Alpen Steel | Renewable Energy

~ TDL Belum Akan Naik

Tarif Listrik Belum Akan Naik

JAKARTA, TRIBUN - Pemerintah belum berencana menaikkan tarif dasar listrik (TDL) dalam waktu dekat namun yang akan dilakukan pemerintah adalah berupaya menekan biaya (cost) dalam penyediaan energi listrik. "Kita belum bicara soal TDL, belum sampai ke situ," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa di Kantor Menko Perekonomian Jalan Lapangan Banteng Jakarta, Jumat (20/11).

Menurut Hatta, hingga saat ini upaya mengalihkan bahan bakar pembangkit listrik dari minyak ke bahan bakar lain masih diupayakan. Bahan Bakar Minyak merupakan komponen biaya terbesar dalam penyediaan listrik. "Kalau dulu harga minyak hanya 20 dollar AS per barrel, tidak masalah bagi PLN, tapi sekarang harganya mencapai 70-80 dollar AS per barrel sehingga PLN menjerit," katanya.

Strategi yang ditempuh pemerintah, lanjut Hatta, tidak serta merta dengan menaikkan TDL. Tapi bagaimana melakukan efisiensi biaya dengan mengalihkan bahan bakar ke yang lebih murah sehingga biaya menjadi murah. Ia menyebutkan, dalam beberapa hari ini, pihaknya bersama Departemen ESDM dan PT PLN intensif membahas penyediaan gas dan batu bara untuk pembangkit listrik.

"Waktu Bontang dieksplorasi, saat itu dijual keluar negeri dan saat itu tidak ada masalah karena pertumbuhan tidak seperti saat ini. Tapi untuk saat ini kalau ada eksplorasi baru harus digunakan untuk menutup kekurangan dan menyesuaikan dengan pertumbuhan permintaan," jelas Hatta.

Menurut dia, tidak mudah untuk memutuskan kenaikan TDL karena harus mempertimbangkan berbagai hal seperti daya beli masyarakat dan dampaiknya ke inflasi.  Hatta mengakui, dibanding dengan negara-negara tetangga TDL di Indonesia termasuk yang paling murah.

Berdasar data 2007, harga listrik untuk industri di Indonesia sebesar Rp 621 per Kwh sementara di Thailand Rp 812, Malaysia Rp 699, Filipina Rp 1.551. dam Singapura Rp 1.143 per Kwh.  "Di Malaysia, harga listrik mengalami kenaikan rata-rata 12 persen pada 2008," katanya.

Sementara untuk rumah tangga, harga listrik di Indonesia hanya Rp 518 per Kwh sementara di Thailand Rp 782, Malaysia Rp 829, Filipina Rp 848, dan Singapura Rp 1.453 per Kwh.(*)

  Laporan: Kompas.

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook