Alpen Steel | Renewable Energy

~ PLTMH Simalungun, Sumatera Utara

PLTMH Operasi Maret
Sumatera Utara Dapat Alokasi Empat PLTU Mini

 

Simalungun, Kompas - Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro Silau II di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, direncanakan beroperasi bulan Maret. Pembangkit dengan kapasitas 8,5 megawatt tersebut menjadi PLTMH pertama yang beroperasi di Simalungun.

Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Silau II memanfaatkan aliran Sungai Silau yang secara total diperkirakan dapat menghasilkan listrik hingga 11 megawatt.

Bupati Simalungun Zulkarnain Damanik menuturkan, Pemerintah Kabupaten Simalungun merasa bangga karena justru pada saat krisis listrik mendera Sumut, daerah ikut berperan menambah pasokan listrik.

”Saat daerah-daerah lain masih bicara hendak membangun PLTMH, di Simalungun dalam waktu dekat akan beroperasi PTLMH Silau II. Menurut rencana, bulan Maret ini sudah dapat beroperasi dan masuk jaringan listrik PLN. Kami betul-betul mendukung upaya investor yang ingin memanfaatkan potensi energi listrik dari aliran sungai yang ada di Simalungun,” kata Zulkarnain di Pematang Siantar, akhir pekan lalu.

PLTMH Silau II dibangun PT Bersaudara sejak tiga tahun lalu. Menurut Zulkarnain, selain Sungai Silau, Simalungun juga memiliki aliran sungai yang potensial dimanfaatkan PLTMH.

”Pengembangnya murni investor dalam negeri dan kebetulan PLTMH Silau II ini merupakan pembangkit listrik yang pertama mereka bangun,” katanya.

Menurut dia, keberhasilan PT Bersaudara membangun PLTMH di Sungai Silo membuat banyak investor lain tertarik membangun PLTMH di Simalungun.

”Kalau di Sungai Silau bisa dibangun dua PLTMH, sedikitnya ada empat titik di Sungai Karai yang bisa dibangun pembangkit listrik,” kata Zulkarnain.

Pemkab Simalungun, lanjut Zulkarnain, memberikan peluang sebesar mungkin bagi investor swasta yang ingin membangun pembangkit listrik yang memanfaatkan sumber daya air di daerah tersebut.

”Secara keseluruhan, Simalungun membutuhkan 27 megawatt. Kalau hanya dari PLTMH Silau II, jelas itu masih belum cukup. Itu pun kami sudah meminta kepada PLN agar listrik dari PLTMH Silau II dialirkan ke Simalungun saja,” katanya.

Zulkarnain Damanik mengungkapkan, potensi daya listrik di Sungai Silau dan Karai sedikitnya dapat dihasilkan 43 megawatt. Hanya saja, dia mengaku, pembangunan beberapa titik lokasi proyek PLTMH di Sungai Karai masih terkendala soal status kawasan.

”Masih ada site proyek yang merupakan kawasan hutan berdasarkan penunjukan SK Menhut Nomor 44/2005. Ini, kan, tentu membuat BPN (Badan Pertanahan Nasional) ragu-ragu menerbitkan sertifikat hak guna usaha bagi investor. Padahal, di kawasan tersebut sudah dihuni masyarakat selama bertahun-tahun. Bahkan, investor telah membebaskan lahan tersebut dari masyarakat,” katanya.

Secara terpisah, General Manager PLN Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Riau, Sumatera Utara, dan Aceh Bintatar Hutabarat mengatakan, PLN juga membangun pembangkit listrik skala kecil, yakni PLTU mini dengan kapasitas 3 megawatt atau 7 megawatt. Sumut mendapat alokasi empat PLTU mini. (BIL)

 

Sumber : Kompas

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Karawang No 2
Bandung 40272 - Indonesia
 
Phone Line1:
022-7244-888 (08:00-17:00)
 
Fax:
022-723-0812 (24 Jam)
 
Handphone:
0852-111-111-77 (Umum) 
 
SMS:
0852-111-111-77 (24 Jam)
BB: 2a02ac52(24 Jam)
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook