~ Listrik Padam Dialami Sumbagsel Dan Sulteng

 Sumbagsel dan Sulteng Alami Pemadaman Listrik
altSumatera bagian Selatan (Sumbagsel) dan Sumatera bagian Tengah (Sumbagteng) telah mengalami pemadaman listrik selama 12 jam sehari dari 2-3 jam sehari. Hal itu terjadi akibat kekurangan pasokan listrik dari tiga pembangkit yaitu PLTA Kota Panjang, PLTA Kota Singkarak, dan PLTA Maninjau.



Yugo Riatmo, manajer Perencanaan PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (Kepri), PT PLN (Persero), menyatakan pemadaman listrik yang terjadi di Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel) dan Sumatera bagian Tengah (Sumbagteng) selama 12 jam sehari terjadi akibat penurunan pasokan listrik dari tiga Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Sebelumnya, pemadaman di wilayah itu hanya 2-3 jam sehari.

Ketiga pembangkit yang dimaksud adalah PLTA Kota Panjang, PLTA Singkarak, dan PLTA Maninjau. Pembangkit-pembangkit ini hanya mampu memasok 60 megawatt. Angka ini bagian total kapasitas sebesar 300 MW yang biasa dipasok ketiga pembangkit.

Dari pasokan sebesar 60 MW itu hanya sebesar 20 MW dari PLTA Kota Panjang. Kapasitas PLTA Kota Panjang sebesar 114 MW.

Penurunan kapasitas daya terjadi akibat 87 unit mesin pembangkit tidak dapat bekerja secara optimal. Hal itu temasuk jadwal pemeliharaan mesin.

Solusi pemandaman listrik, ujar Gubernur Riau Rusli, telah diminta kepada PLN. Pasalnya, hal ini telah meresahkan pelanggan di Riau.

Selama ini persoalan elekrifikasi di Riau hanya mencapai 42%. Angka ini di bawah rata-rata nasional sebesar 56%.

Mochamad Ade Maulidin


Baca Juga:
Artikel sebelumnya:

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum