Alpen Steel | Renewable Energy

~ Produktivitas Warga Menurun Akibat Listrik Padam

Pemadaman Listrik Turunkan Produktivitas Warga

Sejumlah warga Lampung mengeluhkan pemadaman listrik sehingga menurunkan produktivitas kerja mereka.

"Pemadaman listrik hampir terjadi setiap hari. Ini bukannya penggiliran, tetapi memang pemadaman yang berkelanjutan," kata Nasrun, warga Labuhanratu, Bandarlampung.

Akibat pemadaman listrik yang berkelanjutan tersebut, lanjut dia, yang berprofesi sebagai mekanik alat-alat elektronik, sangat mengganggu kinerja dan menurunkan produktivitasnya.

"Banyak barang-barang yang harus saya perbaiki, tetapi karena pemadaman listrik menjadi terhambat, sehingga pelanggan agak kecewa," kata dia.

Warga lainnya, Kelik, yang tinggal di Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, mengatakan akibat seringnya pemadaman listrik mengganggu pengiriman data lewat internet.

"Saya harus membuat dan mengirimkan laporan pada akhir pekan melalui internet kepada manajemen di Jakarta. Tetapi karena seringnya pemadaman, hal itu menjadi terganggu," kata dia, yang bekerja di salah satu perusahaan pemasaran produk.

Pernyataan serupa juga diungkapkan Saputri, mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Lampung, yang juga bekerja di salah satu pemasaran produk komestik.

"Pengiriman data untuk sementara lewat pesan singkat dari telepon seluler, tetapi untuk data yang besar, terpaksa menunggu listrik nyala. Untungnya bos memahami gangguan tersebut," katanya.

Sementara itu, PT PLN menjelaskan bahwa Provinsi Lampung sendang mengalami defisit energi listrik karena berkurangnya pasokan dari sistem interkoneksi.

"Pasokan dari sistem interkoneksi saat ini hanya mencapai 102 MW, berkurangnya pasokan itu diakibatkan oleh tidak beroperasinya empat pembangkit yang selama ini memberikan pasokan listrik," kata Kepala Humas PLN Lampung, Sumargo.

Keempat pembangkit listrik itu adalah, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Keramasan yang tidak beroperasi pada salah satu unit mesinnya, PLTU Bukit Asam, Pusat Listrik Tenaga Gas (PLTG) dan Pusat Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Borang, yang juga tidak beroperasi pada salah satu unit mesinnya.

PLTU Keramasan tidak beroperasi disebabkan oleh adanya kebocoran kondensor pada PLTU itu, sementara PLTU Bukit Asam tidak beroperasi karena adanya temperatur "flow" gas pada mesin yang tinggi, sehingga menyebabkan pasokan listrik yang dihasilkan drop hingga 50 persen.

Sementara itu, PLTG Borang juga tidak beroperasi, dan disebabkan oleh satu unit mesinnya yang sedang mengalami masa turun mesin, dan PLTGU Borang mengalami kerusakan pada rotor, sehingga dengan terpaksa juga menghentikan operasionalnya.

Defisit energi listrik di Provinsi Lampung saat ini mencapai rata-rata 67,7 MW pada siang hari, dan 118,4 MW pada malam hari, sehingga pemadaman bergilir menjadi satu-satunya solusi penyelesaian hingga perbaikan di sejumlah pembangkit itu selesai.

"Kita melakukan pemadaman bergilir dari pukul 18.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB," kata dia.

(Berita Daerah - Sumatra).

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook