Alpen Steel | Renewable Energy

~Hadapi Perubahan Iklim

                                                                                                            
Hadapi Perubahan Iklim dengan Tanam Pohon
 
Perubahan iklim yang terjadi di dunia termasuk di Kabupaten Kayong Utara, sebetulnya sudah lama terjadi. Namun, perubahan itu selama ini belum begitu dirasakan. “Tetapi sekarang perubahan iklim tersebut sudah bisa kita rasakan termasuk di Kabupaten Kayong Utara ini. Contoh, kalau dulu air bersih melimpah dan kita tidak pernah mengeluh soal air bersih. Namun sekarang, baru beberapa bulan tidak hujan kita sudah kesulitan air bersih,” ungkap Bupati ketika menyukseskan program penanaman serentak 1 miliar pohon di Jalan Parit Makmur Desa Rantau Panjang, Simpang Hilir, belum lama ini.

Contoh lain dampak dari perubahan iklim, dibeberkan Bupati, setiap tahun dalam penyusunan APBD, begitu banyak desa di kabupaten ini mengusulkan pembangunan tanggul air asin. Ini, menurut dia, menunjukkan bahwa hutan di Kabupaten Kayong Utara sudah menipis yang mengakibatkan air laut dengan mudah masuk ke daratan. “Oleh karena itu, kita harus peduli dengan alam ini. Salah satunya, dengan menggalakkan menanam pohon,” pesannya.

Diakui Bupati, hutan di kabupaten ini yang dulunya rindang, sekarang sudah mulai kritis. Hal ini, menurut dia, disebabkan maraknnya pembalakan hutan secara liar yang sempat terjadi beberapa tahun silam. Makanya, menurut dia, sangat tepat dilaksanakan program menanam 1 miliar pohon, demi keberlangsungan hidup anak cucu. “Saya merasa terenyuh ketika ada beberapa masyarakat di daerah pesisir, di mana pada beberapa bulan lalu orangtua mereka bisa berangkat ke Tanah Suci (Makkah) menunaikan ibadah haji dari hasil kelapa, kopi, dan lainnya.  Namun sekarang, areal sawah ataupun kebun mereka tidak lagi produktif karena air laut masuk,” ungkap Bupati dengan raut wajah sedih.

Bupati mengingatkan agar masyarakat Kayong Utara, terutama yang dikelilingi hutan tidak menyerahkan diri dengan hutan yang ada. Akan tetapi, masyarakat harus berbuat untuk menjaga dan melestarikan hutan yang tersisa. “Setiap kita bertanggungjawab terhadap hutan ini, terlebih hutan kita ini sudah pernah dibabat,” tandasnya. Penanaman serentak 1 miliar pohon yang diprogramkan secara nasional oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, diharapkan Bupati mampu menjadi langkah awal bagi setiap insan, untuk terus menumbuhkan semangat menjaga dan merawat hutan demi masa mendatang.

Sementara Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutubun) Kabupaten Kayong Utara Bimbing Parjoko mengatakan bahwa pada kegiatan tahun ini, pihaknya menargetkan menanam dua juta pohon. Pohon yang ditanam di berbagai desa di Kabupaten Kayong Utara tersebut terdiri dari berbagai jenis.Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Rantau Panjang, Baharudin, menyambut positif kegiatan menanam 1 miliar pohon ini. Dia berharap agar kegiatan seperti ini tidak sebatas seremoni, namun hasil dari kegiatan menanam tersebut dapat dirasakan bagi kehidupan mendatang. “Kita harap, pohon yang ditanam dirawat, sehingga bisa tumbuh dan dapat memberikan manfaat bagi kehidupan,” harapnya. Di acara penanaman serentak tersebut selain Bupati, terlihat juga Sekda Kayong Utara, H Hendri Siswanto, S.Sos, sejumlah Kepala SKPD, Camat Simpang Hilir, TNI/Polri, dan aparat pemerintahan Desa Rantau Panjang.
 
Sumber : Pontianak Post 
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook