Ledakan di Batan Terjadi Saat Penelitian Biodiesel Teknik Ultrasonik
Ledakan yang terjadi di Laboratorium Crystal Growing, Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), terjadi ketika para peneliti yang menjadi korban itu, tengah melakukan penelitian sintesa bahan biofuel atau bioediesel.
Hal itu disampaikan Kepala Batan Hudi Hastowo, yang mendampingi Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) Kusmayanto, dalam jumpa pers di Batan, Serpong, Tangerang, Selasa (11/9/2007).
"Kegiatan yang dilakukan peneliti itu melakukan sintesa bahan biofuel atau bioediesel, dengan teknik ultrasonik yang menggunakan metode estrifikasi," jelas Hudi.
Selain penelitian itu, tutur Hudi, para peneliti itu juga sedang membuat bahan additif terkait. Bahan additif ini nantinya, diharapkan dapat meningkatkan nilai sectan untuk MFO (marine fuel oil) yang dihasilkan.
"Sehingga, proses pembakaran bahan bakar tersebut menjadi lebih efektif," paparnya. Menurut Hudi, seluruh kegiatan penelitian yang berakhir ledakan itu, dilakukan di laboratorium kimia biasa atau non radiasi. "Ini, artinya di luar pagar kuning," tegas Hudi kembali. (ism)
Sumber : Ledakan di Batan Terjadi Saat Penelitian Biodiesel Teknik Ultrasonik
JAKARTA

- ~ Bisa Kurangi Kebutuhan Minyak 2,4 Juta Kiloliter dapat di Efisiensikan dengan Biofuel 5 Persen
- ~ Pabrik Biodiesel Mulai Rintis di Rintis Astra Agro
- ~ Menbangun Biofuel Butuh Upaya
- ~ Butuh Upaya Bangun Biofuel Untuk Energi Alternatif.
- ~ Palembang, Kompas
- ~ Pengolahan Limbah Sawit Jadi Energi Listrik
- ~ Energi Yang Berasal Dari Mahluk Hidup
- ~ Biofuel Untuk Pembangkit Panas
- ~ Pengembangan Biodiesel Mengalami Kendala
- ~ Bahan Bakar Hayati Dari Bahan Organik




