Alpen Steel | Renewable Energy

Imlek Tak Terasa di China

Musim dingin, kekurangan air bersih dan bahan bakar menjadi pemandangan yang mengundang keprihatinan Selasa ini (5/2) di kota Chenzhou, bagian tengah China. Keprihatinan ini mengemuka pada hari ke-12 dari pemadaman listrik akibat badai musim dingin terburuk dalam kurun lebih dari separuh abad di China.
   
Para keluarga di Chenzhou berbelanja daging ayam untuk mempersiapkan diri menghadapi Tahun Baru Imlek dan aktivitas lalu lintas di kota ini berlangsung normal selama cuaca dingan tidak memburuk pada siang hari.Chenzhou terletak di provinsi Hunan dan berada di pusat wilayah, yang berukuran sebesar wilayah Eropa Barat. Chenzhou telah dilanda musim dingin dan badai salju sejak 10 Januari 2008.

 "Sungguh dingin dan tidak nyaman. Saya belum mandi selama 10 hari terakhir," ujar seorang agen perjalanan Chenzhou yang hanya menyebut namanya Hong. Agen perjalanan Hong menjelaskan sebagian besar bank telah tutup dan peredaran uang semakin menipis di Chenzhou. " Penghangat ruangan tidak berfungsi. Kami berganti-gantian menggunakan air," ujar Hong.

Seorang ibu rumah tangga Shi Ying (28) bersama keluarganya telah menetap di sebuah hotel dengan menggunakan generator diesel mereka sendiri sejak krisis akibat musim dingin terjadi. Shi Ying bersama keluarganya membawa generator diesel sendiri karena tidak mampu tidur di bawah temperatur dingin yang meliputi ruang kamar mereka. Menurut Shi Ying, stasiun televisi dan radio tidak beroperasi sehingga penduduk di kota Chenzhou tidak mengetahui pelayanan publik yang telah dipulihkan. "Kesan Tahun Baru Imlek tidak ada sama sekali," ujar Shi. "Seharusnya menjelang Imlek suasananya ceria, tetapi kali ini menakutkan," katanya.     
  
Temperatur di Chenzhou mencapai sekitar 1 derajad Celcius Selasa ini dan diperkirakan akan menurun hingga temperatur di bawah 0 derajad Celcius pada Kamis (7/2). Banyak stasiun pengisian bahan bakar ditutup karena pompa yang digerakkan dengan tenaga listrik tidak beroperasi. Ini mengakibatkan antrian panjang masyarakat yang berupaya mendapatkan bahan bakar. Pipa air yang membeku pecah dan stasiun pengisian bahan bakar ditutup sehingga memaksa penduduk mendapatkan air bersih dari sejumlah truk militer.
 
Putusnya aliran listrik telah mengakibatkan lebih dari 5 juta calon penumpang kereta api listrik yang ingin bermudik untuk merayakan Imlek terlantar. Musim dingin di China telah mengakibatkan kerugian di sektor pertanian dan ekonomi hingga 53,8 miliar yuan atau 7,5 miliar dolar AS. Pemadaman listrik hingga 50 persen telah diberlakukan di propinsi Guizhou, salah satu wilayah termiskin di China. Pada Selasa ini, energi listrik telah dipulihkan pada 27 dari 50 kota yang terkena pemadaman listrik di China. (AP)

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook