Dengan pengurangan penggunaan BBM termasuk untuk pembangkit tenaga listrik, maka diharapkan subsidi BBM dan listrik yang ditanggung negara pun bisa dikurangi.
Demikian disebutkan dalam siaran pers penjelasan Menko Perekonomian/Menteri Keuangan, Jumat (15/8/2008).
"Untuk mengurangi subsidi BBM dan listrik, pemerintah sedang menggiatkan penggunaan sumber energi alternatif di luar BBM termasuk mempercepat pembangunan pembangkit listrik non BBM dan program pengembangan biofuel," bunyi siaran pers tersebut.
Dalam RAPBN 2009, pemerintah juga masih mempertahankan subsidi BBM dan listrik dalam porsi yang cukup besar. Antara lain subsidi BBM hingga Rp 101,4 triliun, termasuk subsidi LPG sebesar Rp 14,6 triliun.
Sebagian besar subsidi BBM digunakan untuk subsidi minyak tanah yang banyak dikonsumsi oleh keluarga miskin. Pemerintah juga masih mengalokasikan subsidi listrik sebesar Rp 60,4 triliun.
(lih/ir)
sumber: detik.com

- ~ Pengembangan Biofuel di Indonesia
- ~ Economic Challengges: Raja Energi Biofuel diDunia Di Indonesia
- ~ Bahan Bakar Hayati Dari Bahan Organik
- ~ Energi Biofuel Sebaiknya Jadi Prioritas Terendah
- Biogas Menghemat Biaya Negara
- ~ Pertamina Siap Produksi Biodiesel Dari CPO
- ~ Generasi Kedua Biofuel Berpotensi
- ~ Teknologi Pembangkit Listrik Dari Mikroba
- ~ Pembuatan Hidrogen Dari Minyak Bunga Matahari
- ~ Produksi ''Biofuel" Generasi 2 Sebagai Alternatif




