Alpen Steel | Renewable Energy

Kakao Sulawesi Butuh Kompos Dalam Jumlah Besar

Para petani kakao di Sulawasi membutuhan kompos sebagai pengganti pupuk kimia dalam jumlah yang sangat besar , yakni sekitar 2,5 hingga lima juta ton pertahun. Ini ditekankan karena petani kakao di Sulawesi masih sangat tergantung pada pupuk kimia, padahal harga belinya semakin mahal, mulai dari Rp 6.000 hingga Rp 9.000 per kilogram.

Deputi Direktur Success Alliance , sebuah lembaga swadaya masyarakat yang berkecimpung dalam penyuluhan pada petani kakao di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah, Haerul di Palopo, Jumat (8 /8).

Menurut Haerul, jumlah kompos yang dibutuhkan dalam satu hektar lahan kakao mencapai lima hingga sepuluh ton per tahun. Saat ini, untuk membuat kompos dari bahan kuloita biji kakao dibutuhkan dana Rp 115.000 per ton, sehingga dana yang dibutuhkan untuk memupuki lahan satu hektar hanya berkisar Rp 57 5.000 hingga Rp 1,15 juta ton per tahun.

Karena keterbatasan jumlah kompos itu, maka kami mengarahkan pengadaan kompos bagi petani kakao itu dengan pembuatan secara mandiri oleh kelompok-kelompok tani. "Saat ini, satu kelomp ok tani yang memiliki anggota 20 hingga 25 orang sudah mampu menghasilkan komposa sekitar 20 ton. Itu cukup untuk memupuki lahan empat hektar," ujarnya.

Saat ini, harga pupuk kimia sudah sangat mahal. Namun, perilaku petani kakao masih saja boros dalam menggunakan pupuk tersebut. Untuk satu hektar lahan, petani masih menggunakan pupuk kimia sekitar 250-300 kilogram per tahun. Itu setara dengan Rp 6 juta per tahun. Jauh lebih mahal dibandingkan dengan penggunaan kompos.

PALOPO

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook