Alpen Steel | Renewable Energy

~ Pemilu Tetap Sah Walaupun Banyak Kekurangan

Walau Banyak Kekurangan, Pemilu Tetap Sah

Kendati dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif 2009 terdapat berbagai macam kekurangan dan ketidaksempurnaan, Forum Rektor Indonesia (FRI) berpendapat Pemilu tersebut tetap sah, sesuai dengan ketentuan yang termaktub dalam UU nomor 10 Tahun 2008.

Demikian antara lain butir pernyataan sikap FRI dalam siaran persnya, yang diterima Kompas hari Minggu (26/4) di Jakarta. Pernyataan sikap itu terlahir setelah FRI menggelar pertemuan dua hari, kamis dan Jumat (23- 24/4) di Universitas Mercu Buana.

Dipimpin Ketua FRI Prof Dr Edy Suandi Hamid MEc, ada 17 rektor PTN/PTS yang hadir, antara lain Prof Dr Ir Djoko Santoso, Msc (Ketua Dewan Pertimbangan FRI / ITB), Prof Dr Sofian Effendi, MPIA (Anggota Dewan Pertimbangan FRI / UGM), Prof Drs. Wibisono Hardjopranoto, MS (Anggota Dewan Pertimbangan FRI / UBAYA), Prof Ir Eko Budihardjo, M.Arch (Anggota Dewan Pertimbangan FRI / UNDIP), Dr Ir Suharyadi, MS (Anggota Dewan Pertimbangan FRI / Ketua APTISI / Univ Mercu Buana), dan Prof. Dr. Zulkifli Husin ( Univ Trisakti).

Menurut FRI, pelanggaran-pelanggaran dan penyimpangan-penyimpangan yang terjadi, baik yang bersifat administratif maupun pidana, harus tetap diproses oleh pihak-pihak yang berwenang sesuai dengan hokum yang berlaku. “Kekurangan dan kelemahan dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif 2009 agar jangan sampai terjadi lagi dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden bulan Juli 2009 mendatang,” kata Edy Suandi Hamid.

KPU dan KPUD diminta agar memperbaiki kinerjanya, khususnya yang menyangkut manajemen logistik pemilu, distribusi surat suara, teknologi perhitungan suara dan pemutakhiran DPT.

Forum Rektor Indonesia berharap para tokoh dan elit politik agar menghormati proses pemilu yang telah berjalan, dan lebih mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan-kepentingan lain partai atau kelompok yang hanya didasarkan pada pertimbangan jangka pendek yang bersifat pragmatis.  

 

Libatkan 3.000 Mahasiswa

Ketua FRI Edy Suandi Hamid menjelaskan, FRI melakukan pengawasan partisipatif pelaksanaan Pemilu Legislatif 2009 dengan menerjunkan sekitar 3.000 mahasiswa di 12 provinsi yang dinilai rawan konflik di Indonesia, yaitu Nanggroe Aceh Darussalam, Jambi, Lampung, Jawa tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, NTB, Maluku, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat.

“Kehadiran para mahasiswa diterima dengan baik oleh KPPS maupun saksi-saksi dari parpol, bahkan menjadi narasumber bila ada masalah di TPS-TPS,” ungkapnya.

 JAKARTA, KOMPAS.

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook