Alpen Steel | Renewable Energy

~ Mal, Hotel, dan Kantor Wajib Hemat Listrik

Mal, Hotel, dan Kantor Wajib Hemat Listrik

JAKARTA, Kompas - EDJ — PT PLN (Persero) akan mulai menerapkan kebijakan penghematan listrik tahap kedua di wilayah Jawa-Bali. Deputi Direktur Distribusi Jawa dan Bali PLN Ngurah Adnyana di Jakarta, Rabu (13/8), mengatakan, penghematan listrik tahap kedua ditujukan bagi pelanggan bisnis seperti mal, hotel, perkantoran, serta industri yang tidak terkena pergeseran jam kerja.

     
"Progam ini mesti dijalankan karena penghematan tahap pertama dengan menggeser jam kerja belum optimal," katanya.

PLN menargetkan program penghematan sebesar 600 MW setiap harinya sampai beroperasinya pembangkit 10.000 MW pada tahun 2009. Melalui pergeseran jam kerja, PLN hanya mendapatkan penghematan 150 MW atau masih kurang 450 MW.
     
Program penghematan tahap kedua akan diterapkan pada pelanggan bisnis golongan B3, seperti mal, hotel, dan perkantoran dengan pemakaian daya di atas 200 kVA. Selain itu, pelanggan industri I3 (di atas 200 kVA) yang tidak terkena kewajiban pergeseran jam kerja dan industri golongan I4 (di atas 30.000 kVA).
     
Menurut Adyana, pelanggan B3 akan diminta memakai genset pada saat beban puncak selama dua kali dalam seminggu. "Untuk pelanggan I3 dan I4 diminta sebulan sekali memakai genset selama 24 jam," katanya.
     

Ia belum bisa memperkirakan potensi penghematan yang didapat. Namun, kalau saja pelanggan I4 yang berjumlah 51 pelanggan menerapkan kebijakan tersebut, maka akan terdapat penghematan 30 MW. 

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook