Alpen Steel | Renewable Energy

~ Pemerintah meresmikan PLTP Patuha Unit I

PLTP Patuha Unit I Siap Dibangun

 

EBTKE-- Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE), Kardaya Warnika melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Patuha unit 1. Acara peletakan batu pertama tersebut di lakukan di wilayah kerja (WKP) panas bumi Patuha di Kampung Kendeng/Babakan, Desa Sugihmukti, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Direktur Panas Bumi Ditjen EBTKE Sugiharto Harsoprayitno, Presiden Direktur Geo Dipa Energi, Praktimia Semiawan, Bupati Bandung Dadang M Naser, Advisor to the President for Machinery Group Marubeni Coorporation Shigeru Yamazoe serta perwakilan dari PT Bank Negara Indonesia (BNI persero).

Dalam sambutannya, Dirjen EBTKE Kardaya Warnika mengatakan saat ini pemerintah tengah melakukan pembahasan revisi Undang-undang (UU) panas bumi tahun 27/2003. "Saat ini sudah dalam tahap pembahasan inter departemen,"ujar dia dalam sambutan groundbreaking di Bandung Jawa Barat, Rabu 23 Mei 2012.

Kedepan, sambungnya, dalam kegiatan pengembangan panas bumi menjadi energi listrik harus melibatkan daerah berupa pembagian participating interest (PI)."Kalau masih kegiatan pengeboran, eksplorasi belum perlu terlibat karena masih penuh resiki tetapi jika sudah dikembangkan menjadi pembangkit listrik harus ditawarkan kepada daerah,"tegas Kardaya.

Dengan demikian, tutur dia, daerah menjadi merasa memiliki dan otomatis dengan rasa memiliki tersebut maka akan mempertahankan panas bumi di daerahnya.

Proyek PLTP Patuha Unit 1 ini merupakan bagian dari program pemerintah dalam percepatan pembangunan tenaga listrik 10.000 Megawatt (MW) tahap II khususnya yang menggunakan energi baru dan terbarukan, untuk meningkatkan pasokan listrik seiring meningkatknya kebutuhan listrik masyarakat dan industri serta menunjang diversifikasi energi yang digunakan untuk pembangkit listrik.

Kegiatan pembangunannya juga akan meliputi pembangunan pembangkit listrik dengan kapasitas 55 MW, sistem penyaluran listrik tegangan tinggi 150 kilovolt (kV), sistem penyalur bahan baku utama/uap, sistem penyalur air sisa produksi serta penyaluran air baku.

PLTP ini direncanakan akan menjalani masa pembangunan selama 24 bulan, dan diperkirakan akan beroperasi komersial pada awal 2014. Rencana produksi tenaga listrik kumulatif dalam 1 tahun adalah 482 giga watt hours (Gwh). Produksi listrik yang dihasilkan oleh PLTP Patuha unit 1 akan disalurkan menjadi jaringan transmisi listrik utama Jawa-Madura-Bali (Jamali) PLN.

Nilai total investasi pembangunan PLTP unit 1 ini menelan biaya kurang lebih US$144,220,452 terbagi atas investasi untuk pengeboran sumur panas bumi dan fasilitas produksi uap/kepala sumur (well head) sebesar kurang lebih US$52,697,452 serta investasi pembangunan unit pembangkit (turbine generator), sistem pemipaan uap (steam above gorund system) dan sistem penunjang pembangkit sebesar kurang lebih US$91,523,000.

 Untuk pembangunan Patuha unit 1 Geo Dipa mendapatkan pinjaman kredit komersial dari bank BNI dengan nilai total pinjaman maksimum sebesar US$103.058,000 yang terdiri dari kredit investasi pokok sebesar US$91,523,000 dan kredit investasi bunga masa konstruksi (interest during construction-IDC) sebesar US$11,535,000. (ferial)

 

(www.ebtke.esdm.go.id)


Artikel yang berhubungan:
Baca Juga:
Artikel sebelumnya:

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook