Alpen Steel | Renewable Energy

~ Gamelan Kuna Kini Dilestarikan Kembali

Gamelan Bali di Sanggar Sekar Jaya, California

Bali Bangkitkan Kembali Gamelan Kuna

Bali berupaya membangkitkan kembali  kesenian dan tabuh jenis kuna yang hampir punah dalam hajatan kesenian para seniman Bali sebagai upaya pelestariaan sekaligus memperkenalkan kepada generasi muda lewat Pesta Kesenian Bali (PKB) 2009.

Gambang adalah salah satu jenis gamelan langka dan sakral mulai diperkenalkan dalam PKB tahun ini disamping jenis lainnya yang sudah hampir punah supaya generasi muda mulai mengenalnya, kata Kepala Taman Budaya Bali, Dewa Nurjana di Denpasar Sabtu.

Gambelan Gambang yang ada di beberapa desa dan jumlahnya bisa dihitung dengan jari di Bali, kondisinya cukup memprihatinkan, karena kesakralannya dimainkan hanya untuk mengiringi upacara keagamaan. Di Bali tengah dan selatan gamelan ini dimainkan untuk mengiringi upacara ngaben.

Sementara di Bali Timur (Karangasem dan sekitarnya) Gambang juga dimainkan dalam kaitan upacara odalan di Pura-pura (tempat persembahyang bagi umat Hindu), yang penabuhnya hampir semua pria berusia lanjut akibat tidak ada regenerasi, kata Dewa Nurjana yang seniman tabuh ini.

Gamelan Gambang, berlaras Pelog (tujuh nada), dibentuk oleh enam buah instrumen berbilah. Yang paling dominan adalah empat buah instrumen berbilah bambu yang dinamakan gambang yang terdiri dari (yang paling kecil ke yang paling besar) pametit, panganter, panyelad, pamero dan pangumbang.

Setiap instrumen dimainkan oleh seorang penabuh yang mempergunakan sepasang panggul bercabang dua untuk memainkan pukulan kotekan atau ubit-ubitan, dan sekali-kali pukulan tunggal atau kaklenyongan. Instrumen lainnya adalah 2 tungguh saron krawang yang terdiri dari saron besar.

Ia mengatakan, para anak muda sekarang hampir tidak banyak mengenal gambelan gambang tersebut, akibat tidak ada yang mempelajarinya sehingga dikhawatirkan mempercepat kepunahannya, oleh sebab itu diharapkan lewat PKB anak-anak remaja mulai mengenalnya dan mencintai nantinya.

Para seniman asing yang pernah kuliah di Institut Seni Indonesia (ISI) Bali, justru banyak mempelajari seni gambelan gambang, dan nantinya akan dikolaborasikan dengan seni di negerinya. Mahasiswa yang mempelajari gambelan gambang ada dari Amerika, Eropa dan Jepang.

Dewa mengatakan, daerah yang dipandang sebagai desanya Gambang di Bali antara lain, Desa Tenganan, Bebandem (Karangsem) Singapadu, Saba, Blahbatuh (Gianyar), Kesiut (Tabanan) dan Kerobokan, Sempidi (Badung) dan mereka itu akan bergiliran bisa pentas pada PKB 2009.

PKB 2009 yang rencananya dibuka Presiden Susilo Bambang Yudoyono itu, akan diawali dengan parade pawai kebudayaan dari semua kabupaten dan kota di Bali serta sejumlah daerah di nusantara disamping peserta mancanegara akan berlangsung satu mulai mulai 13 Juni mendatang.


DENPASAR, KOMPAS.com
Sumber : Ant
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook