Alpen Steel | Renewable Energy

Pemkot Kupang Siap Kelola Listrik Sendiri

Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) meminta kepada pemerintah pusat untuk segera mengatasi persoalan listrik yang dikelola PT PLN yang belakangan ini terus bermasalah menyusul kebijaksanaan pemadaman bergilir yang mengganggu pelayanan publik.

APEKSI yang beranggotakan 93 pemerintah kota di Indonesia, kata Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe, merekomendasikan agar lisrik dikelola daerah atau pemerintah pusat memberikan keleluasaan kepada pemerintah kota untuk mengurus listrik sendiri-sendiri, tanpa bergantung kepada PT PLN. 
 
"Kita harap pemerintah berkenan agar pemerintah daerah bisa mengurus listrik sendiri, karena selama ini listrik sudah menjadi persoalan bagi pemerintah kota dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dalam pelayanan masyarakat," kata Adoe di Kupang, Rabu (1/7/2009).
 
Menurut dia, pemerintah Kota Kupang siap mengelola listrik sendiri tanpa harus bergantung pada PT PLN, jika pada satu saat nanti pemerintah pusat  memberikan peluang itu kepada semua daerah di Indonesia. "Pemerintah daerah bisa mendatangkan pihak swasta untuk menjadi mitra pemerintah dalam mengurus listrik di daerah ini," jelasnya.
 
Dia mengaku, untuk Kota Kupang, banyak persoalan pelayanan kemasyarakatan yang muncul akibat krisis listrik yang terus terjadi. Banyak pekerjaan yang tidak bisa dituntaskan pemerintah karena PLN Cabang Kupang terus melakukan pemadaman bergilir dan hingga kini belum normal.
 
Banyak aspek pelayanan kepada masyarakat, jelas Adoe, yang berada di dinas-dinas serta bagian teknis lingkup pemerintah Kota Kupang terhambat akibat pemadaman listrik. Dia menyebutkan, proses pencetakan KTP, kartu keluarga (KK) dan surat-surat berupa akta lainnya di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terhambat.
 
"Ini kan kerja komputer dan tentunya membutuhkan daya listrik, kalau listriknya padam maka dengan sendirinya semua pekerjaan juga tertunda," kata Adoe dan menambahkan, keinginan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang cepat dan berkualitas tidak bisa dipenuhi, karena ketergantungan pemerintah pada listrik dari PLN.
 
Adoe lebih lanjut mengatakan,  pemerintah Kota Kupang sedang menjajaki kerjasama dengan pemerintah Belanda untuk mengatasi krisis listrik di Kota Kupang, dengan mengembangkan energi alternatif terutama tenaga mata hari. "Mudah-mudahan kerjasama ini bisa cepat direalisasi," katanya. (antara)
 

 

(Spirit NTT)
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook