Kembangkan Energi Biodiesel, Industri Hilir Sawit Harus Dikembangkan
Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, memulai pengembangan industri biodiesel, setelah mendapatkan suntikan dana dari APBN sebesar Rp 17 miliar. Pabrik biodiesel yang tengah didirikan di Kecamatan Tambusai, diharapkan mulai beroperasi tahun 2007 ini.
Bupati Rokan Hulu Achmad, Minggu (15/4), mengatakan, pemerintah daerah menargetkan produksi biodiesel 10.000 liter per hari. Produksi ini hanya dapat mencukupi kebutuhan bahan bakar lokal semata.
"Dari sisi harga, biodiesel lebih murah sekitar Rp 300 per liter dibandingkan solar industri. Ongkos transportasi dari tempat bahan baku ke pabrik bisa ditekan bahkan dianggap tidak ada, sehingga biaya pembuatan biodiesel bisa dikurangi," katanya.
Achmad juga yakin bahwa produksi bahan baku biodiesel dari minyak sawit mentah (CPO) yang dihasilkan dari Rokan Hulu dapat memenuhi kebutuhan industri di sini. Sampai saat ini, rata-rata produksi CPO Kabupaten Rokan Hulu mencapai 660.000 ton per tahun.
Ia berharap, para pengusaha perkebunan kelapa sawit dan pemilik pabrik pengolahan kelapa sawit (PKS) juga mendukung kehadiran pabrik biodiesel dengan menjual CPO untuk bahan baku energi terbarukan ini. Selama ini, sebagian besar CPO masih digunakan untuk kebutuhan ekspor, karena harganya lebih menguntungkan.
ART (Kompas) (Kompas Cyber Media)
Pekanbaru, Kompas

- ~ Penggunaan Energi"Hydro Fuel Cell" Telkomsel Pelopori
- ~ LIPI Kembangkan Tenaga Mikrohidro
- ~ PLTA Di Dataran Tinggi Bandung
- ~ PLTA Kecil Rencana Siap Dibangun
- ~ Pembangkit-listrik-tenaga-mikrohidro-sangat-bermanfaat-untuk-daerah-terpencil-
- ~ PLTMH Mulai Diminati WIB
- ~ Pengembangan Sistem Energi Mikrohidro
- ~ Listrik Dengan Mikrohidro Diharapkan Warga
- ~ Krisis Listrik Di Pusat Dilaporkan Kadin Kalbar
- ~ PLN Rencana Membangun PLTA Kalsel




