ditentukan setinggi mungkin, karena dengan kecepatan putar yang tinggi akan didapat momen punter (kopel) yang kecil, poros yang kecil, dan diameter roda turbin yang kecil, sehingga akan membuat ukuran generator lebih kecil. Kecepatan keliling U1 meningkat dengan membesarnya n. Selanjutnya yang sangat penting untuk diketahui dalam merencanakan turbin adalah menentukan kecepatan spesifik (nq) yang akan sangat menentukan dalam perencanaan tipe turbin yang akan digunakan dalam PLTMH. Besar kecepatan spesifik (nq) dapat diperoleh dengan rumus:

Dimana: n = Jumlah putaran permenit V = Kapasitas air ( m3/detik) H = Head/ tinggi air jatuh (m)
Selain dengan menggunakan rumus diatas, nilai dapat juga diperoleh dengan menggunakan grafik kecepatan spesifik dibawah ini setelah diketahui besar nilai head, putaran turbin, dan kapasitas air. Setelah mengetahui kecepatan spesifik tersebut dapat ditentukan jenis turbin yang akan digunakan. Apakah akan digunakan turbin propeller, pelton, crossflow, caplan, turbulen atau yang lainnya. Penentuan jenis turbin untuk PLTMH juga dapat secara langsung melalui grafik dibawah berikut setelah diketahui nilai kecepatan spesifik dari cara perhitungan diatas.

?Penulis adalah Penemu “Kincir Air Kaki Angsa” dari Universitas Negeri Malang dan sebagai anggota Jejaring Mikrohydro Indonesia (JMI), Integrated Microhydro Indonesia Development and Aplication Program (IMIDAP) – LPE ESDM.

Oleh: Djajusman Hadi

 

~ Listrik Mikrohidro Hingga Kini Tidak Optimal

Listrik Mikrohidro Murah Biaya Pokok Produksi Tidak Pernah Transparan

Pemanfaatan energi alternatif mikrohidro sampai sekarang tidak optimal. Hal ini karena penjualan listrik yang dihasilkan dari pembangkit listrik ramah lingkungan ini ke PLN masih dihargai relatif murah sehingga tidak pernah menguntungkan bagi setiap pengelolanya.

Kondisi ini berlawanan dengan subsidi yang diberikan pemerintah pada bahan bakar minyak fosil untuk memproduksi listrik PLN. Subsidi ini dipandang sudah tidak signifikan lagi. Sudah saatnya subsidi itu diberikan untuk pengembangan listrik dari energi alternatif yang sumbernya berlimpah di Indonesia.

Demikian dikemukakan Koordinator Tim Mekanisme Pembangunan Bersih atau Clean Development Mechanism (CDM) Protokol Kyoto pada Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Irhan Febijanto kepada Kompas, Jumat (9/5), di Jakarta.

”Pengelola pembangkit listrik dari energi alternatif oleh swasta ataupun masyarakat sama sekali tidak pernah mendapat subsidi,” kata Irhan.

Dicontohkan, produk listrik dari pembangkit listrik mikrohidro yang dikelola masyarakat di Jawa Barat dijual ke PLN dengan harga Rp 432 per kilowatt (kW).

Harga itu amat murah jika dibandingkan dengan penjualan listrik tersebut oleh PLN kepada konsumen di tingkat rumah tangga, yaitu Rp 650 per kilowatt. ”Listrik untuk konsumen dari PLN itu pun masih disubsidi pemerintah,” kata Irhan.

Soal transparansi

Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan pada Direktorat Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral Emy Perdanahari mengatakan, ada persoalan mengenai transparansi biaya pokok produksi (BPP) listrik regional sehingga penjualan listrik dari energi alternatif kepada PLN jadi murah.

”Harga listrik swasta dan masyarakat hasil energi alternatif kalau dijual ke PLN ditetapkan harganya 80 persen BPP regional jika masuk jaringan tegangan tinggi (di atas 20 kilovolt), dan 60 persen BPP jika masuk jaringan tegangan menengah (di bawah 20 kilovolt),” ujar Emy.

Menurut Emy, nilai BPP regional di Jawa sekarang seharusnya mencapai kisaran harga Rp 900 per kW.

Dengan harga listrik mikrohidro di Jawa Rp 432 per kW, asumsinya BPP regional adalah Rp 540 per kW untuk masuk jaringan tegangan tinggi. Untuk tegangan menengah, BPP terhitung Rp 720 per kW.

Irhan mengatakan, langkah lain untuk mengoptimalkan listrik dari mikrohidro saat ini dengan memasukkan ke program CDM Protokol Kyoto. BPPT sekarang membantu lima proyek mikrohidro agar masuk CDM, berlokasi di Cileunca, Jawa Barat (1 megawatt/MW); Siteki dan Blumbungan di Banjarnegara, Jawa Tengah, masing-masing 1,2 MW dan 1,6 MW, serta Ketenger di Purwokerto, Jawa Tengah (0,5 MW); dan 2,4 MW di Rante Bala, Sulawesi Selatan. (NAW)

 

http://www.kompas.com/kompascetak.php/read
 
Halaman 751 dari 1047
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook