Alpen Steel | Renewable Energy

~ "Green Building" Makin Diminati

JAKARTA, KOMPAS.com -  Penggunaan green building atau gedung dengan konsep ramah lingkungan ternyata semakin diminati.  Hasil survei global yang dilakukan konsultan properti Jones Lang LaSalle dan CoreNet pada 2008 lalu  menunjukkan, ketertarikan tenant di Asia Pasifik menggunakan green building  kian besar seiring dengan meningkatnya kesadaran akan masalah lingkungan dan isu sustainability.

Menurut Senior Research Manager Jones Lang LaSalle Anton Sitorus, secara umum interest perusahaan-perusahaan di Asia Pasifik untuk menggunakan green building sebagai tempat berkerja bertambah tinggi dari tahun ke tahun

" Pada 2007, responden yang mengatakan bahwa sustainability sebagai isu critical dalam bisnis mereka itu hanya 47 persen. Lalu di akhir 2008 pada waktu survei ini dilaksanakan angkanya meningkat tajam menjadi 76 persen. Saat ditanya faktor apa yang menjadi pertimbangan utama  perusahaan mencari lokasi untuk kantor mereka, 75 persen menjawab adalah terkait biaya energi, sementara 82 adalah green buliding.  Di sini terlihat bahwa kecenderungan di kalangan corporate occupiers terhadap isu-isu sustainability makin meningkat,"  ujar  Anton di Jakarta, Selasa (21/4).

Green building sendiri, kata Anton, adalah bangunan yang dirancang serta dikelola dengan dampak yang minim terhadap lingkungan, sosial dan ekonomi. Sementara di sisi lain dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan penghuninya. "Jadi bukan sekedar penghematan energi, namun dampaknya makin luas lagi," tambahnya. 

Penggunaan green building, lanjut Anton memang akan mendatangkan banyak keuntungan baik baik bagi si pemilik gedung maupun penyewanya. Misalnya dari segi daya saing, gedung yang menerapkan konsep green building jelas lebih kompetitif dan lebih mudah disewakan. "Gedung ini juga banyak diincar perusahaan-perusahan internasional atau multinasional," terang Anton.

Selain lebih hemat dari segi biaya dan murah dalam pengelolaan, perusahaan yang menggunakangreen building juga akan memiliki citra yang lebih baik di mata masyarakat dan lingkungan bisnis.

"Apalagi di era krisis global seperti sekarang, banyak perusahaan berada dalam tekanan untuk menekan biaya secara cepat.  Banyak yang mulai sadar bahwa perencanaan energi yang tepat bisa menjadi salah satu upaya menekan biaya operasional mereka," tandasnya.

Di Indonesia sendiri, utamanya Jakarta, ada sejumlah gedung perkantoran yang telah menerapkan konsep green building meskipun belum terintegrasi secara teknologi. 

"Sejauh ini, gedung-gedung  di Jakarta baru sebatas antisipasi terhadap perencanaan bangunan tapi belum benar-benar terintegrasi dengan teknologi bangunan itu sendiri. Jadi yang dibangun oleh sejumlah developer itu hanya gedung dengan desain ramah lingkungan, bukan gedung yang benar-benar ramah lingkungan," katanya. 

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook