Alpen Steel | Renewable Energy

~ Menperin: Pengusaha Jangan Manja Soal Listrik

Menperin: Pengusaha Jangan Manja Soal Listrik

 

 

Menteri Perindustrian MS Hidayat (Antara/ Widodo S Jusuf)

 

VIVAnews (Antique, Syahid Latif- Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat menilai sikap  pengusaha tidak boleh dilakukan dalam jangka waktu lama. Pengusaha akan menyadari kapan sifat manja tersebut harus diakhiri. 


"Tentu semua orang menyadari bahwa manja tidak boleh berlama-lama," kata Hidayat usai Rapat Koordinasi Bidang Pangan di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jalan Wahidin, Jakarta, Senin 17 Januari 2011.
Sebagai menteri yang juga mantan pengusaha, ia mengetahui benar kapan pengusaha harus berhenti bermanja-manja.

Dia menekankan satu hal yang dibutuhkan pengusaha saat ini adalah kepastian pemerintah terkait kebijakan yang mempengaruhi ongkos produksi. "Banyak faktor yang membuat ongkos produksi tidak efisien," katanya. 

Kepastian diperlukan terkait kalkulasi menghitung beban biaya yang harus dikeluarkan. "Misalkan capping (pembatasan) maksimal listrik dilepas tahun depan atau enam bulan lagi, itu harus diumumkan dari sekarang karena pengusaha harus membuat kalkulasi," katanya. 

Saat ini, kata Hidayat, sejumlah industri mengalami kenaikan beban listrik, seperti pelanggan golongan I2 dan I3 yang sebagian besar merupakan perusahaan manufaktur. Kenaikan pada industri ini umumnya melimpahkan kenaikan biaya tersebut langsung kepada konsumen. 

Untuk industri skala besar, mereka tidak bisa serta merta mengalihkan kenaikan beban biaya pada konsumen karena harus menjaga tingkat daya saing dengan produsen dari negara pesaing. "Sekarang ini mau dicari jalan keluarnya, segera dalam minggu ini akan diputuskan," kata Hidayat.

Hidayat melanjutkan, PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak bisa begitu saja menaikkan tarif listrik tanpa persetujuan pemerintah. Sebab, tarif listrik merupakan bagian dari administrative price sehingga tidak bisa ditentukan sendiri oleh PLN. 

"PLN bukan melawan tapi mencoba," kata Hidayat menanggapi adanya perlawanan dari PLN terkait penolakan pencabutan capping oleh pengusaha. 

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook