Alpen Steel | Renewable Energy

Pembangkit Berguguran - Pelanggan Listrik Masih Dihantui Pemadaman

Gangguan listrik yang terjadi dalam dua pekan terakhir lebih disebabkan ketidakandalan pembangkit listrik. Sementara itu, sejumlah pembangkit listrik milik swasta dan PLN juga mengalami kerusakan.

Direktur Utama PT PLN Eddie Widiono mengemukakan hal tersebut, Jumat (24/11). “Akibat terjadinya kekurangan daya listrik, manajemen PLN minta maaf bila timbul persepsi penyebabnya adalah ledakan pipa gas karena pemadaman sudah terjadi sejak sebelumnya dan kejadian Porong hanya menambah permasalahan,” ujar Eddie.

Pelanggan listrik di Jawa dan Bali mengalami pemadaman dua hari berturut-turut sejak Rabu lalu. Pasokan listrik pada hari Rabu turun karena kerusakan di PLTU Paiton Unit 8 dan PLTU Suralaya Unit 6.

Pemadaman meluas Kamis malam setelah pasokan gas ke PLTGU Gresik terganggu akibat ledakan pipa Pertamina di Sidoarjo, Jawa Timur.

Paiton 8 dikelola oleh Paiton Energy Company, perusahaan swasta, sedangkan Suralaya dikelola PT Indonesia Power, anak perusahaan PLN.

Suralaya sudah kembali beroperasi, sementara sampai hari Jumat kemarin kerusakan Paiton yang terjadi sejak 7 November belum bisa ditangani.

Hari Kamis lalu menyusul PLTU Tanjung Jati B yang mengalami gangguan pada kondensor.

Manajer Operasional PLTU Tanjung Jati B, Affianto Hapsoro mengatakan, normalisasi Tanjung Jati masih menunggu kiriman suku cadang yang diharapkan bisa datang dalam dua pekan ini. “Untuk sementara, pembangkit beroperasi di bawah kapasitas,” ujar Affianto.

PLTGU Tambak Lorok yang berlokasi di Semarang juga sempat mengalami kerusakan di unit pemanasnya. PLTGU Tambak Lorok juga dikelola oleh Indonesia Power.

‘Alhamdulilah, kerusakan Tambak Lorok bisa segera diatasi. Saat ini sedang menaikkan beban secara bertahap’ ujar General Manager PT PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Jawa-Bali Muljo Adji.

Dengan kerusakan di sejumlah pembangkit, sistem listrik Jawa-Bali kekurangan pasokan sebesar 560 megawatt. Karena itu, PLN semula akan melakukan pemadaman listrik kembali di sebagian Jawa dan Bali. Namun, hal itu dibatalkan setelah ada pengoptimalan PLTA Mrica, perbaikan PLTU Tambak Lorok dan pengaturan operasi.

Pemadaman listrik masih terjadi pada pelanggan industri di sekitar Surabaya karena daya pasokan PLTGU Gresik yang menggunakan BBM sebagai pengganti gas berkurang.

Kinerja pembangkit listrik selama November menunjukkan realisasi kesiapan pembangkit PLN di bawah rencana. Target kesiapan pembangkit 15.877 megawatt, tetapi realisasinya 14.320 megawatt.

Mendapat pasokan gas
Penurunan pasokan pembangkit berbahan bakar gas yang ditargetkan nihil ternyata realisasinya mencapai 940 megawatt. Penyebabnya karena pasokan gas yang kurang dari target.

Selain itu, tercatat gangguan yang tidak terduga akibat kerusakan pada pembangkit selama November mencapai 1.300 megawatt.

Direktur Pembangkitan dan Energi Primer PT PLN ALi Herman Ibrahim mengatakan, untuk menambah pasokan gas ke sejumlah pembangkit, PLN sudah memperoleh gas dari Pertamina dan PGN dengan harga 3,5 dollar AS per juta meter British thermal unit (MMBTU).

Krisis juga dialami pelanggan di Sumatera, Kalimantan, maupun Sulawesi. Eddie Widiono mengaku telah menyewa mesin diesel agar krisis pasokan listrik di Sumatera Utara bisa diatasi.

Pembangkit berkapasitas 65 megawatt berbahan bakar marine fuel oil itu ditargetkan bisa beroperasi secepat mungkin.

“Sewa dilakukan sampai PLTU Labuhan Angin selesai dikerjakan dan gangguan PLTGU Belawan, bisa diatasi akhir bulan ini,” ujar Eddie Widiono.

Direktur Keuangan PT PLN Parno Isworo mengatakan mesin diesel itu saat ini sedang dalam proses tender. Ia belum memastikan berapa harga sewa pembangkit yang kemungkinan akan disewa selama setahun. (Dot)

Sumber : KOMPAS 
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook