Alpen Steel | Renewable Energy

~ Pertumbuhan Sektor Listrik Naik Di Sumatera Utara

Pertumbuhan Ekonomi Masih Lambat

 

Medan, Kompas - Pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara selama tahun 2009 mencapai angka 5,07 persen, semakin melambat dibandingkan dengan pertumbuhan tahun 2008 yang mencapai 6,39 persen dan tahun 2007 yang mencapai 6,9 persen. Namun, angka pertumbuhan di Sumut masih lebih tinggi daripada angka pertumbuhan ekonomi nasional, yakni 4,55 persen pada tahun 2009 dan 6,1 persen pada tahun 2008.

”Krisis keuangan global masih memberi pengaruh pada pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan secara khusus Sumatera Utara. Namun, adanya pertumbuhan masih menunjukkan adanya geliat ekonomi yang bagus,” tutur Kepala Badan Pusat Statistik Sumut Alimuddin Sidabalok, Rabu (10/2).

Angka pertumbuhan ekonomi tahun 2009 juga lebih rendah dari target rencana pembangunan jangka menengah Sumut sebesar 5,69 persen. Tercatat hanya sektor listrik, gas, dan air bersih yang pertumbuhannya naik dibandingkan dengan tahun lalu, sementara delapan sektor lainnya tumbuh lebih rendah.

Menurut Alimuddin, krisis keuangan global yang terjadi pada tahun 2008 masih berdampak pada perekonomian Sumut hingga triwulan satu dan triwulan dua tahun 2009. Nilai ekspor Sumut baru mengalami peningkatan pada akhir tahun 2009 hingga di atas 100 persen.

”Pembangunan infrastruktur yang menyeluruh akan sangat membantu pertumbuhan ekonomi di Sumut, terutama jalan dan ketersediaan energi, yakni listrik,” kata Alimuddin. Pertumbuhan selalu membutuhkan penambahan energi. Selama ini antara permintaan dan penawaran listrik tidak seimbang.

Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Sumut Khaerul Agus menambahkan, secara umum terjadi pelambatan pertumbuhan di semua sektor ekonomi. Pertumbuhan tertinggi tercatat pada sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 7,56 persen, meskipun 2008 sektor ini tumbuh lebih tinggi, mencapai 8,89 persen.

Adapun di subsektor angkutan yang pada tahun 2008 tumbuh 8,44 persen, pada tahun 2009 tumbuh 7,68 persen. Di subsektor komunikasi yang pada tahun 2008 tumbuh 10,74 persen, tahun 2009 tumbuh 7,09 persen.

Sektor pertanian yang pada tahun 2008 tumbuh 6,05 persen, tahun 2009 hanya tumbuh 4,85 persen. Adapun sektor jasa tumbuh sebesar 6,62 persen, menurun dibandingkan tahun 2009 yang mencapai 9,48 persen, sektor bangunan 6,54 persen (tahun 2008 sebesar 8,10 persen), sektor keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan sebesar 6,14 persen (tahun 2008 sebesar 11,3 persen), sektor perdagangan, hotel, dan restoran tumbuh 5,43 persen (tahun 2008 sebesar 6,14 persen.

Alimuddin menambahkan, PDRB Sumut atas dasar harga berlaku 2008 mencapai Rp 236,23 triliun, sedangkan berdasarkan harga konstan 2000 sebesar Rp 111,56 triliun. Sedangkan PDRB per kapita naik 8,87 persen dari Rp 16,4 juta pada tahun 2008 menjadi Rp 17,84 juta pada tahun 2009. (WSI)

 

Sumber : Kompas

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook