China Diserbu Produsen Komponen Mobil Listrik

SANTA MONICA, KOMPAS.com — Selain Amerika, China tampaknya bakal menjadi pasar utama mobil listrik. Tak heran, industri komponen pendukung dari luar memilih Negeri Tirai Bambu ini sebagai home industry. Salah satunya adalah perusahaan gabungan dari Lishen Power Battery dan Coda Automotive yang akan memproduksi baterai ion-lithium berskala massal.
Kedua perusahaan, seperti dilansir Insidelane.com, Jumat (2/4/2010), bahkan telah menyiapkan dana senilai 294 juta dollar AS (sekitar Rp 2,7 triliun) untuk merealisasikan investasi tersebut. Hasil produksi baterai ion-lithium ini rencananya akan langsung dijual secara komersial ke publik.
Lishen selama ini dikenal sebagai produsen baterai yang memasok produknya ke beberapa perusahaan elektronik dunia, seperti Apple, Samsung, Motorola, dan Vodafone. Lishen juga diminta untuk memenuhi kebutuhan baterai ion lithium untuk produk Coda Sedan, atau disebut juga versi listrik mobil lokal China, Hefei Saibao.
Sebagai tambahan, Lishen dan Coda telah menambah dana 100 juta dollar AS (sekitar Rp 920 miliar) dari mitra investor luar. Bahkan, investor luar menyatakan akan membangun pabrik baterai di Amerika Serikat.
Sementara itu, Coda Automotive akan mulai memasarkan Coda Sedan di California akhir tahun ini. Pabrikan menyatakan siap mengirimkan tambahan 14.000 produknya ke bagian selatan AS pada akhir 2011.
Editor: bastian

- ~ Menteri Perdagangan AS Bicara Tentang Potensi Energi Bersih
- ~ Bohlam Yang Sangat Hemat Energi
- ~ Menteri Energi Amerika Serikat Prof Steven Chu melontarkan ide kontroversial
- ~ Empat Hal Menciptakan Kendaraan Paling Efisien Bahan Bakar
- ~ Konsep Teknologi Menggubah Panas Knalpot Menjadi Energi Listrik
- ~ General Motor Klaim Sebagai Produsen Pertama Motor Listrik
- ~ Sistem Informasi Mobil Cerdik
- ~ Harga Listrik Mahal Pengusaha Minta Kompromi
- ~ Subsidi Listrik Buat Masyarakat
- ~ Einstein Tahun Keajaiban Seabad




