Alpen Steel | Renewable Energy

~ Pemadaman Listrik di Kaltim

Pemadaman di Kaltim

Di Kalimantan Timur, listrik padam bukan sesuatu yang baru. Setiap listrik padam, PT PLN Wilayah Kalimantan Timur kebanjiran protes dan kecaman masyarakat. Padamnya listrik tidak hanya karena aktivitas PLN, melainkan masyarakat yang juga boros memakai listrik. Bahkan, juga listrik mati karena gangguan alam.

Padamnya listrik terjadi karena sengaja dan tidak sengaja. Sengaja karena aktivitas PLN, yakni pemeliharaan mesin pembangkit dan saluran udara tegangan. Tidak sengaja akibat gangguan mesin pembangkit, saluran udara tegangan, dan pasokan bahan bakar.

Angin kencang, pencurian listrik, tersangkutnya benang layangan, hujan lebat, sambaran petir, gangguan binatang dan pemborosan pemakaian listrik merupakan beberapa contoh lain penyebab listrik padam.

Secara ideal, listrik tetap menyala kalau permintaan daya listrik bisa dipenuhi. Terpenuhinya permintaan itu bergantung pada jumlah dan kemampuan pembangkit untuk menghasilkan listrik.

Data PT PLN Wilayah Kaltim 2006 menyebutkan, total produksi listrik pada 2005 sebesar 1462,7 Giga Watt jam (GWh). Produksi pada 2010 diprediksi 2379,5 GWh, dan pada 2014 diprediksi 3836,7 GWh.

Data juga menyebutkan, beban puncak pada 2005 sebesar 240 MW. Beban puncak pada
2010 diprediksi 404 MW dan pada 2014 diprediksi 626 MW. Produksi dari beban puncak akan meningkat untuk mengantisipasi naiknya pemakaian listrik oleh masyarakat.

Naiknya pemakaian karena pertumbuhan ekonomi yang memicu semakin banyaknya pembelian barang-barang yang membutuhkan listrik. Diperkirakan, permintaan konsumsi listrik di Kaltim naik 12 persen per tahun.

Untuk itu perlu dibangun pembangkit-pembangkit baru dengan dana PLN, pemerintah, investor, atau kerja sama. Pembangkit yang akan dibangun berada dalam Sistem Mahakam dan isolated, di luar Sistem Mahakam.

Untuk Sistem Mahakam dibangun tiga pembangkit listrik, masing-masing bertenaga diesel, gas, dan uap ditargetkan selesai 2006. Ketiga pembangkit akan menghasilkan listrik 80 MW Pada kurun 2007-2014, sembilan pembangkit berkapasitas 520 MW akan dibangun.

Untuk non- Sistem Mahakam akan dibangun 14 pembangkit berkapasitas 127,8 MW. Pembangkit itu akan melayani warga di luar Samarinda, Balikpapan, dan Tenggarong.

Namun, pembangunan pembangkit ternyata tidak mudah. Salah satu pembangkit yang tidak kunjung selesai pembangunannya adalah PLTU Tanjung Batu di Kutai Kartanegara. Pendanaan berasal dan investor dan Pemerintah Provinsi Kaltim.

Sampai Mei 2006, pembangunan fisik PLTU Tanjung Batu sudah 72 persen. Pembelian mesin sudah 68 persen. Namun, sebagian mesin belum dipasang dan dibiarkan telantar begitu saja sehingga berkarat. Kelanjutan pembangunan PLTU itu membutuhkan dana Pp 300 miliar lagi dan akan beroperasi setahun setelah dana cair.

Ada harapan krisis listrik akan teratasi dengan terlibatnya investor. Ada harapan PLTU mampu segera mengatasi krisis begitu beroperasi. Apalagi bahan bakar yang digunakan adalah batu bara yang mudah didapat karena berlimpah di bumi Kaltim .

General Manager PT PLN Wilayah Kaltim Arifin Syah mengakui, layanan PLN pada kurun 2006 masih kurang baik karena banyaknya pemadaman. Pemadaman terutama terjadi di Sistem Mahakam yang mencakup Samarinda, Balikpapan, dan Tenggarong, ibu kota Kutai Kantanegara.

Pemadaman terjadi secara terencana dan tidak terencana. Pemadaman terencana karena pemeliharaan rutin mesin pembangkit dan saluran udara tegangan. Pemadaman tidak terencana karena gangguan pada mesin pembangkit, saluran udara tegangan, dan pasokan bahan bakar, serta pemakaian secara berlebihan oleh pelanggan.

Jumlah pelanggan PLN di Kaltim mencapai 430.000 orang dengan 11 area pelayanan. Sistern Mahakam merupakan area pelayanan dengan 120.000 pelanggan (28 persen). Lima pembangkit tenaga diesel dan sátu pembangkit teñaga gas dan uap menjadi tumpuan Sistem Mahakam untuk memenuhi beban pelanggan sekitar 180 MW.

Sumber: Kompas 

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook