Alpen Steel | Renewable Energy

~ Pemanasan Global Dikelola Depkominfo-Dephut

Kerja Sama Depkominfo-Dephut Atasi Pemanasan Global

Depkominfo dan Dephut serta pihak terkait lainnya kini bekerja sama untuk mengatasi pemanasan global yang telah menjadi persoalan serius bagi semua negara, yakni agar pengelolaan lingkungan hidup jadi prioritas utama dalam pembangunan.

"Dalam program penghijauan nasional, salah satunya one man one tree, maka kami bekerja sama dengan Departemen Kehutanan dan sejumlah pihak lain gencar mengajak semua pihak untuk mengatasi pemanasan global, termasuk melalui media massa," kata Hendri Subiakto, Staf Ahli Menteri Bidang Media Massa Departemen Komunikasi dan Informasi (Dekominfo) di Samarinda.

Melalui kerja sama itu, termasuk melibatkan media massa, maka pemerintah kini gencar mengajak semua lapisan masyarakat untuk kembali "menghijaukan" Indonesia serta mengurangi berbagai aktivitas yang menimbulkan dampak lingkungan.

Ia menjelaskan bahwa keseimbangan lingkungan merupakan hal terpenting dalam kehidupan manusia. Tanpa adanya hutan dan lingkungan yang hijau, pemanasan global yang sudah terasa sejak beberapa tahun lalu dipastikan akan terus meningkat.

Menurut Hendri yang juga Ketua Dewan Pengawas Perum LKBN ANTARA itu bahwa keberadaan hutan harus tetap dipertahankan, mengingat arti strategisnya dalam mencegah berbagai dampak buruk yang bakal terjadi dalam jangka pendek ataupun jangka panjang.

Jangka pendeknya misalnya, begitu hutan gundul, maka sejumlah musibah akan datang, musibah itu bisa berupa longsor, banjir dan lainnya.

Sementara jangka panjangnya adalah pemanasan global yang merupakan kejadian sangat ditakuti dunia karena akan bisa membuat kondisi alam tidak stabil, misalnya kenaikan air pasang luar biasa, dan iklim yang ekstrem.

Berdasarkan hal itu, ia mengajak semua pihak agar bersama-sama mempertahankan hutan dan menjaganya agar tidak ditebang secara serampangan. Kemudian pihaknya juga mengajak kepada masyarakat untuk menanam pohon dengan istilah one man one tree, yakni satu orang satu pohon.

"Dengan adanya gerakan one man one tree yang kemudian dilanjutkan dengan pemeliharaan, kita harapkan global warming yang saat ini sudah terasa pada kita, akan dapat dikurangi," katanya.

Menurutnya bahwa jika manusia hanya bisa menanam, namun tidak pernah memelihara pohon yang ditanam, maka hal itu merupakan perbuatan yang sia-sia saja.

Terkait hal itu, ia mengimbau kepada masyarakat yang sudah melakukan penanaman, sebaiknya juga memelihara karena keuntungannya akan dirasakan sendiri oleh si penanam.

Ada sejumlah keuntungan yang bakal diperoleh oleh si penanam, katakanlah menanam pohon buah, maka orang tersebut akan mendapatkan hasil dari tanamannya itu. Kalaupun ia tidak sempat menikmati, paling tidak anak dan cucu bisa menikmatinya.

Selain itu, lanjutnya, akibat dari adanya pohon yang menyebabkan hijaunya lingkungan, maka pemanasan global bisa ditekan, bahkan bisa dihilangkan.

"Dari sisi agama maka si penanam akan mendapat pahala selama pohon itu bermanfaat bagi masyarakat luas," imbuh dia.

"Masih banyak cara lain untuk menekan pemanasan global. Misalnya dengan mengurangi penggunaan AC, kembali ke sepeda ontel atau tidak menggunakan kendaraan bermotor yang asapnya bisa menyebabkan panasnya udara, jadi ini perlu mengubah budaya masyarakat agar cinta lingkungan sehingga butuh dukungan semua pihak termasuk media massa," katanya. (kpl/cax)

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook