Alpen Steel | Renewable Energy

~ Lampu Jalan Tenaga Surya Di Jalur Pantura Desa Ciberes, Kecamatan Patokbeusi, Subang.

Lampu Tenaga Surya


Lampu penerangan jalan bertenaga surya dipasang di median jalan di jalur pantura Desa Ciberes, Kecamatan Patokbeusi, Subang. Keberadaan lampu itu juga mengurangi risiko kecelakaan di jalur pantura pada malam hari.

Sejumlah lampu penerangan jalan tenaga surya dipasang di median jalan di beberapa lokasi jalur pantai utara Jawa Barat. Tak hanya menerangi jalan, keberadaan lampu itu membuat tidur malam Agus Saeri (27) dan warga lain di tepi jalur pantura semakin nyenyak.

”Sejak ada median dan lampu jalan, kecelakaan jarang terjadi. Sekarang jarang bangun malam- malam untuk nolongin orang kecelakaan,” kata Agus, warga Desa Ciberes, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, Jumat

Sebelum ada median, jalan di depan rumah Agus adalah salah satu daerah rawan kecelakaan lalu lintas di jalur pantura Subang. Kegelapan malam membuat titik itu dan lokasi lain di pantura semakin rawan.

Yuyun (42), pemilik warung di tepi jalur pantura Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, juga merasa lebih nyaman dengan adanya median dan lampu jalan. Baginya, pantura kini lebih ramah. Yuyun pun berani menutup warung pada tengah malam.

”Beberapa tahun lalu jalan di sini masih gelap. Saya biasanya menutup warung sehabis maghrib. Sekarang belum pernah dengar lagi ada perampokan truk. Dulu sering terjadi di jalan gelap di antara hamparan sawah itu,” lanjut Yuyun.

Sari (23), warga Desa Mandalawangi, Kecamatan Sukasari, juga merasa lebih aman membuka warung makannya hingga malam hari. ”Dua tahun ini, ketika lampu di rumah-rumah warga mati akibat pemadaman listrik, jalan tetap terang karena memakai tenaga matahari,” ujarnya.
Tenaga surya

Tiga tahun terakhir jalur pantura terus dibenahi. Fondasi jalan diperkeras dengan beton, badan dilebarkan hingga 14 meter, median dibangun hingga ada yang selebar 1 meter. Di beberapa lokasi dilengkapi pula dengan bahu jalan selebar 1-1,5 meter. Di beberapa lokasi, talut di kanan dan kiri jalan juga dibangun dan diperbaiki.

Lampu penerangan jalan umum model lama yang menempel di tiang listrik berangsur pensiun. Sejak akhir 2008, sebagian lampu itu digantikan dengan lampu tenaga surya yang dipasang di median jalan.

Di setiap tiang terdapat sepasang lampu yang menjulur ke utara dan selatan serta dua solar cell berbentuk bujur sangkar dan persegi panjang yang berimpit. Tiang lampu dipasang berderet dengan jarak sekitar 200 meter antara satu tiang dan lainnya.

Sekitar 1 meter dari puncak tiang terdapat besi-besi lancip mengarah ke bawah. Tepat di atasnya terdapat kotak ukuran sekitar 40 cm x 30 cm x 10 cm bertuliskan Ditjen Hubdat dengan logo instansi perhubungan. Selain itu, juga ada nomor urut yang semakin besar ke arah Cirebon.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Subang Harlan Adinata, lampu-lampu tenaga surya tersebut mulai dipasang sejak tahun 2008. Pihaknya telah memasang 124 titik lampu.

Adapun Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) memasang 224 buah di jalur pantura Jawa Barat mulai dari pertigaan Jomin di Cikampek, Kabupaten Karawang, hingga wilayah Indramayu.

Harlan menambahkan, selain ramah lingkungan, lampu tenaga surya juga menerangi jalan dan mengurangi risiko kecelakaan pada malam hari. Hasilnya, jalur pantura kian ramah dengan para penggunanya. Semoga. 
 
Sumber : Berbagai Sumber

Artikel yang berhubungan:
Baca Juga:
Artikel sebelumnya:

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Karawang No 2
Bandung 40272 - Indonesia
 
Phone Line1:
022-7244-888 (08:00-17:00)
 
Fax:
022-723-0812 (24 Jam)
 
Handphone:
0852-111-111-77 (Umum) 
 
SMS:
0852-111-111-77 (24 Jam)
BB: 2a02ac52(24 Jam)
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook