Alpen Steel | Renewable Energy

Rubrik ini adalah kumpulan artikel tentang energi yang di-upload oleh para member kami. Semoga bermanfaat bagi pengunjung yang ingin: mencari kumpulan referensi tentang energi, mengetahui seluk beluk tentang energi terbarukan secara khusus, mengaplikasikan energi terbarukan dilingkungannya. 

Teknologi energi adalah teknologi yang terkait dengan bidang-bidang mulai dari sumber, pembangkitan, penyimpanan, konversi -energi dan pemanfaatannya untuk kebutuhan manusia. Sektor kebutuhan utama yang paling besar dalam jumlah untuk massa mendatang adalah sektor kelistrikan dan sektor transportasi. Sumber energi dapat digolongkan menjadi dua bagian yaitu energi terbarukan dan energi tak terbarukan. Dalam pembangkitan energi beberapa sistem pembangkitan yang telah digunakan untk memenuhi kebutuhan energi didunia, seperti: pembangkit listrik tenaga air /PLTA, pembangkit listrik tenaga surya/PLTS, pembangkit listrik tenaga uap dan gas/PLTU,PLTG, pembangkit listrik panas bumi/PLTP, pembangkit listrik tenaga angin/bayu/PLTB, pembangkit listrik tenaga gelombang laut/PLTGL, dan pembangkit listrik tenaga nuklir/PLTN. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.



~ Kepala Dinas (DKP-Damkar) Bekasi Pastikan Lampu PJU Nyala Optimal



 
Lampu Jalan Dijamin Nyala Sepanjang Mudik

 
PERBAIKI LAMPU : Petugas sedang memperbaiki lampu yang mati di sepanjang jalan yang digunakan arus mudik. DWI SEPTIAJI/RADAR BEKASI
KEDUNGWARINGIN - Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemadam Kebakaran (DKP-Damkar) Jamaludin memastikan lampu sepanjang jalur mudik wilayah Kabupaten Bekasi akan nyala optimal menerangi jalan yang dilintasi para pemudik.

Menurut Jamaludin, pihaknya sudah turun ke lapangan untuk memastikan sekaligus memperbaiki lampu yang rusak. “Untuk mendukung kelancaran arus mudik 2010 ini, kami mengganti 40 lampu yang mati dari 800 lampu yang berdiri dari Tambun sampai Kedungwaringin,” jelas Jamaludin saat ditemui ketika sedang memperbaiki lampu Kedungwaringin.


Menurut Jamaludin pengerjaan ini semakin diintensifkan hingga H-3. Upaya pemasangan lampu kata Jamaludin, menggunakan truk krane yang bisa menjangkau tiang setinggi 13 meter. “Pengerjaan ini dimulai sejak 3 September sampai 7 September atau H-3.


Semua akan dikerjakan secara maksimal mengingat jalur tersebut merupakan jalur mudik yang paling ramai digunakan oleh pengendara motor. Kami harus bergerak cepat untuk mengurangi tingkat kecelakaan,” pungkas pria kelahiran Cibarusah 1962 ini.


Jamaludin juga mengaku lampu penerang jalan difungsikan dengan anggaran yang tersedia. “Untuk prioritas pertama di tahun 2010 ada tiga kriteria jalan yang akan didahulukan penerangan jalannya. Karena kita masih terbatas dengan anggaran pemeliharaan cuma Rp700 juta untuk 7800 penerangan jalan,” jelasnya.


Sementara Kasie Penataaan PJU (Penerangan Jalan Umum) Andi Suhadi mengaku untuk memasang lampu di jalan negara dan provinsi membutuhkan 12 orang ahli listrik.


“Pemasangan PJU ini gak bisa sembarangan pasang, sebelum dipasang dicek setrum, lalu dicek MCB (Main Circuit Breaker) pada bagian tengah tiang, baru lanjut ke travo, setelah inditor di periksa apakah masih aktif atau tidak baru bisa pasang lampu,” singkatnya sambil menambahkan dari Bulan Januari sampai September tahun 2010 ini sudah dua tahap membenahi penerangan jalan yang juga kebetulan berbarengan dengan arus mudik. (jie)
 
Sumber : Radar Bekasi
 

~ Lampu PJU Dan Jalur Utama Arus Mudik Lebaran

Jalur Mudik Wilayah Sedayu Perlu Lampu PJU

Jalur utama arus mudik Lebaran yang melintas di wilayah Desa Argosari Sedayu, hingga kini belum terpasang lampu penerangan jalan umum atau PJU.

Jalan sepanjang sekitar 2 km itu berada di timur Jembatan Bantar, hingga perempatan persimpangan Sedayu. Tidak adanya lampu penerangan jalan, sehingga kerap menimbulkan kecelakaan lalulintas.

Kondisi gelap juga sering dimanfaatkan orang tidak bertanggung jawab menggelar minuman keras. Lurah desa Argosari, Hidayat Rochman mengatakan, tidak adanya lampu penerangan banyak dikeluhkan masyarakat dan sejumlah pengguna jalan.

Adanya lampu jalan sangat penting, mengingat jalur tersebut merupakan penghubung kendaraan dari Yogyakarta, Solo Surabaya menuju Bandung & Jakarta. Ia mengatakan,di timur jembatan terdapat sejumlah tiang, tetapi hingga kini belum ada lampu penerangan.

Padahal  keberadaan tiang sudah sejak beberapa waktu lalu. Pihak pemerintah Desa Argosari telah melakukan berbagai upaya agar penerangan jalan dipasang. Termasuk diusulkanya permasalahan lampu itu dalam rencana musyawarah pembangunan.

Hidayat menjelaskan, tidak adanya lampu tersebut sering menimbulkan kecelakaan, terutama  ketika kendaraan melintas di tikungan. Ia berharap  dinas yang memiliki wewenang segera memasang lampu penerangan jalan.

 

Sumber : Berbagai Sumber

 

~ Lomba Solar World, Mobil Tenaga Surya

Balap Mobil Tenaga Surya Jakarta-Surabaya PP

 

 

AMERIKA, KOMPAS.com  Berbicara mobil bertenaga surya, Amerika boleh dibilang berada paling depan. Tak cuma perkembangan, kompetisinya pun sudah bertaraf internasional. Salah satunya adalah ajang The 2010 American Solar Challange (ASC), Minggu lalu, dengan jarak tempuh Jakarta-Surabaya pergi pulang.

Lomba diikuti 17 mobil bebas emisi antara lain yang berasal dari Kanada, Jerman, Taiwan, dan tuan rumah, Amerika. Balapan dimulai dari Broken Arrow, Oklahoma, sampai Paerville, Illinois, yang terbentang sepanjang 1.770 km (atau setara jarak Jakarta-Surabaya). Peserta bersaing menjadi yang tercepat. Pemenang ditentukan dari desain dan bentuk kendaraan.

Di antara para peserta terdapat produsen sel solar terbesar di AS, SolarWorld, yang diwakilkan kendaraan andalan SolarWorld No.1. Sementara itu, mobil dikendarai seorang mahasiswa dari Universitas Bochum, Jerman, jurusan Teknik Sipil.

Kemampuan SolarWorld No.1 telah dibuktikan dalam serangkaian tes, termasuk penghitungan waktu total. Kendaraan ini dibekali lembaran photovoltaic dengan efisiensi tinggi untuk menangkap tenaga surya dan mengubahnya menjadi energi kinetik.

"Mobil balap tenaga surya kami akan menjadi panutan di seluruh AS dengan tenaga bersih berasal dari matahari. Kami telah mengembangkan teknologi ini sejak pertengahan 1970," ujar Kevin Kilkelly, Presiden SolarWorld California, seperti dilansir autoevolution, kemarin.
 
Sumber: Kompas 

 

 

~ Ford Gandeng Detroit Edison dan Xtreme Power

Pabrik Ford Bertenaga Surya


AUTOEVOLUTION

 

Penulis: AGKMICHIGAN, KOMPAS.com - Ford memanfaatkan energi surya sebagai tenaga alternatif. Bukan untuk menggerakkan mobil, melainkan kegiatan produksi di pabrik Michigan. Langkah seperti ini sudah diterapkan Toyota di lingkungan pabriknya di Tsutsumi, Nagoya, Jepang.

Ford menggandeng Detroit Edison dan Xtreme Power, produsen energi solar terbesar di Michigan. Mereka membuat generator yang mampu menghantar tenaga listrik hingga 500kw. Keberadaannya dibersamakan dengan fasilitas penyimpan tenaga yang sudah dipunyai 750 kw dengan kemampuan dua tuja watt per jam. Jumlah ini sama dengan mengaliri listrik 100 rumah di Michigan selama setahun penuh, tanpa henti.

"Dengan sistem tenaga surya ini, kami bisa menambah kemampuan vital pada sumber energi tergantikan. Sebuah teknologi pintar pada fasilitas industri," papar Jim Tetreault, Vice President Manufacturing Ford.

Energi yang tersimpan, tak hanya akan mengalir untuk kebutuhan produksi pabrik tapi juga akan digunakan untuk menyuplai tenaga ke 10 stasiun charging di pabrik. Saat pabrik dalam masa idle, energi akan tersimpan untuk musim-musim dimana tak ada sinar matahari banyak.

"Proyek ini merupakan salah satu bentuk transformasi pabrik Michigan dari sekedar produsen SUV terbesar tapi juga yang paling moderen, fleksibel, dan berumur panjang," tambah Tetreault.

 

 

Sumber :  autoevolution

 


 

~ Sungai Winning Meluap, Pembangkit Listrik Dibalut Lumpur

Hujan Mengguyur, Pembangkit Listrik Diterjang Longsor

Liputan6.com, Buton: Bencana tanah longsor terjadi di Kecamatan Pasar Wajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Kamis (19/8) sore. Peristiwa tersebut terjadi karena hujan deras mengguyur kawasan itu selama dua hari dua malam dan mengakibatkan tebing tanah sepanjang tiga kilometer menuju Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) longsor di 20 tempat.

Keadaan tersebut membuat akses menuju PLTM terputus dan luapan air Sungai Winning meluap akibat banjir. Mesin PLTM pun terendam banjir dan merusak alat pembangkit. Akibatnya, dari pantauan SCTV, Jumat (20/8), listrik di enam desa di Kecamatan Pasar Waju terputus.

Padahal PLTM tersebut adalah satu-satunya pembangkit listrik yang digunakan masyarakat di Kecamatan Pasar Wajo. Petugas dan karyawan kantor PLTM juga tidak bisa berbuat banyak. Kini mereka hanya bisa membersihkan balutan lumpur yang menutupi badan mesin.

Menurut petugas PLTM Winning, Abidin, longsor terjadi setelah hujan mengguyur dua hari berturut-turut. Tak hanya memutuskan aliran listrik, akses jalan menuju PLTM Winning juga putus. Hingga kini, mesin pembangkit listrik belum bisa difungsikan, masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan dan menyelesaikan permasalahan akibat bencana banjir dan longsor tersebut.(BJK/AYB)

 

Sumber : Liputan 6

 
Halaman 292 dari 1047
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook