Bali:Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro pada Rabu (11/7) ini akan meresmikan Pembangkit Listrik Mikro Hidro (PLTM) di Tukad Janga, Lingkungan Juuk Manis, Paya, Karangasem, Bali.
Pembangkit berkekuatan 25 kilowatt sebelumnya telah melalui tahap uji coba. Turbinnya digerakkan air berkapasitas 30 meter kubik per detik dan berpotensi menghasilkan daya 30 KW.
Menurut Humas PLN Distribusi Bali, I Wayan Redika, PLTM dikelola masyarakat dengan bantuan perawatan dari PLN. ” Termasuk ketrampilan mengelola dan menjual listrik,” katanya, tadi malam.
Dia menjelaskan, Bali menyimpan potensi besar di bidang kelistrikan untuk skala kecil, seperti pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan tenaga angin. Sayangnya, kemanfaatannya belum maksimal. Selain PLTM, PLN Bali telah membangun pusat pembangkit berkapasitas kecil, seperti PLTA maupun Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) yang ada di Nusa Penida, Klungkung. Instansinya tengah menjajaki pembangunan pembangkit listrik tenaga angin di wilayah Seraya, Karangasem.
Rofiqi Hasan

- ~ Pembangunan Jaringan Listrik Di Sekitar Eropa
- ~ Pengaruh Pemanasan Global Terhadap PLTA
- ~ PLTMH Akan Dibangun Di 30 Lokasi
- ~ Teknologi Mikrohidro Mudah Dan Murah
- ~ Generator Listrik Bagi Sistem Mikrohidro
- ~ Teknik Konversi Energi Yang Strategis
- ~ Zamrisyaf, Staf perencanaan PLN Mencari Potensi Listrik Dengan Mikrohidro
- ~ Pemda Bali Kembangkan PLTMH
- Mikrohidro Atasi Kemiskinan di Desa
- PLTA Waduk Gagal, Mikro Hidro Multilokal




