Sungai Papua Potensial untuk PLTMH
"Sungai di Papua rata-rata memiliki debit air yang tersedia sepanjang waktu, termasuk saat musim kemarau, sehingga potensial dikembangkan sebagai pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH)," kata Dosen Jurusan Teknik Elektro Universitas Cenderawasih (Uncen) Yosef Lefaan MT, di Jayapura, Rabu (30/6/2010).
Selain itu, syarat lain agar sungai dapat menghasilkan tenaga listrik adalah memiliki air terjun yang posisinya tinggi untuk menggerakkan turbin.
Menurut Yosef, sungai di Papua baik besar maupun kecil memenuhi syarat teknis tersebut sehingga memungkinkan dikembangkan sebagai sumber tenaga listrik yang ramah lingkungan karena tidak menghasilkan gas rumah kaca atau limbah.
Sejauh ini sejumlah daerah terpencil di Papua yang belum mendapatkan listrik dari PLN telah memanfaatkan aliran sungai untuk PLTMH, misalnya, di Wamena di Kabupaten Jayawijaya dan Mulia di Kabupaten Puncak Jaya.
Menurut dia, di Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom beberapa kampung juga sudah mendapatkan listrik dengan teknologi mikro hidro, sedangkan daerah lain yang dalam perencanaan pembangunan PLTMH adalah di Kabupaten Yalimo, Tolikara, dan Pegunungan Bintang yang secara geografis terletak di daerah pegunungan tengah Papua.
Yosef mengatakan, masih banyak kampung terpencil di daerah pedalaman Papua yang hingga kini belum mendapatkan listrik akibat sulitnya membangun infrastruktur pembangkit listrik.
Oleh sebab itu, sumber daya sungai menjadi salah satu alternatif yang potensial sebagai sumber tenaga listrik untuk masyarakat.
Salah satu sungai di Papua yang cukup besar menghasilkan daya listrik adalah Mamberamo. Sungai yang panjangnya mencapai 800 kilometer ini mampu menghasilkan daya sebesar 9.932 megawatt (MW).
Sungai tersebut melintasi daerah pegunungan bagian tengah Papua dan bermuara di utara Samudra Pasifik.
Di bagian selatan Pulau Papua juga mengalir Sungai Digul yang potensi dayanya mencapai 1.522 MW, Sungai Yuliana 2.291 MW, Sungai Tuuga 1.624,6 MW, dan Sungai Lorentz 232 MW.
Sumber : Kompas
Provinsi Papua sampai saat ini memiliki 29 Kabupaten/Kota, terdiri dari 28 Kabupaten dan 1 Kota. Sembilan belas Kabupaten/Kota diantaranya merupakan Kabupaten/Kota baru hasil pemekaran daerah.
Daftar Nama Kabupaten/Kota Propinsi Papua:
Kabupaten Asmat (Agats),Kabupaten Biak Numfor (Biak), Kabupaten Boven Digoel (Tanah Merah),Kabupaten Deiyai,Kabupaten Dogiyai (Kigamani),Kabupaten Intan Jaya,Kabupaten Jayapura (Sentani),Kabupaten Jayawijaya (Wamena),Kabupaten Keerom (Waris),Kabupaten Kepulauan Yapen
(Serui), Kabupaten Lanny Jaya (Tiom),Kabupaten Mamberamo Raya (Burmeso),Kabupaten Mamberamo
Tengah (Kobakma),Kabupaten Mappi (Kepi),Kabupaten Merauke (Merauke),Kabupaten Mimika (Timika),Kabupaten Nabire (Nabire),Kabupaten Nduga (Kenyam),Kabupaten Paniai (Enarotali),Kabupaten Pegunungan Bintang (Oksibil),Kabupaten Puncak (Ilaga),Kabupaten Puncak Jaya (Kotamulia),Kabupaten Sarmi (Sarmi),Kabupaten Supiori (Sorendiweri),Kabupaten Tolikara (Karubaga),Kabupaten Waropen (Botawa),Kabupaten Yahukimo (Sumohai),Kabupaten Yalimo
(Elelim),Kota Jayapura (Jayapura)
Daftar Kabupaten/ Kota Ibu Kota Provinsi Papua Barat:
Kabupaten Fakfak (Fakfak), kabupaten Kaimana (Kaimana), Kabupaten Manokwari (Manokwari),Kabupaten Maybrat (Kumurkek), Kabupaten Raja Ampat (Waisai), Kabupaten Sorong Sorong, Kabupaten Sorong Selatan (Teminabuan),Kabupaten Tambrauw (Fef), Kabupaten Teluk (Bintuni Bintuni),Kabupaten Teluk Wondama (Rasiei), Kota Sorong.

- ~ Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, Listrik Limbah Sawit
- ~ 17.500 Rumah Siap Huni Yang Belum mendapatkan listrik
- ~ Tebu Jadi Listrik
- ~ Benarkah, 10 Butir Belimbing Wuluh Hasilkan Energi 2,5 Volt Listrik?
- ~ 24,6 Persen Dari 1,07 Juta KK Di DIY Blum Dapat Listrik
- ~ Bagikan 200 Ribu Panel Surya
- ~ Pengembangan Energi Surya Besar-Besaran Di Indonesia
- ~ Peneliti Massachusetts Institute of Technology Temukan Listrik Dari Pohon
- ~ Kampung Mandiri Energi Manfaatkan Sagu, Nipa, Jarak Pagar, Kelapa, Sawit, Singkong Dan Tebu
- ~ Pembangkit Listrik Tenaga Osmosis Pertama Di Dunia




