Alpen Steel | Renewable Energy

PLN Janji Minimalisir Pemadaman Listrik

PT PLN Cabang Dumai berjanji akan meminimalkan pemadaman aliran listrik ke rumah pelanggan, terutama di bulan Ramadhan nanti. Namun demikian, bila kondisi tiga sumber pembangkit listrik Riau tidak memungkinkan, maka pemadaman bergilir tiga jam sekali terpaksa dilaksanakan.

Manager Cabang PLN Kota Dumai Ilham Santoso mengatakan, berbagai upaya terus dilakukan agar pemadaman bergilir bisa dihindari. Diantaranya pengurangan aliran listrik untuk sejumlah industri, seperti PT SDS dan PT Inti Benua, serta pelanggan besar seperti Ramayana. Khusus untuk perkantoran swasta dan pemerintah, diimbau beralih ke mesin genset mulai pukul 15.00 Wib hingga 17.00 Wib.

“Insya Allah, pada bulan Ramadhan nanti kami akan minimalisir pemadaman bergilir, Tapi, bila pembangkit listrik yang ada, seperti PLTA Koto Panjang, PLTA Maninjau dan PLTA Singkarak di Sumatra Barat, serta suplai listrik dari wilayah Sumatera Utara tidak memungkinkan, maka pemadaman bergilir tiga jam sekali terpaksa tetap akan dilakukan,” uajrnya pada rapat Muspida di Kantor Wali Kota Dumai Selasa (4/8).

Selain itu, pihaknya jugaa akan melakukan upaya silang pemadaman lampu jalan. Satu lampu akan menyala dan lampu lain akan mati di titik jalan yang sama. Dulu silang pemadaman lampu jalan ini dilakukan pada tengah malam. Namun, karena kondisi listrik saat ini sangat parah, maka kebijakan tersebut terpaksa dilakukan kembali.

Menurutnya, upaya penghematan arus listrik sangat penting dilakukan mengingat kebutuhan listrik di Provinsi Riau, khususnya Kota Dumai sangat besar. Apalagi bila Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sudah mulai diberlakukan. Dumai butuh 50 megawatt arus listrik. Bila penghematan sebesar 2 megawatt saja, maka sekitar 2000 pelanggan PLN bisa diselamatkan dari pemadaman bergilir.

Diakuinya, pihak PLN Cabang Dumai sudah melakukan koordinasi dengan PLN Wilayah Utara. Namun, tetap saja tidak menjamin ketersediaan suplai listrik ke Kota Dumai. Memang selama ini krisis listrik di Riau tidak terlalu berdampak di Kota Dumai, karena mendapat suplai dari dua tempat, masing-masing Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Tapi, karena belakangan ini suplai listrik dari Wilayah Utara terganggu, maka pemadaman bergilir pun terjadi.

Terkait rencana kerjasama pemakaian kelebihan listrik dari PT Wilmar Group berdaya 30 megawatt, yang saat ini sedang dilakukan penjajakan. Dimana Perusahaan tersebut menggunakan listrik sebesar 22 megawatt dan sisa 8 megawatt.

‘’Sisa daya inilah rencananya yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik di Dumai. Saat ini kita sedang melakukan hitung-hitungan, terkait biaya pemasangan arus listrik. Diperkirakan biaya pemasangan sebesar Rp 5,7 miliar,’’ ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Dumai Zulkifli AS berjanji akan membahas masalah ini dengan mempertemukan PT Wilmar Group dengan PLN Cabang Dumai. ‘’Mengenai biaya, kita akan melakukan sharing dan akan dicari jalan keluarnya,’’ ucapnya.(rls/humas)



  Warta
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook