Alpen Steel | Renewable Energy

~ Krisis Listrik Masih Berlanjut

Krisis Listrik Masih Panjang

Pemadaman listrik secara bergilir di Sumatera bagian selatan dan tengah serta Jawa Tengah dipastikan masih berlanjut 2-3 bulan ke depan. Pasalnya, pasokan listrik dari pembangkit yang ada terus mengalami defisit karena penurunan kemampuan dan pemeliharaan.

Menurut Manajer Hukum dan Humas PT PLN Wilayah Sumatera Bagian Selatan Harris Effendi, Senin (30/6) di Palembang, hal itu terjadi karena defisit pasokan daya sebesar 150 megawatt (MW) akan berlangsung hingga September 2008. ”Sampai kini PLN belum berhasil menyelesaikan perbaikan sistem pembangkit yang terjadi karena penurunan kemampuan dan pemeliharaan rutin.

”Persoalan utama yang dihadapi PLN adalah masih terkait penurunan kapasitas pembangkit listrik tenaga air atau PLTA. Selama musim kemarau penurunan kapasitas memang sering terjadi akibat berkurangnya debit air sungai dan waduk.

Penurunan kapasitas tersebut terjadi di PLTA Singkarak, PLTA Besai, dan PLTA Kuto Panjang. Ketiga PLTA tersebut menghasilkan pasokan listrik di bawah pasokan normalnya, masing-masing hanya sebesar 36 MW, 110 MW, dan 90 MW. Padahal, PLTA ini memegang peranan penting dalam suplai pasokan listrik.

Sementara itu, Kepala Humas PT PLN APJ Purwokerto, Jawa Tengah, Samsino mengatakan, pemadaman bergilir di wilayah PT PLN Area Pelayanan Jaringan Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, masih berlanjut hingga akhir Juli ini. Pasokan listrik untuk PLN APJ Purwokerto setiap harinya masih terus kekurangan 12-14 MW. Itu karena defisit produksi listrik masih terjadi pada sejumlah pembangkit listrik di Jawa-Bali.

”Hingga akhir Juli mendatang pemadaman listrik bergilir ini masih akan terus berlangsung. Belum ada tanda-tanda pasokan listrik akan kembali normal,” katanya.

Dengan berkurangnya pasokan listrik hingga 14 MW pada siang hari, lamanya pemadaman listrik bergilir di Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan Wonosobo berlangsung selama 10 jam, yakni dari pukul 07.00 hingga 17.00.

”Sebaliknya, pada malam hari pemadaman bergilir akan berlangsung selama empat jam, dari pukul 17.00 sampai 21.00.

Kuota pemadaman

Berdasarkan data PLN Sumbagsel, defisit pasokan sebesar 150 MW tersebut akan dibagi dengan sistem kuota per wilayah. Konsumen di Provinsi Jambi mendapat kuota pemadaman bergilir sebanyak 9 persen, Bengkulu 7 persen, Sumatera Selatan 20 persen, Sumatera Barat 25,5 persen, Riau 15,8 persen, dan Lampung 22 persen. Kota Palembang dan Kota Jambi akan dikurangi jatah pemakaian listriknya, masing-masing sebesar 18,5 MW dan 13 MW per harinya.

Manajer Operasi Sistem Penyaluran PT PLN Pusat Pengatur Beban Sumatera Sudibyo berharap, pemerintah pusat dan PLN segera merealisasikan rencana penambahan proyek 10.000 MW untuk seluruh Indonesia. Untuk wilayah luar Pulau Jawa, direncanakan mendapat jatah sekitar 3.000 MW.

Pencurian

Selain faktor kelemahan infrastruktur, pencurian listrik juga dinilai kian merunyamkan masalah. Deputi Manajer Komunikasi PT PLN Distribusi Jawa Barat-Banten Bambang Dwiyanto di Bandung mengatakan, pencurian listrik bertolak belakang dengan semangat hemat energi yang tengah gencar disosialisasikan. Kegiatan ilegal ini pun berisiko menimbulkan bahaya kebakaran akibat hubungan arus pendek. ”Guna menekan pencurian listrik, sosialisasi masyarakat terus dilakukan,” tuturnya. (Kompas, 1/7).

 

PLN DALAM MEDIA (File Live Video)
map
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook