Unit I PLTU Labuhan Angin Masih Rusak
Meski telah rusak sejak bulan Maret lalu, perbaikan Unit I Pembangkit Listrik Tenaga Uap Labuhan Angin di Sibolga masih belum jelas kapan selesainya. Hingga saat ini baru Unit II PLTU Labuhan Angin yang listriknya sudah masuk ke sistem listrik Sumatera Utara. Labuhan Angin merupakan salah satu pembangkit listrik buatan China di Sumatera Utara, selain Pembangkit Listrik Tenaga Air Asahan I.
PLTU Labuhan Angin memiliki kapasitas 2 x 115 megawatt (MW). Unit I PLTU Labuhan Angin mengalami kerusakan saat diuji coba bulan. Seharusnya, PLTU Labuhan Angin telah resmi beroperasi mulai bulan Maret silam sesuai rencana PLN.
Menurut Edy Nirwan dari PLN Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumatera Utara, Aceh dan Riau, kerusakan Unit I PLTU Labuhan Angin terjadi pada turbin blade. Edy yang juga Manajer Proyek PLTA Peusangan tak bisa menjelaskan, kapan proses perbaikan turbin blade ini selesai.
Dia membantah kerusakan terjadi karena turbin blade tersebut buatan China sebagai mana komponen PLTU Labuhan Angin lainnya. "Bukan karena buatan China. Kami memang mengganti turbin blade yang rusak dengan turbin blade baru sehingga agak lama," ujar Edy di Medan, Rabu (19/8).
MEDAN, KOMPAS.
- ~ Tragedi Sel Surya Di Indonesia
- ~ Listrik Tenaga Surya Dinikmati 5.212 Rumah
- ~ Pompa Air Tenaga Surya Masih Terbatas
- ~ Mikrohidro Dan Tenaga Surya Menjadi Alternatif Pilihan Di Bali
- ~ Belum Terjamah Listrik daerah Kedampal
- ~ Energi Terbarukan Perlu Insentif Proyek Penghasil
- ~ Alternatif Pembangkit Listrik untk turbin angin
- ~ Pengembangan Energi Bayu Di Indonesia
- ~ Bangka Belitung (Babel), akan mengembangkan energi listrik Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkal Pinang,
- ~ Solusi bagi Masa Depan Energi Terbarukan




