Alpen Steel | Renewable Energy

~ Tiga Pabrikan Mobil Jerman Perang Teknologi "Hijau"

Tiga Pabrikan Mobil Jerman Perang Teknologi "Hijau"

 

STUTTGART, KOMPAS.com — Pabrikan mobil Jerman melakukan perang teknologi "hijau" di kelas premium untuk merebut hati konsumennya. Mercedes-Benz akan memakai mesin 4 silinder pada model termewahnya, S-Class, dan kali ini untuk pertama kali selama 60 tahun dan yang pertama sedan mewah dengan mesin "kecil". Dua rivalnya, BMW dan Audi, juga tak mau kalah punya teknologi ramah lingkungan.

Mercedes : Lebih irit
Mercedes-Benz S250 CDI akan hadir di dealer-dealer pada awal 2011 dengan banderol 65.000 euro (90.000 dollar AS). Mesin diesel 4-silinder 2,2 liter yang digunakan menghasilkan tenaga 204 PS dan torsi 500 Nm yang tersedia sejak 1.600 rpm. Berkat penggunaanturbocharger dua-tahap, performa yang dihasilkannya sama dengan mesin diesel 6-silinder.

Yang hebat, teknologi idle-stop sebagai kelengkapan standar berkontribusi mencetak konsumsi bahan bakar 17,5 km/liter dan emisi CO2 hanya 149 g/km. Ini menjadikan S250 CDI sebagai model pertama di kelasnya yang mampu mengonsumsi bahan bakar lebih baik dari 16 km/liter dan juga yang pertama dengan emisi kurang dari 150 g/km.

"Mobil mewah yang ramah lingkungan sangat mungkin diwujudkan," ujar Verena Mueller, juru bicara Mercedes. "Kami berharap dapat menarik konsumen pencinta lingkungan yang mencari mobil dengan emisi CO2 serendah mungkin," lanjutnya.

Audi : Andalkan A8
Langkah serupa juga akan dilakukan Audi. Pabrikan Jerman ini berencana memangkas jumlah silinder pada model termewahnya A8 dengan menawarkan teknologi hibrida yang memadukan mesin empat silinder dengan motor listrik pada 2012. Sebelum menghadirkan A8 hybrid, tahun depan disodorkan versi mesin diesel 6-silinder yang mempunyai efisiensi bahan bakar hingga 16,6 km/liter.

Teknologi hibrida dipilih Audi untuk mengurangi risiko turunnya performa mobil. "Penurunan kapasitas mesin tak boleh membatasi karakter pengendaraannya," ujar Eric Felber, juru bicara Audi. Yang terpenting adalah tetap menawarkan performa terbaik di segmen ini. 

BMW : "Fuel cell"
Beda dengan Audi, BMW menyodorkan sedan mewah ramah lingkungan tanpa  memangkas jumlah silinder dan hanya menambah motor listrik untuk mesin enam dan delapan silinder pada Seri 7. "Kami memilih menjual Seri 7 dengan mesin enam dan delapan silinder," ujar Norbert Reithofer, CEO BMW. "Apa yang kami ingin tawarkan pada mobil ini di masa depan adalah motor listrik," tambahnya.

Selain teknologi hibrida, BMW juga berkonsentrasi untuk mengembangkan teknologi mesin diesel dan fuel cell berbahan bakar hidrogen.

Untuk memenuhi standar emisi yang ditetapkan oleh Uni Eropa dan menarik konsumen pencinta lingkungan, para produsen mobil premium memang tampak pamer teknologi ramah lingkungan. Tak heran jika BMW menginvestasikan dana hingga 1,2 miliar euro untuk pengembangan teknologi ini. Sementara itu, pada tahun ini Mercedes-Benz berinvestasi hingga 1 miliar euro untuk pengembangan teknologi "hijau", atau dua kali lipat dari tahun lalu.

 

 

  • Penulis: BBB 
  • Editor: Bastian 
  • Sumber : Autoevolution, Autoblog, bloomberg
  •  

     

      Anda belum mendaftar atau login.
    Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
    Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

    Fast Contact

    Show Room & Factory:
     
    Jalan Laksanama
    Nurtanio Nomor 51
    Bandung 40183 - Indonesia
     
    Phone Line1:
    022- 603-8050 (08:00-17:00)
     
    Handphone:
    0852-111-111-77 
    0852-111-111-100
     
     
     
    PageRank  Hit Counters
    free counters
    Alpen Steel Facebook