Alpen Steel | Renewable Energy

~ Bahaya Energi Yang Dominan Dari Peralatan Elektronika

 Mengalahkan Dominasi Bahaya Energy dari Peralatan Elektronika

Setiap benda memiliki massa dan energi. Pertimbangan teori ini yang menentukan jumlah energi yang berada dalam suatu benda. Perbedaan energi dalam suatu benda ditentukan oleh besarnya massa sehingga ketika suatu energi listrik masuk ke rumah-rumah penduduk menjadi bahaya yang terselubung dalam limbah elektronik, ”kabel”.

Penggunaan energi yang berlebihan dalam suatu rumah atau gedung mengakibatkan peningkatan emisi karbon di udara. Penggunaan energi yang disebut energi aktivasi diperoleh dari energi total pereaksi dikuarangi energi keadaan transisi. Berdasarkan Gaussian , diakses 01 Mei 2001), suatu teori program yang berpijak pada hukum mekanika kuantum. Gaussian mampu memprediksi energi, struktur molekul, dan frekuensi vibrasi dari suatu sistem molekular. Gaussian ini dapat digunakan untuk mempelajari suatu molekul dan juga reaksinya dengan melibatkan sejumlah parameter kondisi tertentu. Dengan adanya program ini, dapat dilakukan pengamatan terhadap keadaan transisi atau keadaan intermediet suatu molekul pada saat mengalami reaksi.

Proses panas seperti saat mengunakan energi listrik adalah proses yang melibatkan sampah elektronik. Pencegahan sampah dapat dilakukan, seperti pertama, dengan menanam pohon cemara atau pohon yang mmiliki dahan lebih banyak. Penanaman pohon terbukti dapat mengurangi emisi karbon 40% dari energi panas yang terlepas saat aliran listrik digunakan. Kedua, meminimalisisr penggunaan kabel karena bahan plastik senantiasa mengekalkan massa sehingga alam tidak dapat mencerna keberdaannya kecuali di panaskan atau dibakar.

Berdasarkan sumber survey assosiasi tehnologi di India telah mempunyai sampah elektronik sejumlah 50.000 ton pertahunnya. Apakah Anda menyadari, sampah dari barang-barang elektronika tersebut berbahaya bagi perkembangan otak manusia? Seperti kita ketahui, rongsokan elektronika ini mengandung sekitar 1000 material, dan sebagian besar dikategorikan sebagai bahan berbahaya, karena merupakan unsur beracun seperti logam berat, diantaranya adalah timbal.

Ketika dibakar, sampah yang mengandung logam berat ini menimbulkan polusi udara (pencemaran timbal) yang sangat berbahaya. Jika dibuang akan menghasilkan lindi (cairan yang berasal dari dekomposisi sampah dan infiltrasi air eksternal dari hujan). Cairan yang sangat konduktif ini masuk ke dalam tanah dan menyebabkan pencemaran air tanah. Apakah timbal itu? Timbal adalah neurotoksin (racun penyerang saraf) yang bersifat akumulatif dan merusak pertumbuhan otak. Penyerapan timbal ke dalam darah manusia terutama melalui saluran pencernaan dan saluran napas. Sejak lama timbal dituding sebagai penyebab turunnya angka Intellectual Quotient. Pencegahan yang efektif dari bahaya sampah elektronik adalah dengan pemanfaat energi yang sesuai dengan kadar pemakaian perlatan elektronika

(BS).

  By..wolfram.GaussianFunction.

 

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Karawang No 2
Bandung 40272 - Indonesia
 
Phone Line1:
022-7244-888 (08:00-17:00)
 
Fax:
022-723-0812 (24 Jam)
 
Handphone:
0852-111-111-77 (Umum) 
 
SMS:
0852-111-111-77 (24 Jam)
BB: 2a02ac52(24 Jam)
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook