Alpen Steel | Renewable Energy

~ Pemanasan Global Harus Aktif Dikurangi

Saatnya Terlibat Aktif Mengurangi Pemanasan Global

PT Indonesia Power bersama Greeners Magazine dan Eco Trust Fund mengadakan pesta penghitungan karbon bagi pegawai PT Indonesia Power dan lebih dari 4 ribu siswa SLTA di Sabuga Bandung, 17 Juni 2008. Acara bertajuk "Actnow! Commitment Gathering 2008 Towards A Low Carbon Society" tersebut berhasil tercatat sebagai rekor MURI.


Direktur Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Lingkungan Sosial Departemen Kehutanan Sunaryo mengaku bangga dengan keterlibatan anak-anak muda dalam acara itu.

Menurut Grace Elizabeth, Direktur Ecotrust Fund, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata kampanye untuk mengurangi pemanasan global. Global warming lebih banyak disebabkan oleh gaya hidup manusia yang banyak memproduksi karbon dioksida.

Sebuah software adaptasi dari Ecological Footprint Network yang dikembangkan Indonesia Power dan Greener Magazine ini mampu menghitung karbon dioksida yang dikeluarkan manusia dari aktivitas sehari-hari dalam satu tahun, serta jumlah kompensasi yang harus kita bayar. Software itu disebut Kalkulator Karbon.
Kalkulator tersebut menghitung produksi karbon setiap orang dari penggunaan alat transportasi, alat memasak, dan energi listrik yang dipergunakan sehari-hari. Melalui percobaan software itu, jumlah kompensasi yang kita bayar bisa sangat mengejutkan.

Sebagai contoh, dengan pengeluaran bensin dua liter per hari, satu tabung gas elpiji 12 kilogram per bulan, dan rekening listrik Rp 70.000,00 per bulan, kalkulator itu akan menghitung jumlah pohon yang harus ditanam untuk mengganti karbon yang kita produksi, adalah 100 batang pohon.

Grace menjelaskan jumlah karbon terbesar dihasilkan dari bahan bakar alat transportasi. Karena itu, penggunaan BBM yang besar, berpengaruh signifikan atas hasil penghitungan kalkulator itu. Semakin besar jumlah bahan bakar yang kita gunakan, akan memperbanyak jumlah pohon yang harus kita tanam.
Kalkulator karbon yang telah disesuaikan dengan situasi Indonesia itu pernah dipresentasikan di hadapan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, di Bali pada Desember 2007.

Persoalannya kemudian, di mana kita harus menanam pohon kompensasi karbon itu, jika kita tidak memiliki lahan yang cukup. Menurut Grace kita bisa menanam semampu kita, karena yang terpenting adalah komitmen untuk terlibat.
Syaiful menambahkan, peranti itu masih terus dikembangkan. Bagi yang tertarik menggunakan program itu bisa mengunduh secara bebas dari www.greeners.or.id.

dari Pikiran Rakyat, Kompas dan Seputar Indonesia

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook