Alpen Steel | Renewable Energy

~ Penggunaan Listrik Tenaga Angin

Pembangunan Wind Energy

Kombinasi dari penggunaan listrik tenaga angin, tenaga surya, dan tenaga micro hidro mampu mengatasi krisis energi dan mengurangi pencemaran lingkungan. Untuk tenaga angin selama kincir berputar maka suplai listrik terus terpenuhi walau hari sudah gelap. Ingatlah bahwa matahari meradiasi 1,74 x 1.014 kilowatt jam energi ke bumi setiap jam. Jadi bumi menerima 1,74 x 1.017 watt daya. Kelemahan listrik tenaga angin pada bunyi bising kincir dan resiko tersambar petir serta tidak cocok untuk daerah jalur penerbangan. Apalagi kalau banyak yang bermain layang - layang atau banyak burung terbang jadi mudah tersangkut.

Kali ini kita akan membahas mini pembangkit listrik tenaga angin atau mini wind energy terutama aplikasinya untuk kalangan nelayan yang akibat kondisi ekonomi dan iklim tak kondusif membuat kehidupan mereka kian terjepit.

Pesisir pantai Indonesia kaya akan hembusan angin. Sayangnya potensi energi terbarukan ini tidak dioptimalkan dan justru dianggap musibah. Saat musim angin kencang bertiup mengakibatkan himbauan dan larangan untuk tidak melaut. Karena tidak bisa bekerja mencari ikan efeknya jelas para nelayan kecil tak punya uang dan semakin terjerat lintah darat.

 


Mari kita lihat tabel kekuatan angin dari




















Sekarang Pemerintah tengah menggalakan program PnPM yang tujuannya membantu masyarakat terutama di pedesaan untuk memberdayakan diri sesuai potensi SDM dan SDA yang ada agar kesejahteraan mereka meningkat. Kaitannya dengan hal ini setidaknya penduduk pesisir pantai yang kebanyakan nelayan miskin tidak ada salahnya meniru para saudaranya di pegunungan telah berhasil memberdayakan alamnya yaitu sungai menjadi PLTMH atau micro hydro energy yang menghasilkan listrik baik untuk konsumsi warga juga bisa dijual ke PLN.

 
Karena pantai kaya akan angin jadi usulkan saja pembuatan pembangkit listrik tenaga angin atau wind energy. Saat para nelayan tak melaut setidaknya tetap punya penghasilan dari penjualan listrik. Bisa juga dana hasil penjualan listrik dikelola oleh koperasi nelayan untuk mengurangi ketergantungan pada lintah darat. Manfaat lain karena ada listrik gratis bisa dimanfaatkan untuk mendukung usaha pengolahan ikan menjadi lebih kompentitif dan ekonomis. Oh ya sebelumnya kursus dulu soal pemeliharaan alat agar tidak dibodohi dan alat terjaga kinerjanya. Semoga saja bisa terwujud ya........

 



foto produk jadi kincir listrik tenaga angin 350 watt


Kembali ke tehnis pembangkit listrik tenaga angin. Ada dua alternatif yaitu beli yang sudah jadi atau bikin sendiri listrik tenaga angin. Beli sudah jadi tentunya lebih praktis dan sudah diuji serta bisa memilih sesuai kebutuhan. Jika bikin sendiri memang repot tapi jelas bisa menekan pengeluaran. Cara - cara buat sendiri listrik tenaga angin mutlak dipahami agar hasil optimal.

Kalau beli jadi biasanya buatan RRC atau rekayasa lokal dengan paket daya 350 watt, 500 watt, 1000 watt, 2000 watt hingga puluhan kilowatt. Secara harga memang belum ekonomis karena masih mahal. Paket jadi listrik tenaga angin untuk 350 watt buatan China harganya mulai Rp. 6 jutaan, untuk 500 watt hampir Rp. 15 juta, sedangkan yang 2000 watt sekitar Rp. 30 juta.









Dari situs yusufsatya.pembangkit-listrik-tenaga-angin/

Mekanisme turbin angin

Sebuah pembangkit listrik tenaga angin dapat dibuat dengan menggabungkan beberapa turbin angin sehingga menghasilkan listrik ke unit penyalur listrik. Listrik dialirkan melalui kabel transmisi dan didistribusikan ke rumah-rumah, kantor, sekolah, dan sebagainya.

Turbin angin dapat memiliki tiga buah bilah turbin. Jenis lain yang umum adalah jenis turbin dua bilah.

Jadi, bagaimana turbin angin menghasilkan listrik? Turbin angin bekerja sebagai kebalikan dari kipas angin. Bukannya menggunakan listrik untuk membuat angin, seperti pada kipas angin, turbin angin menggunakan angin untuk membuat listrik.

Angin akan memutar sudut turbin, kemudian memutar sebuah poros yang dihubungkan dengan generator, lalu menghasilkan listrik. Turbin untuk pemakaian umum berukuran 50-750 kilowatt. Sebuah turbin kecil, kapasitas 50 kilowatt, digunakan untuk perumahan, piringan parabola, atau pemompaan air.

Jenis turbin angin

Dalam perkembangannya, turbin angin dibagi menjadi jenis turbin angin propeler dan turbin angin Darrieus. Kedua jenis turbin inilah yang kini memperoleh perhatian besar untuk dikembangkan.

Pemanfaatannya yang umum sekarang sudah digunakan adalah untuk memompa air dan pembangkit tenaga listrik.

Turbin angin propeler adalah jenis turbin angin dengan poros horizontal seperti baling- baling pesawat terbang pada umumnya. Turbin angin ini harus diarahkan sesuai dengan arah angin yang paling tinggi kecepatannya.

Kecepatan angin diukur dengan alat yang disebut anemometer. Anemometer jenis mangkok adalah yang paling banyak digunakan. Anemometer mangkok mempunyai sumbu vertikal dan tiga buah mangkok

yang berfungsi menangkap angin.

 

Jumlah putaran per menit dari poros anemometer dihitung secara elektronik. Biasanya, anemometer dilengkapi dengan sudut angin untuk mendeteksi arah angin.

Jenis anemometer lain adalah anemometer ultrasonik atau jenis laser yang mendeteksi perbedaan fase dari suara atau cahaya koheren yang dipantulkan dari molekul-molekul udara.

Turbin angin Darrieus merupakan suatu sistem konversi energi angin yang digolongkan dalam jenis turbin angin berporos tegak. Turbin angin ini pertama kali ditemukan oleh GJM Darrieus tahun 1920.

Keuntungan dari turbin angin jenis Darrieus adalah tidak memerlukan mekanisme orientasi pada arah angin (tidak perlu mendeteksi arah angin yang paling tinggi kecepatannya) seperti pada turbin angin propeler.




Kalau anda ingin membikin sendiri ( autotidak buat sendiri ) listrik tenaga angin bisa juga. Desain contoh saja paket mini listrik tenaga angin buatan pabrik.

Saran Prof. Paijo pakar eksperimen tehnologi tepat guna sebagai berikut :
PLTAngin sebenarnya merupakan spesialisai pak Hariom di Yogya, anda bisa melihat diskusi saya dengan beliau di blog saya yang lain ( . Prinsip sederhananya, anda harus menyediakan propeler ( baling-baling ), bisa dibuat sendiri atau baling-baling bekas kipas angin besar. Bagian pokok lainnya adalah generator yang dapat dibeli baru di toko teknik atau bekas dinamo pada kendaraan. Secara prinsip, angin akan memutar baling-baling dan poros baling-baling memutar generator menghasilkan listrik. Supaya baling-baling dapat menerima angin dari segala arah, maka rangkaian baling-baling dan generator musti ditempatkan pada sebuah tiang vertikal seperti dudukan kipas angin.
 
Di bagian belakang baling-baling dibuatkan sebuah sirip ekor ( tail ) yang cukup besar agar posisi baling-baling bisa menyesuaikan diri secara otomatis dengan arah angin. Saya ingin sekali segera membantu anda dengan memposting gambar PLTAngin selengkapnya tapi tidak bisa dalam waktu dua-tiga bulan ini karena kesibukan saya mempersiapkan team binaan saya untuk lomba di ITS. Selain itu, sudah banyak antrian pesanan artikel lainnya. Untuk itu saya mohon anda untuk bersabar dulu. Terimakasih dan salam eksperimen.

Untuk membuat kincir angin, pada prinsipnya dapat digunakan generator jenis apapun asal kondisinya bagus dan dayanya cocok. Jadi alternator mobil juga bisa dipakai. Pada sebagaian besar jenis alternator mobil, tidak menggunakan magnet permanen tetapi menggunakan magnet listrik ( elektromagnet ). Untuk mengaktifkan elektromagnet tersebut diperlukan listrik arus searah ( DC ) yang bisa diperoleh dari akumulator ( aki ).

Mengenai cara pembuatan, ada beberap hal yang musti mendapat perhatian khusus. Pertama, daya dari kincir angin musti lebih besar daripada daya generator ( alternator ). Yang kedua, jika kecepatan kerja ( RPM ) dari kincir berbeda jauh dengan kecepatan kerja ( RPM ) dari generator ( alternator ) maka poros kincir dan poros generator tidak bisa disambung secara langsung. Jika RPM kincir lebih tinggi daripada RPM generator, maka diperlukan sistem pereduksi. Jika RPM kincir lebih rendah daripada RPM generator, maka diperlukan sistem multiplikasi. Tentang sistim pereduksi putaran tersebut telah saya bahas dalam artikel PENGHUBUNG MESIN DENGAN GENERATOR.

Karena banyak netter yang berminat tentang kincir angin, maka akan mencari waktu untuk menulis artikel khusus yang membahas tuntas tentang seluk beluk teknis kincir angin tersebut. Terimakasih dan salam eksperimen.

Untuk kelas sederhana ( hasil maks 500 watt ) bahan yang perlu dipersiapkan yaitu :
- Bahan untuk baling - baling untuk diameter 1 m s/d 1,7 m
- Altenator mobil atau generator khusus tenaga angin. Harga altenator mobil mulai Rp. 500rb.
- Tower ( bisa dari apa saja yang penting aman dan kuat )
- Kabel listrik sesuai kebutuhan

- Dioda untuk 12 volt sebanyak 2 buah
- Baterai atau aki mobil setidaknya kapasitas 45 AH
- Inverter untuk 600 watt

Intinya putaran baling - baling dihubungkan dengan alternator agar menghasilkan arus listrik untuk mensuplai aki. Dioda berfungsi sebagai penyearah agar arus yang telah disimpan aki tidak kembali ke alternator. Kalau ada dana lebih bisa juga dipasang ampere meter dan anemomter agar akurat. Walau listrik yang dihasilkan gratis namun gunakan dengan bijak agar tidak tekor. Selamat berkarya.

Tags : cara bikin / buat sendiri pembangkit listrik tenaga angin, merk generator dinamo pembangkit listrik tenaga angin, langkah langkah pembuatan / perakitan listrik tenaga angin, kelebihan kelemahan listrik tenaga angin, pakar ahli listrik tenaga angin, gambar bagan skema diagram pembangkit listrik tenaga angin, jual grosir dagang online paket dan sparepart alat listrik tenaga angin.
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Karawang No 2
Bandung 40272 - Indonesia
 
Phone Line1:
022-7244-888 (08:00-17:00)
 
Fax:
022-723-0812 (24 Jam)
 
Handphone:
0852-111-111-77 (Umum) 
 
SMS:
0852-111-111-77 (24 Jam)
BB: 2a02ac52(24 Jam)
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook