Alpen Steel | Renewable Energy

~ Produksi Daya PLTU Tarahan Menurun

Produksi Daya PLTU Tarahan Turun Separuh

Sejak enam hari terakhir, produksi daya listrik PLTU Tarahan menurun dari 2 x 100 MW menjadi 2 x 50 MW. Penurunan produksi terjadi akibat kendala cuaca yang tidak pernah diprediksi sebelumnya di mana hujan lebat menyebabkan batu bara sebagai bahan bakar pembangkitan basah sehingga menyumbat coal feeder yang menghubungkan coal bunker dengan ruang bakar tempat pembakaran batu bara.

Manajer Sektor Pembangkitan Tarahan PLN Lampung Bargowo Jatmiko, Kamis (12/3), mengatakan, hujan lebat yang terjadi satu minggu yang lalu di Lampung mengakibatkan batu bara yang diletakkan di halaman penampungan PT Bukit Asam di Tarahan, Lampung Selatan, basah. Batu bara yang basah tersebut hendak dibakar.

Akan tetapi, batu bara tersebut justru membeku terkena udara panas dari ketel yang mengalir lewat ruang bakar ke arah coal feeder. Akibatnya, batu bara banyak yang menggumpal dan menempel di coal feeder sehingga menyumbat corong yang mengarah ke ruang bakar.

Supervisor Sekretariat Umum PT PLN (Persero) Sektor Pembangkitan Tarahan Ramdani mengatakan, kejadian karena faktor cuaca tersebut merupakan kejadian yang pertama kalinya terjadi di unit pembangkit yang baru beroperasi sekitar satu tahun terakhir. "Sebelumnya, kejadian demikian tidak pernah kami prediksi," ujar Ramdani.

Untuk membuka jalan batu bara, pengelola pembangkitan Tarahan kini memakai cara manual. Coal feeder dipukul-pukul supaya batu bara yang menempel di ujung corong lepas.

Selain itu, pengelola pembangkitan saat ini tengah mengkaji pemakaian alat ultrasonic yang disetel dengan ketegangan tertentu sehingga menghasilkan getaran yang mampu merontokkan batu bara yang menempel. Akan tetapi, pengelola masih memikirkan dampak getaran alat tersebut terhadap peralatan di pembangkitan. "Karena masih khawatir dengan dampak pemakaian alat terhadap peralatan pembangkitan, kami sementara memakai cara manual," ujar Ramdani.

Menurut Ramdani, karena belum memasuki masa pemeliharaan, pembangkitan diharapkan bekerja. Dengan kondisi demikian, pembakaran batu bara dikurangi. "Kerja pembangkitan harus dikurangi dulu supaya tidak terlalu terbebani," ujar Ramdani.

Dalam keadaan normal satu unit pembangkit dirancang mampu membakar 50 ton batu bara per jam atau 1.200 ton batu bara selama 24 jam untuk menghasilkan 100 MW per jam. Sekarang ini pembakaran hanya delapan-sembilan ton batu bara per jam. Pembakaran juga ditambah dengan pembakaran solar delapan-sembilan kiloliter per jam. "Pembakaran yang juga dimaksudkan untuk menjaga kondisi mesin itu mampu menghasilkan daya 50 MW per jam," ujar Ramdani.

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS

Catatan Sektor Pembangkitan Tarahan menyebutkan, penyumbatan tersebut mengakibatkan pembangkitan unit 3 dan 4 tidak bisa bekerja maksimal menghasilkan 2 x 100 MW. Produksi selama enam hari terakhir menurun menjadi 2 x 50 MW.

Pengelola pembangkitan Tarahan membutuhkan waktu sekitar satu minggu untuk bisa memperbaiki coal feeder. Apabila perbaikan selesai, diharapkan produksi daya akan kembali maksimal 2 x 100 MW.

Deputi Manajer Humas PT PLN (Persero) Lampung Sumargo mengatakan, selain kendala di PLTU Tarahan, PLN Lampung juga terkendala produksi listrik dari PLTA Way Besai yang hanya mampu memproduksi 44,8 MW dari kemampuan terpasang 2 x 45 MW. Sementara produksi listrik dari PLTD di Lampung hanya 22 MW dan dari PLTA Batutegi nol MW.

Saat ini kebutuhan daya saat beban puncak Lampung mencapai 375.380 MW. Dengan produksi hanya mencapai 160.180 MW, Lampung sangat tergantung pasokan dari sistem interkoneksi Sumatera bagian selatan dan Sumatera bagian tengah sebesar 200 MW.

Dengan demikian, PLN Lampung memastikan, sambil menunggu perbaikan PLTU Tarahan serta melihat kemampuan pasokan dari sistem interkoneksi, pemadaman bergilir di wilayah Lampung akan terus terjadi hingga satu minggu ke depan. "Namun demikian, PLN Lampung mengupayakan, saat kampanye dan pemilihan, pasokan listrik di Lampung akan lancar untuk mendukung pemilu," ujar Sumargo.

 

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook