Alpen Steel | Renewable Energy

Warga Protes Pemadaman Listrik Bergilir

Lebih dari 100 warga Pontianak, Rabu (12/8), berunjuk rasa di Kantor PLN Wilayah Kalimantan Barat. Mereka memprotes pemadaman listrik bergilir rata-rata empat jam setiap hari yang diberlakukan PLN sejak 20 Juli 2009.

Koordinator warga, Erwan, mengatakan, pemadaman listrik bergilir sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Apalagi dalam sehari bisa terjadi hingga dua kali pemadaman.

General Manager PT PLN Wilayah Kalbar Denny Pranoto, yang menemui perwakilan warga mengungkapkan, kebijakan pemadaman bergilir ditempuh karena PLN tengah melakukan pemeliharaan periodik mesin Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Siantan berkapasitas 30 megawatt (MW). Pihaknya masih mengupayakan pemeliharaan mesin pembangkit tersebut rampung sebelum memasuki bulan puasa 22 Agustus.

PLN Wilayah Kalbar hingga saat ini memiliki sekitar 517.000pelanggan, yang sebagian besar dari kalangan rumah tangga. Dari mesin pembangkit yang tersedia, PLN Kalbar memiliki daya terpasang 293 MW dengan daya mampu 223 MW. Sementara beban puncak listrik di Kalbar berkisar 209 MW.

Akibat pemeliharaan mesin PLTG Siantan itu, PLN Kalbar diperkirakan defisit energi listrik 7-15 MW per hari.

Sehubungan dengan pemadaman, menurut Denny, PLN akan memberi kompensasi berupa potongan biaya penggunaan listrik yang harus dibayar pelanggan sebesar 10 persen.  ”Potongan akan diperhitungkan pada tagihan listrik pelanggan saat terjadi pemadaman,” katanya.

Rugikan usaha kecil

Secara terpisah, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Pontianak Andreas Acui Simanjaya menyatakan, kompensasi yang diberikan PLN tidak sebanding dengan kerugian yang diderita usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). ”Kompensasi pemotongan tarif bukan penyelesaian masalah. Dunia usaha lebih membutuhkan ketersediaan listrik dan itu harus dipenuhi PLN selaku pihak yang memonopoli listrik,” ujarnya.

Apindo Pontianak memperkirakan, kerugian yang diderita pelaku UMKM dalam sehari mencapai Rp 1 miliar. Kerugian dihitung dari biaya operasional tambahan yang harus dikeluarkan karena menggunakan generator set serta potensi hilangnya pendapatan UMKM akibat ketiadaan suplai listrik.

(why)

Pontianak, Kompas
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook