Alpen Steel | Renewable Energy

Vonis Bebas Hasil OHL II di Papua Mengecewakan

Vonis bebas terhadap 14 kasus illegal logging atau pembalakan ilegal hasiltangkapan dalam Operasi Hutan Lestari (OHL) II di Papua sangat mengecewakan. PadahalKepolisian Negara Republik Indonesia dan Departemen Kehutanan menginginkan pengadilanmenjatuhkan sanksi berat pada pelaku pembalakan ilegal sehingga menimbulkan efek jera.

"Proses hukum illegal logging ini harus diikuti terus hingga proses penuntutan dan persidangan
agar masyarakat tahu persis vonis yang dijatuhkan bisa menjamin rasa keadilan atau tidak.
Karena seperti kejadian di Papua, terus terang membuat kami kecewa. Yang kita harapkan
adanya vonis yang berat ternyata tidak," kata Kepala Polri Jenderal Sutanto dalam jumpa pers
bersama Menteri Kehutanan (Menhut) MS Kaban di Gedung Manggala Wanabhakti, Jakarta,
Rabu (5/7).

Sebelumnya, diadakan rapat tertutup yang dihadiri pejabat kejaksaan agung, tujuh kepala
kepolisian daerah, kepala kejaksaan tinggi, dan pejabat di lingkungan Dephut. Rapat itu untuk
mengevaluasi OHL II-2005 yang dikonsentrasikan di Papua dan OHL I-2006 yang difokuskan di
Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan
Timur, dan Kalimantan Selatan.

Menhut pun mengungkapkan kekecewaannya terhadap proses hukum pelaku pembalakan ilegal.
Menurut Kaban, kerja sama antar-instansi terkait masih harus diperkuat untuk meningkatkan
kesamaan persepsi dalam memberantas penebangan liar. Selama OHL II, dari 116 kasus yang
diproses, sebanyak 88 kasus di antaranya berlanjut ke kejaksaan dan 17 kasus dihentikan
penyidikannya karena kurang bukti.

Sebanyak 27 kasus kemudian berlanjut ke pengadilan, 13 kasus selesai dengan vonis 7 bulan
hingga 2 tahun, lalu 14 kasus lainnya divonis bebas. Ada 186 tersangka dalam kasus ini, yaitu
172 warga negara Indonesia, 13 WN Malaysia, dan 1 WN Korea.
Sementara itu lelang 20.333,57 meter kubik kayu sitaan laku senilai Rp 19.049.374.578. Hasil
pelelangan itu langsung dimasukkan dalam kas negara dan dicatat sebagai Pendapatan Negara
Bukan Pajak (PNBP).

Total kayu bulat yang disita berjumlah 420.523 meter kubik dan kayu olahan sebanyak 13.504,28
meter kubik. Tim terpadu OHL II juga menyita 826 alat berat, lima kapal, 167 truk, 4 sepeda
motor, 11 tongkang, 18 kapal pandu, dan 111 gergaji mesin tangan (chainsaw).
Tim opini hukum

Kaban mengatakan, Dephut, Polri, dan Kejaksaan Agung akan membentuk tim opini hukum
untuk menyampaikan pandangan hukum kepada Mahkamah Agung mengenai kasus illegal
logging. Menurutnya, rencana itu bukan merupakan suatu upaya intervensi pada hakim
melainkan untuk menjaga agar tidak terulang kembali vonis bebas terhadap cukong illegal
logging.

Jakarta, Kompas

 

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook