Alpen Steel | Renewable Energy

~ Jadikan Energi MOdal Pembangunan

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik selaku Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN) memimpin Sidang Anggota DEN ketujuh di kantornya, Jakarta, kemarin (11/1). Sidang yang dihadiri oleh tujuh menteri yang merupakan anggota DEN dari unsur pemerintah dan anggota dari unsur pemangku kepentingan ini menyepakati rancangan kebijakan energi nasional yang telah disusun.

Jero Wacik menjelaskan, sasaran kebijakan energi nasional meliputi perubahan paradigma pengelolaan energi nasional dengan menjadikan energi sebagai modal pembangunan berkelanjutan. Menetapkan target pencapaian elastisitas energi, penurunan intensitas energi, peningkatan rasio elektrifikasi dan pemanfaatan gas, serta target bauran energi nasional.

Arah kebijakan energi nasional adalah ketersediaan energi, prioritas pengembangan energi, pemanfaatan sumber daya energi nasional, cadangan energi, konservasi dan diversifikasi, lingkungan dan keselamatan, harga, subsidi dan insentif energi, infrastruktur dan industri energi, penelitian dan pengembangan energi, kelembagaan dan pendanaan.

Jero Wacik melanjutkan, DEN dibentuk untuk membuat kebijakan energi nasional dalam menghadapi tantangan global. ”Kini penduduk dunia sudah mencapai angka 7 miliar jiwa dan terus bertambah. Ada dua tantangan besar ke depan, yakni ketersediaan energi dan pangan. tidak ada pilihan lain, kita harus mempersiapkan pangan dan energi,” jelas alumni ITB ini.

Hal yang menjadi perhatian utama DEN saat ini, kata Jero Wacik, adalah mengurangi ketergantungan terhadap sumber minyak dan mendorong energi baru dan terbarukan. ”Kita tidak bisa terus bergantung pada minyak. Kita harus dorong penggunaan gas, batubara. Karena batubara menimbulkan udara kotor, lingkungan harus turut dijaga,” jelasnya. Pemerintah juga sedang fokus mengembangkan dan mendorong penggunaan energi baru dan terbarukan.

Selain ramah lingkungan, energi ini tidak akan pernah habis. Berbeda dengan minyak yang jika terus disedot, suatu saat akan habis. ”Banyak keuntungan yang diperoleh jika kita memaksimalkan penggunaan energi terbarukan. Ketahanan energi nasional kita tidak bisa diragukan lagi,” ujar Jero Wacik. Salah satu energi baru dan terbarukan itu adalah geothermal (panas bumi).

Indonesia menguasai 40 persen potensi energi panas bumi yang ada di dunia. Tapi potensi itu belum dimaksimalkan dengan baik. ”Kini kita mengeksplorasi 28 titik yang menyimpan energi panas bumi sebesar 7.000 megawatt. Perizinannya dipercepat oleh Kementerian Kehutanan karena 28 titik itu ada di kawasan hutan,” kata Jero. Selain itu, lanjutnya, energi air untuk listrik akan dibangkitkan lagi. Dulu Indonesia memiliki banyak pembangkit listrik tenaga air (PLTA), tapi kini jauh berkurang. ”Kita akan perbanyak lagi PLTA. Kita masih punya banyak sumber air. Di Sumatera kita punya banyak danau dan sungai besar,” pungkasnya. (dri)/www.indopos.co.id

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook