Alpen Steel | Renewable Energy

~ Pengaruh Pemanasan Global Terhadap Penyakit

Tiga Puluh Penyakit Baru Muncul

Akhir-akhir ini muncul berbagai penyakit baru yang menghebohkan dunia. Mulai dari HIV-AIDS, SARS, flu burung, flu singapura, flu kuda, dan flu baru H1N1 yang sebelumnya dikenal sebagai flu babi. Apa yang menyebabkan penyakit tersebut bermunculan?

Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani) dr. Sutedja, S.K.M., M.P.H. mengatakan, berbagai penyakit tersebut muncul dan menyebar akibat adanya pemanasan global. "Pemanasan global tersebut, setidaknya menyebabkan munculnya tiga puluh organisme penyebab penyakit infeksi baru atau new emerging disease," ujarnya di Kampus Unjani Cimahi, Jumat (22/5).

Pernyataan tersebut juga pernah dia sampaikan dalam orasi ilmiah "Pengaruh Pemanasan Global (Global Warming) terhadap Kesehatan Masyarakat" dalam rangka Dies Natalis Unjani XIX di Gedung Sasana Krida (GSK) Unjani Cimahi, Rabu (20/5).

Sutedja mengatakan, berbagai jenis penyakit baru yang ada saat ini sebelumnya diderita oleh binatang di hutan. "Misalnya HIV dan ebola yang diderita oleh monyet di Afrika Tengah. Begitu juga dengan berbagai penyakit lain seperti flu kuda, flu Singapura, dan flu burung yang muncul saat ini," ucapnya.

Dengan adanya perusakan lingkungan seperti pembalakan hutan untuk keperluan permukiman, peternakan, dan pertanian menyebabkan habitat hewan tersebut terganggu. Hal itu menyebabkan hewan hutan keluar dari habitatnya dan mendekati permukiman manusia. "Dari sinilah terjadi interaksi antara hewan hutan dan manusia," ujarnya.

Menurut dia, beberapa virus yang semula jinak pada tumbuh-tumbuhan atau binatang tersebut dapat mengalami mutasi bila habitatnya terganggu. Mutasi tersebut beberapa di antaranya terjadi pada gen yang bisa ditukarkan antara manusia dan hewan Penyebaran

Pemanasan global yang berpengaruh pada perubahan iklim dan cuaca juga menimbulkan dampak meluasnya penyebaran penyakit. Perubahan suhu tersebut terjadi di wilayah yang sebelumnya dingin atau subtropis menjadi hangat. Padahal, suhu hangat itu disukai oleh organisme patogen sehingga menyebar ke daerah tersebut.

Kasus penyebaran penyakit yang disebabkan pemanasan global di antaranya adalah malaria. Pemanasan global dapat menyebabkan 45%-60% penduduk dunia terancam malaria.

Banyaknya penyakit infeksi baru yang berkembang saat ini juga diperparah oleh menurunnya daya tahan tubuh manusia. Hal itu salah satunya disebabkan manusia saat ini menghirup udara yang yang kualitasnya memburuk.

Di tempat terpisah, Kepala Bidang Bina Penyehatan Lingkungan dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Jawa Barat Dr. Fita Rosemary, M.Kes. mengungkapkan, perubahan cuaca menyebabkan tumbuhnya kuman dan virus yang ditularkan melalui udara. Hal itu akan mempermudah penyebaran penyakit yang ditularkan oleh dua organisme tersebut.

Menurut dia, memburuknya kualitas udara memang akan mempermudah penularan penyakit pada manusia. Oleh karena itu, Fita mengimbau agar dapat memperkuat daya tahan tubuh. (Tia Komalasari/"PR")***

Penulis:
Back
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook