~ Pemadaman Listrik Pada Lebaran Dijamin Tidak Terjadi

Lebaran aman dari pemadaman listrik

PT PLN (Pesero) menjamin tidak terjadi pemadaman aliran listrik pada Lebaran. Selain itu mulai tahun 2009, PLN akan melakukan optimasi penggunaan bahan bakar gas (BBG) dari sebelumnya menggunakan bahan bakar minyak (BBM).

’’Tindakan ini dilakukan seiring berkurangnya subsidi pemerintah yang menjadi Rp 60,4 miliar tahun 2009,’’ ungkap Direktur Jawa, Madura dan Bali (Jamali) PT PLN (Pesero) Murtaqi S ketika ditemui di Kantor PT PLN (Pesero) APJ Surakarta, Jumat (19/9).

Direktur Jawa, Madura dan Bali PT PLN Mutaqi S didampingi General Manajer PLN (Pesero) Distribusi Jateng dan DIY Ir Ari Agus Salim membeberkan, masa Lebaran beban puncak arus listrik berkurang karena banyak industri yang tidak melakukan kegiatan.

Kondisi ini berdampak terhadap keamanan cadangan kapasitas pada sistem pembangkitan, sehingga bisa diharapkan orang bersitalaturahim dan salat id tanpa harus mengalami pemadaman arus listrik.

Mulai tahun 2009, PT PLN akan melakukan efisiensi terhadap sejumlah pembangkit listrik yang selama ini menggunakan BBM menjadi BBG.

Tindakan ini erat kaitannya dengan langkah pemerintah menurunkan besaran subsidi kepada PLN menjadi Rp 60,4 triliun pada tahun 2009 dari sebelumnya sekitar Rp 88 triliun tahun 2008.

Suplai tambahan
Penurunan subsidi mendorong PLN dibantu Perusahaan Gas Negara (PGN) melakukan penambahan pasokan gas untuk PLTGU Muaratawar menjadi 200 MMSCFD atau 200 juta kaki kubik/hari. Pasokan gas berasal dari sumur di daerah Sumatera yang dialirkan lewat pipa South Sumatra West Java 1.

Selain melakukan gasifikasi di sejumlah pembangkit, PLN juga akan mendapatkan suplai tambahan daya 1.500 MW tahun 2009 yang merupakan bagian dari proyek pembangkit listrik sebesar 10 ribu MW.

Tambahan ini hampir mencapai 10 persen mengingat beban puncak harian arus listrik Jawa Madura Bali sebesar 16 ribu MW. Dari penambahan daya diharapkan tak ada lagi pemadaman arus listrik untuk penghematan.

Ari Agus Salim mengemukakan penghematan arus listrik di wilayah kerjanya baru mencapai sekitar 40 persen dari target 100 MW/hari. Hal ini belum seluruh pelanggan besar utamanya pabrikan bisa melakukan penghematan. K.2-bg

SOLO


Baca Juga:
Artikel sebelumnya:

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum