Alpen Steel | Renewable Energy

~ PLN Kurangi Ketergantungan Komponen Impor

PLN Kurangi Ketergantungan Komponen Impor

BANDUNG, (PRLM).- PT PLN (Persero) menggandeng PT Siemens Industrial Power (SIP) untuk penyediaan turbin dan generator bagi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) milik PLN. Menurut Direktur Utama (Dirut) PT PLN Nur Pamudji, kerja sama tersebut dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap komponen impor.

“Ke depan, kita tidak akan lagi mengimpor turbin dan generator dari luar negeri. Semua kebutuhannya akan dipenuhi di dalam negeri,” katanya, usai menandatangani nota kesepahaman (memorandum of undestanding/MoU) bersama President Director PT SIP, Dierk Unterspann di Gedung PT SIP, Jln. Pajajaran, No. 154 (KP.IV), Bandung, Jumat (8/6).

Menurut Nur, saat ini PLN membutuhkan banyak pembangkit listrik, mulai dari kapasitas di bawah 1 megawatt (MW) hingga puluhan ribu MW. Apalagi, menurut dia, saat ini PLN mendapat tugas untuk membangun pembangkit non-BBM di hampir seluruh pelosok Indonesia.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, lanjutnya, PLN memilih mitra perusahaan yang bonafide dan menjalankan proses produksi di dalam negeri. Berdasarkan kriteria tersebut, dikatakan Nur, terpilihlah Siemens yang bersama dengan PT Nusantara Turbin & Propulsi (NTP) dan PT Pindad mengembangkan turbin dan generator di dalam negeri. “Kami sepakat bahwa seluruh kebutuhan turbin dan generator dalam 5 tahun ke depan akan dipenuhi dari pabrik ini. Kapasitasnya bervariasi, sampai 20 MW,” tutur Nur.

Pembangkit di bawah 1 MW, menurut dia, dibutuhkan untuk listrik pedesaan. Kapasitas pembangkit 1-5 MW untuk kota/kabupaten di luar Pulau Jawa, 5-20 MW untuk kota sedang yang sudah memiliki mall serta pabrik kecil, 20-600 MW untuk kota atau provinsi yang sudah interkoneksi, sementara pembangkit berkapasitas ribuan MW untuk kebutuhan listrik sebuah pulau. “Sebagai contoh, Pulau Jawa saat ini kebutuhannya sudah mencapai 20.000 MW dan Sumatera sudah sampai 4.000 MW. Apalagi, saat ini ,” katanya.

Untuk tahap awal, PLN memesan empat turbin dan generator uap dengan masing-masing kapasitas 7 MWyang akan digunakan untuk proyek pembangunan PLT Timika, Papua. Turbin dan generator tersebut ditargetkan sudah bisa beroperasi pada 2013.“Yang paling mendesak saat ini adalah Timika,” ujarnya.

Nur memperkirakan, selama lima tahun ke depan, PLN membutuhkan sedikitnya 30 set turbin dan generator untuk pembangkit dengan kapasitas sedang, mulai dari 7 MW, 15 MW, sampai 20 MW. Turbin dan generator tersebut akan di tempatkan di 15 lokasi PLTU, masing-masing 2 set turbin dan generator.

Di luar itu, menurut Nur, PLN juga membutuhkan pembangkit skala kecil, 1-2 MW untuk ditempatkan di 200 kota kecamatan di luar Pulau Jawa. “Investasi yang diperlukan untuk pembangunan PLTU sekitar 1.200 dolar AS per kilowatt,” kata Nur.
Khusus untuk wilayah Jabar, lanjut Nur, saat ini sedang berjalan pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) upper Cisokan. Saat ini prosesnya sudah masuk pada pembangunan akses jalan. “Semua on schedile. Ditargetkan pada 2016 PLTA upper Cisokan sudah beroperasi,” ujarnya.

Sementara itu, Dirut PT Pindad Adik Avianto Soedarsono mengatakan, Pindad terlibat dalam proyek ini karena sejak lama badan usaha milik negara (BUMN) tersebut terjun dalam pembuatan generator dengan lisensi dari Siemens. “Kami akan terlibat untuk membuat generatornya. Pada 1980-10 sampai 1999 kami sudah memproduksi gerator,” tuturnya.

Pindad, lanjutnya, akan segera membuat desain 30 generator pesanan PLN berbagai kapasitas. Terkait harga generator, ia mencontohkan, untuk kapasitas 5 MW dibandrol dengan harga Rp 3 miliar. “Harga ini jauh lebih murah dibandingkan dengan produk impor berkapasitas sama,” ujar Adik.

PT SIP adalah perusahaan patungan antara Siemens AG dan PT NTP yang mengembangkan proses penjualan, pemasaran, dan distribusi turbin uap. Sementara Siemens AG adalah produsen global generator turbin uap.
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook