Alpen Steel | Renewable Energy

Rubrik ini adalah kumpulan artikel tentang energi yang di-upload oleh para member kami. Semoga bermanfaat bagi pengunjung yang ingin: mencari kumpulan referensi tentang energi, mengetahui seluk beluk tentang energi terbarukan secara khusus, mengaplikasikan energi terbarukan dilingkungannya. 

Teknologi energi adalah teknologi yang terkait dengan bidang-bidang mulai dari sumber, pembangkitan, penyimpanan, konversi -energi dan pemanfaatannya untuk kebutuhan manusia. Sektor kebutuhan utama yang paling besar dalam jumlah untuk massa mendatang adalah sektor kelistrikan dan sektor transportasi. Sumber energi dapat digolongkan menjadi dua bagian yaitu energi terbarukan dan energi tak terbarukan. Dalam pembangkitan energi beberapa sistem pembangkitan yang telah digunakan untk memenuhi kebutuhan energi didunia, seperti: pembangkit listrik tenaga air /PLTA, pembangkit listrik tenaga surya/PLTS, pembangkit listrik tenaga uap dan gas/PLTU,PLTG, pembangkit listrik panas bumi/PLTP, pembangkit listrik tenaga angin/bayu/PLTB, pembangkit listrik tenaga gelombang laut/PLTGL, dan pembangkit listrik tenaga nuklir/PLTN. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.



~ Hydropower Technology Program

Photo of a crashing wave with sky and clouds in background.Hydropower

The Wind and Hydropower Technologies Program aims to research, test, and develop innovative technologies capable of generating renewable, environmentally responsible, and cost-effective electricity from water. These include marine and hydrokinetic technologies, which harness the energy from wave, tidal, current and ocean thermal resources, as well as technologies that improve the efficiency, flexibility, and environmental performance of conventional hydroelectric generation.

I want to...

EERE Home | U.S. Department of Energy
Webmaster | Web Site Policies | Security & Privacy | USA.gov

 

~ Wind Energy Technology

 Wind

The wind can be our closest friend or our most feared enemy. It can provide a cool breeze to relax in while you’re on the beach or let you fly a kite at the park. It also helps to carry pollen and other seeds to the ground, which in return creates new forms of life.

But the wind can also cause massive destruction to our water sources, our natural environment and our homes. It is a natural element that can not be destroyed, so the best way to use it to our advantage is to create wind power.

What is wind energy?

Wind energy is energy that is created by using the wind to generate power. It is a form of kinetic energy that can be transformed into mechanical energy or electricity.

How is wind energy created?

Wind power is created by different types of wind power generators. The two most commonly used wind machines are:

Windmills

Windmills are the oldest form of technology used to create wind energy. They were originally created to help pump water for farming and consisted of a tower with a multi-bladed rotary engine. The wind would turn the blades, which would then turn a crankshaft that would pump the water. Windmills can be used for not only pumping water, but also for grinding grain, tobacco and other spices.

Wind Turbines

Wind turbines are the most modern wind machines that also use large blades to generate electricity. These machines consist of blades that are mounted on a turning shaft. The shaft has a gear transmission box that increases the speed of the blades. The transmission is attached to another shaft that turns a generator to create electricity. Wind turbines can be use for charging batteries, pumping water and powering homes.

What are Wind Power Plants?

Wind power plants, also known as wind farms, consist of large groups of wind turbines that use a common power provider to produce electricity. They are all interconnected together through common distribution lines, and they are all controlled and operated by computerized monitoring system.

What are the benefits of wind energy?

Here are some benefits of using wind power:

Wind power is quickly becoming a useful renewable energy around the world. You can learn more about wind power projects, services and providers at the American Wind Energy Association website.

 

~ Energi Surya Sebagai Alternatif

Arsitektur Surya

Apabila kita semua sepakat, bahwa dari sederet panjang kisah peradaban manusia ini kita kurunkan dari abad ke abad, kita simak dan bandingkan abad satu ke abad lainnya maka saat ini kita berada pada satu kurun akhir dari abad 20. Satu abad yang begitu menakjubkan tidak saja karena berbagai perubahan besar yang terjadi akan tetapi terlebih karena pada akhir abad inilah nasib peradaban manusia selanjutnya ditentukan. Oleh karena itu pada masa-masa yang akan datang kita akan dipojokkan dan dihadapkan pada pilihan-pihihan yang sangat mencemaskan dan menakutkan yakni antara berlangsungnya kehidupan atau bencana dan kehancuran. 

Dari salah satu pihihan yang sangat mandesak saat ini adalah energi yang pada kenyataannya telah menduduki mata rantai terpenting dari lingkaran kehidupan manusia. Dengan angka pertumbuhan konsumsi sebesar 2 % pertahun maka dalam 20 tahun mendatang konsumsi energi yang bersumber dari minyak bumi akan meningkat menjadi 60 juta barrel per hari, satu jumlah besar yang tak sebanding dengan sumber cadangan yang ada. Proyeksi-proyeksi ini menjadi penting dan mutlak supaya manusia berinovasi mencari energi-energi pengganti di luar minyak dan gas bumi, yang dapat dipakai sepanjang masa dengan tanpa merusak kaseimbangan ekologi yang ada di permukaan bumi ini.

Sinar Matahari Satu Alternatif

Dari usaha-usaha perbaruan, kemungkinan energi ini ternyata menjanjikan potensi-potensi yang cukup besar antara lain dari energi bermassa, energi angin energi panas samudera, energi hydro serta energi matahari. Semua energi mempunyai tingkat pemanfaatan yang lebih tinggi disebabkan ketersedianya energi ini disetiap tempat di seluruh muka bumi ini dalam jumlah tak terbatas, termasuk juga di Indonesia. Dengan karakteristik penyinaran yang berlebih ini, energi di negara kita merupakan potensi besar yang mutlak harus dikembangkan dan dapat menjadi satu komoditi ekspor, atau paling tidak dapat menjadi self propelling bagi seluruh kebutuhan energi nasional.

Hingga bila kebutuhan akan sejumlah besar energi nasional ini dapat terpenuhi akan kuatlah “power based” bagi usaha pengembangan industri nasional. Terlebih kalau kita melihat bahwa tingkat elektrifikasi rata-rata per daerah di Indonesia hanya sepersepuluh dari tingkat elektrifikasi rata-rata di daerah Eropa sedang tingkat rata-rata radiasi per daerah di Indonesia besarnya dua kali lipat dari tingkat radiasi yang diterima di Eropa.

Oheh karenanya dalam kerangka ini sangatlah relevan sebetulnya bagi Indonesia yang saat ini mungkin memang tidak terlalu mengalami kesulitan energi, untuk mulai merintis usaha digalinya sumber-sumber energi non konvensional. Hingga pada saatnya nanti dimana sumber-sumber minyak dan gas bumi sudah tidak tersedia lagi kita sudah siap dengan sejumlah alternatif pengganti. Hanya saja tentunya semua ini membutuhkan prasyarat dasar untuk marintisnya baik itu menyangkut kondisi sosial-budaya, ekonomi, tingkat pengatahuan dan teknologi.

Revolusi Dalam Berfikir

Banyak para ahli berpendapat bahwa dari berbagai prasyarat untuk menentukan pilihan ke mesa depan satu sikap dasar dalam berpikir mutlak harus dipunyai oleh seluruh umat manusia di dunia. Yakni bagaimana kita semua dapat melihat dan sadar bahwasanya di saat manusia berada pada puncak tertinggi keberhasilannya di saat itu pula manusia berada pada puncak kegagalannya dan puncak krisisnya. Oleh karena itu kita semua hanya kembali menengok sikap dan pandangan dasar kita, baik terhadap alam sebagai orang dan sumber kehidupan serta terhadap kehidupan itu sendiri.

Beberapa gambaran dibawah ini cukup menjadikan kita terkesima, antara lain ternyata bahwa pada setiap detik di Amerika Serikat, dua puluh empat jam sehari, kurang lebih dua juta, mobil berhenti di depan lampu merah dengan mesin-mesin yang masih hidup, dan ini berarti satiap seratus barrel bahan bakar yang dipakai kita hanya akan memperoleh 5% dari manfaatnya, dengan demikian 95% nya telah hilang karena desain serta tata laksana yang sangat buruk. 

Kesemuanya menjadikan kita berpikir akankah sikap dan bentuk kehidupan yang demikian ini akan kita teruskan ?

Dalam kerangka inilah sebetulnya, dalam masa yang sangat singkat diperlukan satu “revolusi berpikir” yang akan menentukan bawa bentuk pilihan bagi kesejahteraan umat manusia di masa yang akan datang.

Urgensi Bidang Dan Profesi Arsitektur

Arsitektur sebagai hasil karya cipta dari satu kompleksitas kreativitas mau tak mau harus selalu bergerak dan berjalan satu atau bahkan beberapa langkah mengikuti gerak dan perjalanan tehnologi. Karena proses penciptaan arsitektur memerlukan investasi tehnologi. Arsitektur sebagai wadah dan ruang kehidupan manusia pada proses berfungsinya juga memerlukan investasi energi yang selama ini cenderung memakai energi artifisial. Dan sesuai pertumbuhan serta perkembangan baik kualitatif maupun kuantitatif dari kehidupan manusia, maka investasi tehnologi serta energi pada karya cipta arsitekturpun samakin bertambah.

Berbagai kemudahan yang dimungkinkan oleh investasi energi artifisial pada arsitektur ini akhirnya terciptalah satu mitos bahwasanya arsitektur pada proses berfungsinya “mutlak” memerlukan investasi energi artificial. Dengan demikian antara dua hal tersebut seakan merupakan dua parameter yang harus saling berkaitan.

Kanyataan semacam ini mungkin memang masih dapat dimungkinkan pada satu kondisi di mana persoalan energi belum mencapai satu krisis yang mencemaskan. Akan tetapi sebaliknya pada kondisi dimana krisis energi sudah sampai pada tingkat parah seperti saat ini mitos diatas tentunya harus kita pecah dan lenyapkan. Karena, meskipun masih jauh dari tingkat kebutuhan energi oleh bidang-bidang industri, investasi energi artifisial pada arsitekiur ini telah menunjukkan kenaikkan dan ketergantungan yang cukup tinggi.

Dengan demikian tentunya sungguh bukan merupakan satu hal yang benar bahwasanya di saat mana manusia dihadapkan pada revolusi berpikir bagi penentuan-penentuan masa depannya, bidang dan profesi arsitekiur terlalu intens berkutat pada dunianya sendiri dari bercakrawala sempit menggelinding pada arah serta jalan kehancuran sebagaimana telah terbukti pada hasil pengambilan sikap dan perilaku manusia terhadap alam ruang kehidupan selama ini.

Kebijakan Aritektur Untuk Masa Depan

Jelaslah apabila bidang dan profesi arsitektur tetap ingin menjadi satu bidang dan profesi yang mampu memberi sumbangan bagi kesejahteraan umat manusia dan bukan sebaliknya menjadi perongrong maka bidang dan profesi arsitektur harus juga membuka cakrawala baru dalam barfikir. Hingga kemudian pada proses penciptaannya akan mengandung “kebijakan-kebijakan” untuk masa depan. Baik kabijakan ke dalam yakni satu kebijakan penciptaan yang menghasilkan fungsionalitas, kepuasan estetis dan emosional pemakainya maupun kebijakan keluar yakni penciptaan karya cipta arsitektur harus mendasarkan diri dengan berbagai unsur di luar arsitektur yang sering kali memang tidak tartihat langsung keterkaitannya. Keduanya, dalam kaitannya dengan krisis energi dan lingkungan dewasa ini membutuhkan satu sikap dasar serta perlakuan yang benar terhadap alam ini sebagai unsur dan sumber dasar kehidupan bukan sebagai satu hambatan dan tantangan yang begitu saja harus ditangkis atau ditolak dengan berbagai bentuk “sun siding, pelindung panas sinar matahari”. Akan tetapi justru bagaimana kita memperlakukannya sesuai kaidah-kaidah kealamannya.

Kesemuanya di atas bukanlah menjadi kesimpulan tentunya bahwa intervensi bidang profesi arsitektur itu merupakan satu yang hal yang “haram” bahkan sebaliknya merupakan suatu “keharusan” hanya saja kita semua sadar bahwa dengan kesadaran “berprofesi tersebut kita semua ingat bahwa profesi arsitektur ini hanyalah sekedar katalisator dari suatu proses yang sedang berjalan.

Teknologi Mahal ?

 
 
 
 

Acapkali orang beranggapan bahwa arsitektur surya identik dengan teknologi mahal. Tetapi tidaklah demikian sebenarnya. Menanam pohon sebagai peneduh, memasukkan sinar matahari untuk maksud penerangan dengan mengatur besar kecilnya kerperluan untuk ventilasi udara sama sekali bukanlah tehnologi mahal. Walaupun hal ini merupakan hasil konversi energi matahari yang kemudian didistribusikan untuk memenuhi, kebutuhan pengkondisian bangunan. Jelas bahwa proses demikian adalah spontan dan mengikuti hukum keseimbangan alam.

Selain itu konversi tanaga matahari dengan bantuan sistem mekanis, seperti dengan menggunakan solar cell, kipas, pompa dan sebagainya tidak juga dapat disebut mahal. Karena, walau perangkat menggunakan teknologi yang mahal, tapi bukan berarti biaya operasinya juga mahal !. Bahkan dapat dikatakan “nol besar” karena bahan bakunya sinar matahari, banyak didapat di sekitar kita secara mudah dan gratis.

Oleh karenanya yang dimaksud dengan arsitektur surya adalah arsitektur yang melibatkan pemanfaatan tenaga atau sinar matahari seoptimal mungkin ke dalam situasi perancangannya. Sehingga segala keputusan yang diambil dalam langkah-langkah perancangannya selalu dipertimbangkan dengan faktor-faktor aplikasi tenaga matahari. Jadi tinggal menata korelasi antara matahari dan proses perancangannya.

Arsitektur Surya Pasif dan Aktif

Kalau kita simak, esensi penciptaan arsitektur adalah usaha untuk memenuhi tuntutan kubutuhan akan ruangan. Ruang yang tercipta haruslah memenuhi standar kenikmatan, seperti kontrol terhadap pencahayaan, penghawaan serta pengkondisian ruang.

Di dalam arsitektur surya, pencapaian kenikmatan ini sering dikaitkan dengan sifat dan tenaga matahari yaitu “pasif” dan “aktif”.

Perangcangan arsitektur surya pasif, didasarkan pada kaidah-kaidah perancangan arsitektur yang selalu mempertimbangkan sifat tenaga matahari. Secara pasif sinar matahari mempengaruhi benda-benda yang dikenainya melalui proses radiasi, reradiasi, konduksi, refleksi yang keseluruhannya bersifat statis murni.

Sebenarnya bentuk perancangan ini telah lama dekat dengan kehidupan kita sahari-hari. Misalnya pencahayaan ruang alam. Di sini sinar matahari yang tidak pernah mengeluarkan efek atau akibat apapun terhadap lingkungan kehidupan manusia, di manfaatkan secara langsung dan seoptimal mungkin untuk penerangan ruangan gedung atau bangunan. Kemudian mengatur elemen pengendalian cahaya untuk mendapatkan intensitas yang dikehendaki, yang antara lain mengatur; (1) Komponen bangunan, seperti letak dan luas lubang cahaya, sun-siding, tirai teritis, dan lain-lain.(2) Jenis vegetesi dan penempatannya dimaksudkan sebagai absorber radiasi maupun reradiasi.

Contoh lain adalah penghawaan yang nyaman dengan mengatur elemen vegetasi sebagai pengontrol/pengendali suhu udara terhadap radiasi, konveksi, refleksi sinar matahari. Atau dengan pemilihan bahan struktur serta usaha-usaha merancang perlubangan untuk maksud pengaliran udara dan sebagainya.

Sedang yang dikatakan arsiteksur surya aktif adalah segala usaha mengubah tenaga/sinar matahari yang mengenai suatu obyek sehingga tenjadi peningkatan nilai-guna terhadap energi. Tenaga tersebut atau dengan kata lain peningkatan nilai guna terjadi dikarenakan adanya investasi terhadap tenaga matahari dalam bentuk energi.

Sistim ini banyak dipergunakan di negara-negara yang beriklim sedang (sub tropis). Karena potensi tenaga/sinar matahari pada belahan dunia ini lebih terbatas dibanding daerah dekat katulistiwa. Sehingga mendorong mereka berusaha untuk mengolah, membudidayakan serta mendaya-gunakan energi matahari ke dalam berbagai bentuk energi lain yang dibutuhkan. Mulai dari sistem pemanasan (heating) air dan udara, sistem pendinginan (cooling), sampai pada solar cell dengan proses photovoltaic listrik. Semuanya mengkoversikan tenaga/sinar matahari ke dalam bengunan dengan cara-cara mekanikal.

Oleh kerenanya bukan suatu hal yang aneh, jika kita temukan beratus-ratus panel kolektor memenuhi setiap sisi dan lekuk bangunan, untuk mengumpulkan sebanyak mungkin sinar matahari ke dalam panel-panel tersebut. Sudah barang tentu, arsitektur surya dengan sistem aktif ini akan memberi warna dan bentuk arsitektur tersendiri.

Arsitektur Surya Kebarat-baratan?

Krisis energi konvensional yang dialami dunia mendorong penemuan satu alternatif pemanfaatan energi seperti halnya arsitektur surya. Di negara barat yang banyak menggunakan sistem aktif perkembangan arsitektur surya sangat pesat. Sehingga selama ini bentuk arsitsktur surya yang dikenal adalah berasal dari barat.

 
 
 

Bangunanan-bangunan banyak mengekspos penampilan atap sebagai tempat penempatan panel-panel kolektor. Bentuk atap didisain sedemikian rupa sehingga arah dan sudut kemiringan atap adalah tertentu guna menampung sebanyak mungkin sinar matahari. Dan karen itu arsitek mencirikan penampilan arsitektur surya di barat sebagai berkarakter “tajam” (sharp) karena sudut-sudut atapnya yang runcing, atau berkarakter “bersih dan getas” (clean and crisp) karena penampilan material kaca yang dominan. Dan kadang-kadang dengan penampilan bentuk yang berani.

Penyelesaian desain yang terlihat dominan pada panel-panel kolektornya sering menjadikan bangunan tidak lagi dapat disebut “solar architecture” melainkan “solar engineering” Ini tidak salah !, karena bangunan yang memanfaatkan tenaga atau sinar matahari banyak diciptakan oleh teknisi-teknisi yang bukan dari kalangan arsitek. Keterlibatan arsitek diharapkan mampu memberikan “visi serta nilai arsitektur” ke dalam bangunan bertenaga surya, terutama sistim aktif ini.

Satu sisi yang tak pernah dilupakan dalam perancangan arsitektur adalah estitika. Terkadang orang mempertanyakan bagaimana menyelaraskan norma-norma atau patokan-patokan pemanfaatan tenaga matahari (yang nota bene sangat kaku) dengan faktor perancangan arsitektur ke dalam suatu bentuk yang estetis. Sulitnya lagi, penilaian estetis sendiri adalah sangat subyektif, bahkan tolok ukur estetis untuk hari ini, lain dengan esok hari. Inilah yang menjadi tantangan bagi arsitek !

Tetapi, terlepas dari masalah estetis atau tidak, arsitektur surya ternyata memperkaya khazanah bentuk arsitektur dunia. Bisa jadi suatu saat tercetus keinginan mencari bentuk arsitektur surya, wallahuaklam !

 

~ Energi Alternatif Surya

 Energi Alternatif Tenaga Surya

ENERGI dengan sumber tenaga surya sudah dikenal lama. Memanfaatkan sinar matahari, bisa diolah menjadi energi. Selanjutnya energi tersebut bisa dimanfaatkan sebagai sumber tenaga listrik. Artinya bisa dipakai untuk menyalakan lampu dan perangkat elektronik lain.

Sayangnya, sumber energi yang banyak tersedia ini tak dimanfaatkan secara optimal. Hanya sebagian kecil saja yang memanfaatkan. Salah satunya adalah PT LAPI ITB yang membuat Penerangan Listrik Tenaga Surya (PLTS) Solare.

Menurut Dr Ing Ir Rudi Rubiandini RS, Direktur Operasi dan Keuangan PT LAPI ITB, PLTS Solare bisa menjadi solusi mendapatkan listrik dengan harga terjangkau. LAPI ITB telah memproduksi ribuan PLTS Solare yang dipakai di berbagai daerah.

Menurut Rudi, tahun 2006-2008 lebih dari 20 kontrak pemasangan Solare tersebar di pedesaan Sulawesi dan sebagian daerah Kalimantan. Total kontrak lebih dari Rp 5 miliar dengan total unit terpasang sekitar 2.000 unit.
"Pemakai umumnya berasal dari daerah yang tak terjangkau PLN. PLTS Solare ini menjadi listrik pedesaan PLN Sulsel dan Sulbar serta beberapa kawasan di Papua," jelas Rudi.

PLTS Solare ditawarkan dalam paket yang terdiri dari solar panel, box saklar, batere, kabel dan beberapa lampu led. Pemasangan sangat mudah karena ada buku manual yang simple untuk dilaksanakan. Harga termurah PLTS Solare ditawarkan Rp 1,8 juta.

Setelah pemasangan ini, lampu tinggal dinyalakan. Tidak ada biaya lainnya selama lampunya masih menyala. Kecuali lampu led mati tentu harus beli lagi, namun itupun tak mahal.
Selain itu, led ini umurnya cukup panjang sekitar 100 ribu jam. Sementara untuk merawat solar sel cukup dicuci bagian atasnya. Yakni untuk membersihkan kotoran yang akan menghalangi masuknya sinar matahari.

Sistem PLTS Solare tidak memakai rangkaian dan komponen elektronik. Sehingga tak ada komponen elektronikal yang mudah rusak. Serta harga sistem PLTS Solare menjadi lebih murah karena tak ada biaya sistem inverter dan sistem kontrol elektronik.
Hingga saat ini, PLTS Solare ini banyak dipakai menjadi lampu jalan. Seperti yang dipakai di beberapa titik jalan tol dan jalan raya di Jakarta. Hebatnya dengan PLTS ini lampu tetap menyala meski listrik lainnya mati akibat terendam banjir.(dar)

Meski Mendung Bisa Tahan Tiga Hari
KEUNGGULAN lain dari PLTS Solare adalah kekuatannya dalam menyimpan energi. Kalaupun mendung, kata Rudi, energi matahari masih bisa diserap. Energi matahari yang tidak full dalam sehari bisa digunakan untuk membangkitkan tenaga.

"Dengan kondisi mendung atau tak ada sinar matahari langsung, energi listriknya masih bisa dipakai tiga hari. Misalnya hari ini kondisi mendung atau cahaya matahari hanya 3/4, bisa dipakai untuk hari ini dan dua hari berikutnya," jelas Rudi.

Dari sisi biaya mungkin terasa mahal pada awalnya. Karena harus membangun sistem sekian juta rupiah. Tapi daya tahannya cukup lama. Untuk solar sell umurnya panjang. Biasanya yang mesti diganti adalah baterenya. Tapi itupun cukup lama, sekitar 5 tahun baru diganti, itupun tergantung pemakaian.

Pemakaian selanjutnya justru terasa lebih murah. Hal itu bisa dilihat dari perbandingan biaya operasional antara sistem penerangan PLN dan PLTS Solare.
Listrik PLN berdaya 450 watt perlu biaya operasional sekitar Rp 32.000/bulan. Sistem PLTS Solare tipe SP-5 hanya memerlukan biaya operasional sebesar Rp 20 ribu/bulan sudah termasuk biaya penyusutan alat.

SP-5 adalah paket PLTS Solare yang paling sederhana ditawarkan Rp 1,8 juta. Yakni solar panel 5 watt, box saklar, batere, kabel, dua lampu berisi 4 led serta satu lampu 8 led. Pemakaian lampu led memberi sinar yang lebih optimal.(dar)

PENERANGAN JALAN UMUM
PJU-TS 20 WP-DC dengan Lampu LED Solare Type SP 20
Nama Barang: Panel Surya
Spesifikasi Teknis:
1. PANEL SURYA
- Poly crystalline/mono crystalline
- Output peak: 2x10 W
- Tegangan nominal: 15 v
- Tegangan pada saat ope circuit: 21 v
- Arus maksimum: 2x700 ma
- Fixing bracket: aluminium strip tebal lk 1,2 mm
- Life time: 10 tahun

2. BATERRY
- Jenis battery: sealed lead acid
- Maintenance free
- Tegangan nominal: 12 V
- Kapasitas: 7 Ah
- Kotak baterry terbuat dari bahan zinc coated/cadmium platting
- Life time: 2 tahun

3. SISTEM KONTROL OTOMATIS
- Berfungsi menyalakan dan mematikan lampu LED secara otomatis

4. LAMPU LED
- Kapasitas cahaya: 80 LED - 500 Lumen
- Lampu beroperasi pada tegangan: 10-13 V
- Jenis LED: super bright white
- Dilengkapi proteksi terhadap tegangan balik
- Kotak lampu terbuat dari durable plastik anti UV
- PCB
- Life time: 5 tahun

5. KABEL
- Kabel power: NYYHY 2x0,75 mm   = 1 lot

6. MATERIAL
- Dudukan lampu terbuat dari pipa baja galvanized 1"
- Mounting bracket, screws & fastener : 1 lot

Cara Pemasangan PJU SP 20
1. Pasangan solar panel set dengan dua buah klem U, kencangkan dengan kunci
2. Masukkan lampu led set ke dalam pipa belalai lalu kencangkan dengan kunci L
3. Sambungkan konektor solar panel ke set dengan konektor lampu led set
4. Pasangkan seluruhnya ke dalam pipa existing menggunakan klem pipa, kencangkan dengan kunci

Fungsi Penerangan Listrik Tenaga Surya
1. Penerangan rumah
2. Mushala dan pesantren
3. Penerangan pada perahu nelayan, bagan apung, bagan tancap
4. Penerangan di puskesmas
5. Penerangan di pos-pos keamanan
6. Penerangan jalan umum dan taman
7. Penerangan untuk kemping atau kegiatan out door
8. Sistem pengisian baterai
9. Radio komunikasi
10. Wartel

PT LAPI ITB
Jalan Ganesha No 15B, Bandung 40132

Offline

 

~ Providers Of Small Wind Turbine Equipment

 Small Wind Turbine Equipment Providers

important Questions to Ask When Shopping for a Small Wind System

Adapted from the June/July 2009 issue of Home Power Magazine, www.homepower.com, 800-707-6585

Equipment manufacturers or their dealers should be able to answer the following questions about their products (see also www.awea.org/smallwind/faq.html):

  • What is the energy output (measured in kilowatt-hours or kWh – not in kilowatts or kW) of the turbine, over one year, in average wind speeds of 8 to 14 mph?  Is this calculated using real-life ("field") data (preferred), or laboratory / wind tunnel testing?
  • Can you refer me to other customers who have owned [Model X] for a period of time?  (The longer, the better.)
  • What is the warranty length and coverage (industry standard is 5 years)?
  • Has the turbine/tower ever gone through a reliability test?  By whom?  For how long?  What were the results?
  • How long has the company been producing turbines?
  • How long has [Model X] turbine been available to sale to ordinary customers – not in the prototype or beta testing phase?
  • For how long was the prototype tested?  By whom?  In the field or in a laboratory?
  • How many turbines of [Model X] been sold, and for how many years? How many of these are still running?
  • How frequently has [Model X] been redesigned?  What were those changes and how recent were they?
  • What problems have other customers encountered and how have you dealt with them?

The American Wind Energy Association (AWEA) has compiled the following list of U.S. manufacturers and suppliers of wind turbines for use in residential, farm, and commercial/industrial applications. Many have Web sites or are accessible through E-mail links. Links are also provided to the company listings on the AWEA Industry Member Directory.

The following is a list of turbines that are eligible for financial incentives by the California Energy Commission and/or the New York State Energy Research and Development Authority, and are AWEA Corporate members (see http://www.powernaturally.com/Programs/Wind/qualified_wind.asp?i=8 and http://www.consumerenergycenter.org/cgi-bin/eligible_smallwind.cg), and/or are determined by AWEA's Small Wind Turbine Committee as commercially available with multiple publicly accessible operational installations in the U.S.:

Manufacturer Models (Rated Capacity)
Abundant Renewable Energy
www.abundantre.com
ARE110 (2.5KW), ARE442 (10KW)
Aerostar
www.aerostarwind.com
Aerostar 6 Meter (10KW)
Aerostar Independence (10-30 kW)
AeroVironment
www.avinc.com
AVX-1000 (1kW system)
Bergey Windpower Co.
www.bergey.com
BWC XL.1 (1 kW),
BWC EXCEL (10 kW)

Cascade Engineering, Inc.
www.swiftwindturbine.com

SWIFT Wind Turbine (1.0 kW)

Endurance Wind Power
www.endurancewindpower.com
E3120 50kW, G3120 35kW, S343 5kW
Energy Maintenance Service
www.energyms.com
E15 (35 kW or 65 kW)
Entegrity Wind Systems
www.entegritywind.com
EW50 (50 kW)
Gaia-Wind Ltd
www.gaia-wind.com
11kW
Mariah Power
www.mariahpower.com
Windspire (1.2 kW)
Northern Power
www.northernpower.com
NPS 100 (100 kW)
Proven Energy, Ltd.
www.provenenergy.co.uk
Proven 2.5 (2.5kW), Proven 6 (6kW), Proven 15 (15kW)
ReDriven Power, Inc.
www.redriven.net
2kW   5kW   10kW   20kW
Southwest Windpower Co.
www.windenergy.com
AIRX (400 W), Whisper 100
(900 W), Whisper 200 (1 kW), Whisper 500 (3 kW),
Skystream 3.7(1.8 KW)
TechnoSpin Inc.
www.tswind.com
PowerSpin TSW 2000 (2KW), ComSpin C 2000 (2KW)
Urban Green Energy
www.urbangreenenergy.com
UGE-300 (300W rated capacity),
UGE-1K (1kW rated capacity),
UGE-4K (4kW rated capacity)
Ventera Energy, Inc.
www.venteraenergy.com
VT10 (10kW)
WePOWER
www.wepower.us
Falcon
1.2kW   3.4kW   5.5kW   12kW
Windvertiser
Wind Energy Solutions Canada
www.windenergysolutions.ca
WES 5 Tulipo - (5 Metre Rotor Dia. - 2.5 kW), WES 18 - (18 Metre Rotor Dia. - 80 kW), WES 30 - (30 Metre Rotor Dia. - 250 kW)

Wind Turbine Industries Corp.
www.windturbine.net

23-10 Jacobs (10 kW),
31-20 Jacobs (20 kW)

Abundant Renewable Energy
Aerostar, Inc

PO Box 52
Westport Point, MA 02791
Phone: (508) 636-5200
Fax: (503) 636-3192
E-mail: Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
Web: www.aerostarwind.com
Contact: Paul L. Gay

AEROSTAR wind turbines utilize induction generators allowing simple direct utility interconnection without the need for an inverter.  The two blade teetering rotor substantially reduces loads on the turbine and tower resulting in a smooth running, efficient and low cost system.  Although the turbine design goes back to the early 1980s, the design incorporates the latest advances in materials and technology.  Advances include variable generator excitation control which substantially improves energy capture at low wind speeds, aerodynamic rotor control to ensure safe operation and acoustic isolation of moving parts for extremely quiet operation.  All systems are available with a color touch screen display, data logging of wind speeds and turbine output and an Ethernet interface so you can monitor your turbine performance from anywhere in the world.

TOP

Bergey Windpower Company
Cascade Engineering, Inc. - SWIFT Wind Turbine
Endurance Wind Power
Energy Maintenance Service, LLC
Entegrity Wind Systems
Gaia-Wind Ltd
Mariah Power
Proven Energy Ltd
ReDriven Power
 Southwest Windpower
TechnoSpin Inc.

601 W 26th St
New York NY 10001-1129
Phone: (212) 751-8336
Fax: (212) 656-1444
E-mail: Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
Web: www.tswind.com
Contact: Mark Segal

TechnoSpin develops and manufactures revolutionary small wind energy systems. Our cutting edge blade technology and in-house expertise allows us to offer cost-efficient and easily customized wind power solutions to fulfill consumer, business and industrial needs at grid-connected and off-grid locations worldwide.

The turbine (with rotor diameter of 9.84ft) produces between 2,000 and 12,000 kWh per year in average winds of 9 and 25mph, respectively.  Key product advantages include: quiet enough to have a conversation at its base while the turbine is at full operating speed; negligible vibration; light weight and low load; and easy installation.

TechnoSpin wind turbines offer solutions for residential commercial use, street and highway lighting, security control systems, and many other applications. Our turbines are especially suitable for roof-top and telecom tower installation.

TOP

Urban Green Energy
Ventera Energy
 WePOWER

32 Journey, Suite 250
Aliso Viejo, CA  92656
Phone:  (866) 385-WIND (9463)
Fax:  (800) 291-7239
E-mail:  Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
Web:  www.wepower.us
Contact:  Howard Makler

WePOWER is a leading manufacturer and developer of small wind energy systems globally, specializing in Vertical Axis Wind Turbines.

WePOWER's Wind Turbines operate in both low and high winds, and can be used in urban, suburban and rural environments, delivering clean energy to residential, commercial, industrial and government applications. With few moving parts, WePOWER's patented airfoil design is virtually vibration-, noise-, and maintenance-free, providing best-in-class products and solutions.

Our family of Wind Turbines includes our Falcon line, with available sizes including: 1.2kW, 3.4kW, 5.5kW and 12kW, all certified by the California Energy Commission.

Our patented Windvertiser™ line features a method to display moving images on wind turbines including eco-graphics, corporate images and even logos to promote a Green Halo™ which visually communicates your commitment to help the environment.

TOP

 Wind Energy Solutions (WES) Canada

2952 Thompson Road,
Ontario, Canada
Phone: 905-957-8791
Fax: 905-957-8789

E-mail: Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya '; document.write( '' ); document.write( addy_text76716 ); document.write( '<\/a>' ); //-->\n Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
Web:
www.windenergysolutions.ca
Contact: Ken Baigent

 Wind Turbine Industries Corporation

16801 Industrial Circle, SE
Prior Lake, MN 55372
Phone: (952) 447-6064
Fax: (952) 447-6050
E-mail: Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
Web: www.windturbine.net
President: Archie J. Pavek
Manager: Steve T. Turek

The exclusive manufacturer of the Jacobs® wind energy systems since 1986, the wind plants range in size from 10kW to 20kW, with rotor sizes ranging from 23 ft. (7 m) to 29 ft. (8.8 m). These systems can provide power for a broad range of applications, which include Grid Intertie (utility bill reduction) or Hybrid battery charging (remote battery charging). The Jacobs® wind energy systems have over 70 years of history providing clean, quality, reliable and efficient power in the USA and around the world.

TOP

AMERICAN WIND ENERGY ASSOCIATION®

 

 
Halaman 423 dari 994
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook